Ilustrasi minuman matcha. (Sumber foto: Pexels/Anna Pou)

Fenomena Matcha: Tren Global dengan Manfaat Kecantikan yang Terbukti Ilmiah

02 December 2025   |   16:15 WIB
Image
Aira Shakuntala Wardhana Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Di tengah dunia wellness yang terus berkembang, matcha kembali mengalami lonjakan popularitas. Di TikTok, #matcha telah melampaui 160 juta tayangan, sementara para influencer hingga model Victoria’s Secret, Sanne Vloet, memuja-muja manfaatnya. Bahkan, Vloet meluncurkan brand matcha miliknya sendiri.

Tidak mengherankan jika matcha menjadi minuman pilihan generasi muda. Dengan kandungan kafein yang lebih lembut dan L-theanine—asam amino yang menenangkan matcha memberi energi tanpa rasa gugup, tanpa lonjakan kortisol, dan tanpa crash yang sering muncul setelah minum kopi. Ditambah lagi, matcha mengandung polifenol, vitamin C, dan klorofil, menjadikannya salah satu sumber antioksidan paling kuat dalam dunia teh.

Baca juga: Perjalanan Panjang Matcha dari Tradisi Kuno hingga Jadi Tren Global

Sebuah scientific review terbaru menuliskan bahwa matcha mengandung zat dengan efek antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi, serta memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan dan mencegah penyakit. Namun, satu hal yang sering terlupakan: manfaat internal matcha juga tercermin pada kecantikan kulit, rambut, dan tubuh kita.

Dikutip dari Vouge, berikut rangkuman manfaat kecantikan matcha dan teh hijau yang telah diteliti secara ilmiah


1. Rambut dan Kulit Kepala Lebih Sehat

Beberapa studi menunjukkan bahwa EGCG (epigallocatechin gallate) katekin utama dalam matcha dapat membantu memperlambat kerontokan rambut akibat hormon. EGCG juga merangsang folikel rambut, memperkuat akar, dan mencegah kerusakan sel rambut. Hasilnya? Rambut tampak lebih tebal dan sehat.


2. Kulit Lebih Bersih

EGCG terkenal dengan sifat antibakteri, antiinflamasi, dan pengontrol minyak. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan ini dapat mengurangi produksi sebum, mencegah pori-pori tersumbat, serta membantu memerangi bakteri penyebab jerawat. Ditambah klorofil dari teh hijau yang mempercepat regenerasi kulit, kombinasi ini dapat memberikan wajah yang lebih jernih dan segar.


3. Kurangi Kerutan dan Lindungi Kulit dari Sinar Matahari

Antioksidan dalam matcha sangat efektif dalam menetralkan radikal bebas, penyebab utama penuaan. Polifenol dalam teh hijau terbukti dapat mengurangi kerusakan UVB, memperbaiki elastisitas kulit, dan menurunkan risiko penuaan dini. Studi lain menunjukkan bahwa penggunaan matcha secara oral dan topikal memberikan hasil paling optimal. Vitamin C dalam matcha juga mendukung pembentukan kolagen fondasi kulit yang kencang dan elastis.


4. Membantu Mengurangi Selulit dan Pembengkakan

Kafein dalam matcha merupakan bahan aktif populer dalam banyak krim anti-selulit. Secara ilmiah, kafein dapat menghambat penumpukan lemak dan mengecilkan adiposit. Tinjauan ilmiah yang menganalisis 24 uji klinis menemukan bahwa ekstrak teh hijau baik diminum maupun digunakan secara topikal dapat mengurangi lemak tubuh dan jaringan lemak kulit.

Jika tren kecantikan saat ini punya satu hal yang jelas, itu adalah: kesehatan dari dalam memberi efek paling besar pada luar. Matcha bukan sekadar minuman hits di media sosial ia menawarkan manfaat menyeluruh yang didukung sains, menjadikannya salah satu superfood beauty paling kuat yang layak dicoba.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Ketimpangan Hutan Dunia: Guyana & Suriname Melonjak, Indonesia Tertinggal di Rasio Per Kapita

BERIKUTNYA

Spring Fever Hadirkan Romansa Slow Burn Ahn Bohyun - Lee Joobin

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga