Emas Tetap Jadi Investasi Favorit, Super Emas Tawarkan Cara Baru Jual Beli
06 October 2025 |
13:30 WIB
Emas telah lama menjadi instrumen investasi favorit masyarakat karena dipercaya mampu menjaga nilai aset. Sejak zaman dahulu, orang membeli emas dengan keyakinan nilainya akan terus meningkat seiring waktu, sehingga dianggap sebagai salah satu cara paling aman untuk melindungi kekayaan dari berbagai risiko ekonomi.
Bahkan tanpa memahami konsep inflasi, banyak orang sudah memanfaatkan emas sebagai sarana penyimpan nilai yang andal. Hingga kini, minat terhadap emas tetap tinggi di Indonesia, baik dalam bentuk logam mulia maupun perhiasan.
Menurut pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, emas memiliki daya tarik tersendiri karena sifatnya sebagai safe haven. Khusus emas perhiasan, keunggulannya berlipat ganda: selain mempercantik penampilan sebagai aksesori, ia juga berfungsi sebagai tabungan jangka panjang.
Baca juga: Geopolitik Panas, Cek Cara Bijak Investasi Emas
“Logam mulia adalah satu-satunya aset yang memiliki bentuk fisik, sehingga meskipun harga turun dalam jangka pendek, masyarakat tetap merasa memiliki sesuatu yang bernilai,” ujarnya.
Dia menambahkan, bagi sebagian besar masyarakat kelas pekerja, emas sering kali dijadikan sebagai tabungan bertahap. Mereka menyisihkan sebagian gaji untuk membeli perhiasan emas sedikit demi sedikit. Dalam beberapa tahun, kepemilikan bisa mencapai puluhan hingga ratusan gram tanpa terasa.
Meski begitu, Ibrahim mengingatkan pentingnya kesabaran dan pengelolaan dana dalam investasi emas. “Banyak orang membeli emas dengan harapan harga segera meningkat. Namun, investasi emas bukanlah jangka pendek. Harganya bisa turun dulu sebelum kembali naik. Kesabaran adalah kunci utama dalam berinvestasi emas,” ujarnya.
Bahkan emas perhiasan kerap menghadapi kendala saat dijual kembali. Harga buyback sering lebih rendah dari harga pasar, kadar emas kadang ditentukan sepihak, dan potongan harga terjadi jika perhiasan rusak atau tanpa sertifikat.
Menjawab keresahan ini, Kisara Holdings, perusahaan yang aktif berinvestasi di industri emas yang didirikan oleh Reza Rizky Darmawan, Joshua Krisekaputra, dan Prasetyo Nugroho, berkolaborasi bersama pengusaha sekaligus influencer Richard Theodore dan David Noah menghadirkan solusi jual beli emas, Super Emas.
Reza Darmawan mengatakan kehadiran Super Emas bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menjual emas.
“Super Emas hadir sebagai jawaban atas keresahan, khususnya para ibu rumah tangga yang sering mengalami kesulitan saat menjual emas. Banyak di antara mereka yang merasa tidak pernah mendapatkan penjelasan transparan sehingga tidak mendapatkan harga yang terbaik,” ujarnya di sela grand launching gerai Super Emas di Pasar Lama, Tangerang.
Richard Theodore menambahkan, Super Emas siap menerima emas dalam kondisi apapun, mulai dari perhiasan rusak, tanpa sertifikat, hingga emas lama.
“Kami akan menilai semua secara objektif berdasarkan kandungan logam mulianya. Harga yang kami tawarkan selalu mengikuti perkembangan pasar dan dipastikan kompetitif,” ujar Richard.
Dengan dukungan teknologi modern, seluruh proses jual beli emas di Super Emas dapat dilakukan secara aman, mudah, dan transparan. Konsumen juga akan dilayani oleh tim profesional yang berpengalaman di industri emas.
Super Emas menggunakan teknologi berstandar internasional yang digunakan oleh berbagai lembaga kredibel. Proses dimulai dengan penimbangan menggunakan timbangan presisi, lalu dilanjutkan dengan uji kandungan logam mulia menggunakan X- ray Fluorescence (XRF).
“Melalui alat dan teknologi tersebut, kandungan emas yang sebenarnya akan terlihat. Setelah proses penimbangan dan uji kadar selesai, konsumen akan langsung mendapatkan penawaran harga dari Super Emas. Jika disetujui, dana akan ditransfer seketika pada saat itu juga,” jelas David.
Dengan kombinasi fungsi estetika dan nilai jual, emas perhiasan tetap menjadi favorit masyarakat Indonesia. Meski dari sisi investasi murni logam mulia lebih efisien, perhiasan emas memberi nilai tambah emosional dan sosial. Kehadiran layanan seperti Super Emas pun memperkuat ekosistem emas dengan memberikan kepastian harga yang lebih adil dan proses yang transparan.
Bagi investor pemula, emas batangan atau digital mungkin lebih praktis. Namun, bagi masyarakat yang menjadikan emas perhiasan sebagai tabungan jangka panjang, kini tersedia pilihan lebih aman dan transparan ketika harus menjual kembali.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Bahkan tanpa memahami konsep inflasi, banyak orang sudah memanfaatkan emas sebagai sarana penyimpan nilai yang andal. Hingga kini, minat terhadap emas tetap tinggi di Indonesia, baik dalam bentuk logam mulia maupun perhiasan.
Menurut pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, emas memiliki daya tarik tersendiri karena sifatnya sebagai safe haven. Khusus emas perhiasan, keunggulannya berlipat ganda: selain mempercantik penampilan sebagai aksesori, ia juga berfungsi sebagai tabungan jangka panjang.
Baca juga: Geopolitik Panas, Cek Cara Bijak Investasi Emas
“Logam mulia adalah satu-satunya aset yang memiliki bentuk fisik, sehingga meskipun harga turun dalam jangka pendek, masyarakat tetap merasa memiliki sesuatu yang bernilai,” ujarnya.
Dia menambahkan, bagi sebagian besar masyarakat kelas pekerja, emas sering kali dijadikan sebagai tabungan bertahap. Mereka menyisihkan sebagian gaji untuk membeli perhiasan emas sedikit demi sedikit. Dalam beberapa tahun, kepemilikan bisa mencapai puluhan hingga ratusan gram tanpa terasa.
Meski begitu, Ibrahim mengingatkan pentingnya kesabaran dan pengelolaan dana dalam investasi emas. “Banyak orang membeli emas dengan harapan harga segera meningkat. Namun, investasi emas bukanlah jangka pendek. Harganya bisa turun dulu sebelum kembali naik. Kesabaran adalah kunci utama dalam berinvestasi emas,” ujarnya.
Bahkan emas perhiasan kerap menghadapi kendala saat dijual kembali. Harga buyback sering lebih rendah dari harga pasar, kadar emas kadang ditentukan sepihak, dan potongan harga terjadi jika perhiasan rusak atau tanpa sertifikat.
Cara Baru Beli Emas
Menjawab keresahan ini, Kisara Holdings, perusahaan yang aktif berinvestasi di industri emas yang didirikan oleh Reza Rizky Darmawan, Joshua Krisekaputra, dan Prasetyo Nugroho, berkolaborasi bersama pengusaha sekaligus influencer Richard Theodore dan David Noah menghadirkan solusi jual beli emas, Super Emas.Reza Darmawan mengatakan kehadiran Super Emas bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menjual emas.
“Super Emas hadir sebagai jawaban atas keresahan, khususnya para ibu rumah tangga yang sering mengalami kesulitan saat menjual emas. Banyak di antara mereka yang merasa tidak pernah mendapatkan penjelasan transparan sehingga tidak mendapatkan harga yang terbaik,” ujarnya di sela grand launching gerai Super Emas di Pasar Lama, Tangerang.
Richard Theodore menambahkan, Super Emas siap menerima emas dalam kondisi apapun, mulai dari perhiasan rusak, tanpa sertifikat, hingga emas lama.
“Kami akan menilai semua secara objektif berdasarkan kandungan logam mulianya. Harga yang kami tawarkan selalu mengikuti perkembangan pasar dan dipastikan kompetitif,” ujar Richard.
Dengan dukungan teknologi modern, seluruh proses jual beli emas di Super Emas dapat dilakukan secara aman, mudah, dan transparan. Konsumen juga akan dilayani oleh tim profesional yang berpengalaman di industri emas.
Super Emas menggunakan teknologi berstandar internasional yang digunakan oleh berbagai lembaga kredibel. Proses dimulai dengan penimbangan menggunakan timbangan presisi, lalu dilanjutkan dengan uji kandungan logam mulia menggunakan X- ray Fluorescence (XRF).
“Melalui alat dan teknologi tersebut, kandungan emas yang sebenarnya akan terlihat. Setelah proses penimbangan dan uji kadar selesai, konsumen akan langsung mendapatkan penawaran harga dari Super Emas. Jika disetujui, dana akan ditransfer seketika pada saat itu juga,” jelas David.
Dengan kombinasi fungsi estetika dan nilai jual, emas perhiasan tetap menjadi favorit masyarakat Indonesia. Meski dari sisi investasi murni logam mulia lebih efisien, perhiasan emas memberi nilai tambah emosional dan sosial. Kehadiran layanan seperti Super Emas pun memperkuat ekosistem emas dengan memberikan kepastian harga yang lebih adil dan proses yang transparan.
Bagi investor pemula, emas batangan atau digital mungkin lebih praktis. Namun, bagi masyarakat yang menjadikan emas perhiasan sebagai tabungan jangka panjang, kini tersedia pilihan lebih aman dan transparan ketika harus menjual kembali.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.