Transformasi Charlie Hunnam di Monster (Sumber Gambar: X Netflix)

Charlie Hunnam Hidupkan Teror yang Nyata Lewat Monster: The Ed Gein Story

06 October 2025   |   12:18 WIB
Image
Aira Shakuntala Wardhana Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Menjelang akhir tahun, para penggemar film dan serial thriller mendapat suguhan yang menegangkan dan mencekam dengan hadirnya musim baru serial antologi Monster karya Ryan Murphy dan Ian Brennan. Seri tersebut tayang di platform streaming Netflix.  

Setelah sukses besar dengan Monster: The Jeffrey Dahmer Story, kini duo kreator tersebut menyorot kisah kelam Ed Gein — pembunuh berantai dari tahun 1950-an yang menjadi inspirasi di balik film horor legendaris seperti Psycho, The Texas Chainsaw Massacre, dan The Silence of the Lambs.

Keputusan untuk mengangkat sosok Ed Gein bukan tanpa risiko. Tokoh ini dikenal karena tindakan brutalnya: membunuh wanita, mengenakan kulit wajah mereka, hingga menggali kuburan.

Oleh sebab itu, serial ini memerlukan pendekatan yang hati-hati agar tidak berubah menjadi tontonan yang memuliakan kekejaman. Di sinilah peran Charlie Hunnam, aktor utama yang memerankan Ed Gein, menjadi kunci keberhasilan. 

Baca juga: Frankenstein Versi Baru, Oscar Isaac & Mia Goth Duet dalam Horor Drama Netflix 

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Hunnam, yang sebelumnya dikenal lewat perannya dalam Sons of Anarchy, mengaku menelusuri sisi terdalam dari tokoh kelam tersebut. “Saya membaca setiap buku tentang dia, semua transkrip persidangan, dan catatan medisnya. Saya ingin memahami apa yang mendorong seseorang melakukan tindakan sekeji itu, tanpa mengglorifikasinya,” ujarnya. 

Pendekatan Hunnam bukanlah untuk menakuti, tetapi untuk memahami sisi kemanusiaan yang rusak dalam diri Ed — sesuatu yang sering diabaikan dalam film-film horor.

Menariknya, Hunnam tidak meminta saran dari Evan Peters, pemeran Jeffrey Dahmer dalam musim pertama Monster, karena mereka belum pernah bertemu.

Namun, dia mendapat nasihat dari aktris Sarah Paulson, veteran American Horror Story, yang memintanya untuk tidak takut dan menggali perasaan itu dari dalam diri sendiri. Hal ini menunjukkan bagaimana peran ini tidak sekadar akting, tetapi sebuah proses psikologis yang intens. 

Produser Ian Brennan pun memuji totalitas Hunnam. Dia menilai sang aktor membawa rasa empati mendalam dalam perannya. “Dia tidak hanya ingin memerankan monster, tapi juga manusia di balik penyakit itu,” ujar Brennan. Adegan klimaks di episode tujuh, ketika Ed akhirnya didiagnosis skizofrenia, disebut sebagai momen paling kuat dalam serial ini.

Melalui Monster: The Ed Gein Story, Ryan Murphy dan timnya tampaknya ingin mengajak penonton merenungkan sisi gelap manusia — bahwa di balik kekerasan, ada realitas penyakit dan trauma yang kompleks. Bagi Hunnam, peran ini bukan sekadar tentang memerankan sosok mengerikan, tetapi tentang memahami batas antara kegelapan dan kemanusiaan. 

Baca juga: Daftar Tontonan Seru di Netflix Oktober 2025, Ada Drakor Baru Bae Suzy

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Jumbo Berkompetisi di Sharjah International Film Festival for Children & Youth

BERIKUTNYA

Emas Tetap Jadi Investasi Favorit, Super Emas Tawarkan Cara Baru Jual Beli

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga