Ilustrasi jamur (dok. Pexels)

Jamur Efektif Cegah Depresi Menurut Riset Terbaru

11 October 2021   |   22:24 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Jamur memiliki banyak manfaat kesehatan seperti menurunkan risiko kanker dan kematian dini. Namun, penelitian terbaru yang dipimpin oleh Penn State College of Medicine menyebut bahwa makanan super ini juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Dalam riset ini, peneliti Penn State menggunakan data diet dan kesehatan mental yang dikumpulkan dari 24.000 lebih orang dewasa di Amerika Serikat antara 2005 dan 2016. Mereka menemukan bahwa orang yang makan jamur memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami depresi.

Menurut para peneliti, jamur mengandung ergothioneine, antioksidan yang dapat melindungi dari kerusakan sel dan jaringan dalam tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan membantu mencegah beberapa penyakit mental, seperti skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi.

“Jamur adalah sumber makanan tertinggi asam amino ergothioneine, anti inflamasi yang tidak dapat disintesis oleh manusia. Memiliki zat ini dalam tingkat tinggi dapat menurunkan risiko stres oksidatif, yang juga dapat mengurangi gejala depresi,” kata pemimpin penelitian, Djibril Ba dilansir dari Medical Xpress, Senin (11/5/2021).

Pria yang baru saja lulus dari program doktor epidemiologi di College of Medicine ini, menjelaskan jamur kancing putih mengandung potasium, yang dipercaya dapat menurunkan kecemasan. 

Selain itu, spesies jamur lainnya terutama Hericium erinaceus juga dikenal sebagai Lion's Mane, dapat merangsang ekspresi faktor neurotropik seperti sintesis faktor pertumbuhan saraf, dan dapat berdampak pada pencegahan gangguan neuropsikiatri termasuk depresi.

(Baca juga: 7 Manfaat Kopi: Bikin Berenergi, Tambah Cerdas hingga Cegah Depresi)

Para peneliti mengamati hubungan yang signifikan antara konsumsi jamur dan kemungkinan depresi yang lebih rendah setelah memperhitungkan sosio-demografi, faktor risiko utama, penyakit yang dilaporkan sendiri, obat-obatan, dan faktor makanan lainnya. Namun, mereka mengatakan tidak ada manfaat tambahan yang jelas dengan asupan jamur yang relatif tinggi.

"Studi ini menambah daftar kemungkinan manfaat kesehatan dari makan jamur," kata Joshua Muscat, peneliti Penn State Cancer Institute dan profesor ilmu kesehatan masyarakat.

Tim melakukan analisis sekunder untuk melihat apakah risiko depresi dapat diturunkan dengan mengganti satu porsi daging merah atau olahan dengan satu porsi jamur setiap hari. Namun, temuan menunjukkan bahwa substitusi ini tidak terkait dengan kemungkinan depresi yang lebih rendah.

Para peneliti juga mencatat beberapa keterbatasan yang dapat diatasi dalam studi masa depan. Misalnya, data tersebut tidak memberikan rincian jenis jamur. Akibatnya, para peneliti tidak dapat menentukan efek dari jenis jamur tertentu pada depresi.


Editor: Avicenna

SEBELUMNYA

Ini Para Pemenang dalam Ajang Indonesia Menari Virtual 2021

BERIKUTNYA

Rilis Replika RMS Titanic, LEGO Buat Set Balok Terbesar di Dunia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: