Peserta acara Jalan bareng Genhype melihat sejumlah karya dalam bursa seni rupa Art Jakarta 205, Sabtu (4/10/2025). (sumber gambar: Hypeabis.id/Fanny Kusumawardhani )

Peserta Jalan Bareng Genhype Antusias Nikmati Karya Seni di Art Jakarta 2025

04 October 2025   |   20:41 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Acara yang selalu ditunggu-tunggu oleh pembaca setia Hypeabis.id, Jalan Bareng Genhype, kembali dihelat pada Sabtu (4/10/2025). Berkolaborasi dengan Art Jakarta 2025, kali ini Hypeabis mengajak para pembacanya untuk menikmati bursa seni tahunan yang digelar di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta.

Ini adalah kali keenam Hypeabis.id menggelar program Jalan Bareng Genhype. Sebelumnya, kegiatan ini telah dilaksanakan di sejumlah tempat, di antaranya Museum Macan, Salihara Art Center, Indonesia Contemporary Art & Design (ICAD) 14, dan Balai Pustaka.

Kali ini, Jalan Bareng Genhype semakin meriah dengan kehadiran peserta dari wilayah Jabodetabek. Mereka adalah komunitas pembaca setia Hypeabis.id yang beruntung mendapatkan kesempatan menikmati langsung berbagai karya seni di Art Jakarta 2025.

Baca Juga: Budi Pradono Luncurkan Buku Omah Tanah di Art Jakarta 2025, Arsitektur Berkelanjutan dari Material Tradisional

Wajah semringah terlihat dari para peserta yang mengikuti acara ini. Meski ada yang datang tidak bersamaan, akhirnya semua dapat berkumpul, menikmati tur, sekaligus berswafoto di depan karya-karya ikonik yang memikat.
 

Peserta berfoto saat acara jalan bareng Genhype melihat pameran Art Jakarta di Jakarta, Sabtu (4/10/2025). (Sumber gambar: Hypeabis.id/Fanny Kusumawardhani)

Peserta berfoto saat acara jalan bareng Genhype melihat pameran Art Jakarta di Jakarta, Sabtu (4/10/2025). (Sumber gambar: Hypeabis.id/Fanny Kusumawardhani)


“Aku ke sini pengen lihat karya Muklay, tapi juga tertarik melihat karya-karya lain. Sebelum pindah ke JIEXPO, aku sempat ke Art Jakarta, tapi vibes-nya memang beda sih,” kata Ocky Ramandani, salah satu peserta dari Kembangan, Jakarta Barat.

Bagi Ocky, salah satu karya yang paling membekas adalah instalasi Lumiphona.Dat (2025) karya Ricky Janitra yang dipamerkan di booth Iforte. Karya ini merujuk pada proses bagaimana cahaya dapat menjelma menjadi bunyi melalui teknologi dan instrumen.

Menurutnya, karya tersebut berhasil menggabungkan seni dan teknologi dengan cara yang unik. Melalui sensor sentuhan, karya itu dapat memunculkan bunyi dan suara, sehingga menghadirkan pengalaman interaktif yang berbeda.

Selain itu, Ocky juga menaruh perhatian pada booth Treasure yang menampilkan instalasi dari Aditya Novali. Dia kagum melihat bagaimana sang seniman menggabungkan material plat besi, aluminium, dan kayu hingga membentuk monumen yang sarat makna.

“Kalau dibandingkan gelaran di tempat sebelumnya, karya-karya kali ini lebih variatif. Tempatnya juga lebih ramai, lebih interaktif, jadi bikin pengunjung betah berlama-lama,” imbuhnya.
 

Peserta mengikuti acara jalan bareng Genhype melihat pameran Art Jakarta di Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Hypeabis mengajak para pembaca setianya untuk berkunjung dan berkeliling melihat pameran tersebut yang menghadirkan beragam karya seni yang berlangsung hingga 5 Oktober 2025.

Peserta  acara Jalan bareng Genhype melihat sejumlah karya dalam bursa seni rupa Art Jakarta 205, Sabtu (4/10/2025). (sumber gambar: Hypeabis.id/Fanny Kusumawardhani )


Setali tiga uang, Mariyati, peserta lain dari Jakarta Timur, juga menikmati keberagaman medium yang hadir di Art Jakarta 2025. Dia mengingat kembali pengalaman tahun sebelumnya saat melihat karya rajutan Mangmoel yang penuh warna dalam kolaborasi dengan Yudi Sulistyo.

Baginya, pertemuan dengan karya-karya semacam itu membuat seni terasa akrab, meski terkadang sulit diungkapkan dengan kata-kata.Perempuan yang belajar melukis secara otodidak ini mengaku sering mengunjungi galeri karena memiliki ketertarikan pribadi pada seni.

Kendati tidak menempuh pendidikan seni formal, dia menyukai aktivitas melukis sketsa sebagai hobi. Kecintaan itu membuatnya lebih menikmati atmosfer pameran, sekaligus merasakan semacam nostalgia setiap kali melihat karya seniman lokal di Art Jakarta.

Menurutnya, publik perlu datang langsung untuk menyadari betapa banyak seniman Indonesia yang berkualitas dan layak diapresiasi. “Publik tuh harus tau ternyata Indonesia tuh banyak seniman keren. Kalau buat aku sendiri, datang ke Art Jakarta seperti bernostalgia, mengingatkan lagi pada kecintaan lama terhadap seni,” ujarnya.

Selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Oktober 2025, bursa seni rupa terbesar di Indonesia ini digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, dengan menghadirkan program dan pengalaman seni yang semakin beragam. Seperti tahun sebelumnya, Art Jakarta 2025 menempati Hall B3, C3, dan C1 di JIEXPO.

Tahun ini, sebanyak 75 galeri terkurasi menyajikan koleksi terbaik mereka. Fokus utama tetap pada seni kontemporer Asia Tenggara, namun kehadiran galeri dari berbagai negara menjadikannya titik temu penting antara seniman, kolektor, galeri, dan para pencinta seni dari seluruh dunia.

Baca Juga: Bikin Penasaran, Cek 4 Instalasi Seni yang Jadi Sorotan di Art Jakarta 2025

SEBELUMNYA

Kemkomdigi Tegaskan Layanan Blokir IMEI & Balik Nama Ponsel Bersifat Sukarela

BERIKUTNYA

Cek Rangkaian Acara & Rekayasa Lalin HUT ke-80 TNI 5 Oktober 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga