Ilustrasi oli atau pelumas kendaraan (dok: Unsplash/Robert Laursoo)

Yuk Kenali Tanda dan Penyebab Oli Mobil Berkurang

22 November 2021   |   17:02 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Seiring dengan pemakaiannya, oli pada mobil akan semakin berkurang. Kuantitas oli mobil yang kurang dapat mempengaruhi mesin pada mobil sehingga kinerjanya akan menurun. Beberapa tanda oli mobil kurang akan muncul ketika kuantitasnya sudah mencapai batas minimum.

Volume oli pada mesin mobil harus sesuai dengan standar pabrikannya atau sesuai dengan rekomendasi agar sistem pelumasan tetap bekerja secara optimal. Pada mobil yang kekurangan oli akan muncul beberapa tanda yang mudah untuk dikenali. Penting untuk mengetahui tanda-tanda ketika mobil kekurangan oli agar dapat melakukan pencegahan.

Baca juga: Terjebak Macet Bikin Oli Cepat Habis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lantas apa saja tanda oli mobil kurang? Mengutip Suzuki Indonesia, berikut tanda dan penyebab oli mobil berkurang.
 

1. Lampu indikator oli menyala


Tanda pertama ketika oli mobil kurang yang mudah dikenali yaitu lampu indikator oli menyala. Lampu indikator ini dapat dilihat pada dashboard mobil kalian dengan simbol corong beserta tetesan oli.

Namun, dalam beberapa kasus, ada mobil yang tidak menunjukkan indikator menyala dengan jelas. Apabila lampu indikator oli menyala atau berkedip itu merupakan pertanda terdapat gangguan yang terjadi pada sistem oli mobil kalian.

Segeralah cek oli mobil kalian untuk memastikan kualitas dan kuantitas oli tersebut untuk melindungi komponen mesin mobil yang lain.


2. Mobil mengeluarkan suara kasar


Mobil yang memiliki kapasitas oli yang kurang juga akan mengeluarkan suara kasar ketika di starter. Suara tersebut akan timbul ketika volume oli mesin sudah mencapai batas minimum. Penyebab mobil mengeluarkan suara kasar karena mesin mobil tersebut kekurangan pelumas mesin.

Suara kasar pada mobil juga merupakan tanda bahwa oli mesin sudah terkontaminasi dengan kotoran dan panas yang berasal dari ruang bakar. Kualitas oli yang menurun tidak bisa meredam gesekan yang terjadi antar komponen mesin mobil dan menyebabkan suara kasar ketika dinyalakan.


3. Asap knalpot mobil akan Berwarna


Mobil yang normal biasanya mengeluarkan asap dari knalpot yang tidak berwarna atau transparan. Namun, mobil yang kekurangan oli akan mengeluarkan kepulan asap dari knalpot yang lebih pekat. Hal ini terjadi karena adanya penguapan oli dan ikut terbakar di ruang pembakaran mobil. 

Asap pekat dari knalpot juga sebagai tanda terjadi kebocoran pada ring piston atau seher pada mobil sehingga oli bocor dan masuk ke dalam piston. Ketika menyalakan mobil, sebaiknya amati asap yang keluar dari knalpot mobil kalian untuk mencegah kerusakan pada mesin mobil.
 

4. Posisi oli mesin berada di bawah garis L stik oli


Tanda lain mobil kekurangan oli yaitu posisi ketinggian oli mesin berada di bawah garis L stik oli (dipstick). Apabila volume oli mobil kalian tidak mencapai garis L stik oli, sebaiknya segera lakukan pengisian ulang oli untuk mencegah kerusakan komponen mesin mobil yang lain.
 

5. Mesin mobil kurang responsif

Kualitas dan kuantitas oli yang baik akan mengoptimalkan kinerja mesin mobil, sehingga mesin dapat bekerja secara ringan dan mudah untuk dioperasikan.

Sebaliknya, kualitas dan kuantitas oli mobil yang kurang akan menyebabkan daya pelumasan mobil tidak optimal sehingga kinerja antar komponen mesin pada mobil menjadi lebih berat. Oli dengan kualitas dan kuantitas yang kurang akan mengakibatkan akselerasi kurang responsif.


(Baca juga: Ini Dampaknya Jika Mobil Dipaksa Jalan Tanpa Melepas Rem Tangan)
 


6. Mesin mobil sulit dihidupkan

Selain mengeluarkan suara yang kasar dan mobil kurang responsif, oli mobil yang kurang juga ditandai dengan mesin mobil yang sulit untuk dihidupkan. Keadaan ini terjadi karena kurangnya pelumas pada mesin mobil sehingga mesin tidak bisa bekerja secara optimal.

Ketika sudah mengetahui tanda oli mobil kurang, lalu apa saja yang menyebabkan oli mobil tersebut berkurang? Simak beberapa penyebab oli mobil berkurang sebagai berikut. 
 

7. Kebocoran drain plug

Penyebab oli mobil berkurang yang pertama yaitu adanya kebocoran pada drain plug. Drain plug merupakan komponen mobil yang berfungsi untuk membuang oli yang berasal dari dalam mesin.

Komponen ini berbentuk baut yang dilengkapi dengan seal khusus untuk mencegah oli rembes. Kebocoran drain plug biasanya disebabkan karena lamanya usia mesin dan penggunaannya serta seringnya bongkar pasang ketika suhu mesin masih panas. Apabila drain plug bocor, kalian dapat menggantinya dengan karet seal untuk sementara waktu atau segera diganti dengan yang baru.
 

8. Kebocoran carter atau oil pan

Penyebab lain kurangnya oli mobil adalah kebocoran di carter atau oil pan. Carter sendiri berfungsi sebagai wadah oli yang digunakan untuk melumasi seluruh komponen mesin. Penyebab kebocoran carter biasanya terjadi di area sambungan. Sebaiknya, gunakan lem berkualitas untuk mengatasinya.
 

9. Penguapan oli

Penguapan oli menyebabkan volume oli berkurang lebih cepat. Penguapan oli terjadi ketika kondisi suhu mesin tinggi atau mobil mengalami overheat dan sistem pendingin mesin yang tidak dapat bekerja secara optimal.

Baca juga:  Waspada, Ini 6 Efek Telat Ganti Oli Mobil

Kualitas oli yang kurang bagus atau tidak sesuai juga menjadi indikator penyebab penguapan oli sehingga oli lebih cepat habis. Kualitas oli yang buruk akan cepat memuai karena tidak tahan panas.

Sebaiknya sesuaikan kualitas oli yang digunakan dengan kapasitas mesin mobil kesayangan kalian.
 

10. Kondisi mesin kurang sehat

Selain penguapan oli, kondisi mesin yang kurang sehat juga menyebabkan oli mobil berkurang. Hal ini terjadi karena terdapat kerusakan beberapa komponen seperti kerusakan seal klep, ring piston, silinder mesin aus, hingga blok mesin retak.


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

Gunther VI, Anjing Terkaya di Dunia yang Tinggal di Rumah Mewah Madonna

BERIKUTNYA

Mengintip Gameplay, Game Pertarungan Project L dari Riot Games

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: