Suasana latihan pementasan Pasien No.1 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, oleh kelompok Teater Indonesia Kita, Rabu, 30 Oktober 2025. (sumber gambar: Hypeabais.id/Eusebio Chrysnamurti)

Kenang Jenderal Hoegeng, Indonesia Kita Pentaskan Pasien No.1 di Taman Ismail Marzuki

30 October 2025   |   22:15 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Semangat untuk merawat Indonesia melalui kebudayaan sepertinya terus didengungkan oleh Indonesia Kita. Forum budaya, yang mencoba memahami kembali Indonesia melalui jalan kesenian dan kebudayaan, itu juga terus membuat naskah dan lakon-lakon baru untuk publik seni di Tanah Air.

Terbaru, Indonesia Kita akan kembali menyapa penikmat seni pertunjukan lewat lakon Pasien No. 1. Diproduksi oleh Kayan Production, lakon yang naskahnya ditulis oleh Agus Noor itu akan dipentaskan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 31 Oktober dan 1 November 2025.

Baca juga: Eksklusif Butet Kartaredjasa: Negeri Ini Sedang Sakit, Pasien Nomor Satunya Hukum

Pada produksi ke-44 ini, mereka juga mendapuk aktor dan aktris besar di Tanah Air untuk meramaikan pementasan dalam rangka menyapa penonton setianya. Disutradarai oleh Agus Noor, pertunjukan ini akan menampilkan para pemain teater dan aktor kawakan di Tanah Air.

Mereka adalah Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Susilo Nugroho, Inaya Wahid, Sruti Respati, Silir Wangi, Olla Simatupang, Mucle, Wisben, dan Joned. Sementara itu, musiknya akan digarap oleh Orkes Sinten Remen, serta skenografi oleh Deden Bulqini.

Pasien No. 1 akan berkisah tentang kemerosotan etika dan moralitas para pengelola rumah sakit yang mendahulukan perawatan dan pelayanannya berdasarkan suap. Kondisi sakit yang dialami para pasien justru dilihat sebagai kemungkinan yang menguntungkan bagi para dokter dan perawat.

Semakin banyak orang sakit yang datang, maka akan mendatangkan lebih banyak keuntungan bagi rumah sakit. Kondisi yang digambarkan pertunjukan ini menjadi narasi ajakan Indonesia Kita kepada para penonton untuk peka dan berempati terhadap kondisi penegakan hukum yang dialami republik.

Sejumlah peristiwa sosial politik yang terjadi dalam setahun terakhir, yang berpuncak pada sejumlah aksi massa pada akhir Agustus 2025, juga menjadi pendorong  Indonesia Kita untuk menyiapkan lakon Pasien No. 1.  Salah satunya dalam menyoroti penahanan anak-anak muda yang kritis terhadap pemerintah.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by @kayanproduction



Secara khusus, pertunjukan ini juga dipersembahkan untuk mengenang jasa dan kredibilitas Jenderal Hoegeng Iman Santosa (1921–2004), mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dari 1968 hingga 1971 yang dikenal teguh dan berintegritas dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum.

Butet Kartaredjasa mengatakan, diangkatnya sosok Hoegeng juga untuk mengingatkan pentingnya keteladanan yang diwariskan oleh orang-orang baik, khususnya di lembaga kenegaraan. Sebab, paparnya, di dalam keteladanan tersebut terdapat prinsip-prinsip hidup yang tidak bisa dibeli: integritas.

“Pak Hoegeng itu sebagai tokoh, jujur, bisa membedakan mana yang boleh dan mana yang tidak. Hari ini, gak ada polisi seperti dia. Aparat hukum, hakim, jaksa, lalu sekarang hakim jaksa main suap-suapan gimana,” katanya.

Setali tiga uang, sutradara dan penulis naskah Agus Noor mengatakan, inspirasi Jenderal Hoegeng bukan sekadar kisah biografi atau pemujaan, tapi tentang inspirasi keteladanan dan integritas yang kini makin sulit ditemukan. Dalam lakon ini, semuanya juga direfleksikan dengan gaya yang jenaka.

Penulis buku Matinya Toekang Kritik itu juga berharap penonton menikmati pertunjukan sekaligus turut menghayati teladan hidup Jenderal Hoegeng. “Inspirasi pertunjukan Indonesia Kita tidak hanya dari kalangan seniman budayawan, tapi seorang jenderal polisi, yaitu Pak Hoegeng,” katanya.

Baca juga:  Reza Rahadian Gandeng Agus Noor Buat Pementasan Monolog Dua Dasarasa Desember 2025
 

SEBELUMNYA

Eksklusif Butet Kartaredjasa: Negeri Ini Sedang Sakit, Pasien Nomor Satunya Hukum

BERIKUTNYA

Waspada, Phising Makin Canggih dengan Menggunakan AI

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga