Ilustrasi kenaikan berat badan saat depresi (Sumber gambar: Freepik)

Tekanan Pikiran Bisa Bikin Berat Badan Naik, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

01 October 2025   |   17:15 WIB
Image
Nursoko Andhika Setiawan Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Tekanan dan beban pikiran dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan, mulai dari pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, hingga cara seseorang memandang dirinya sendiri. Salah satu dampak yang kerap muncul dari hal tersebut adalah kenaikan berat badan. 

Hal ini bukan merupakan kegagalan ataupun sesuatu yang memalukan. Sebaliknya, kondisi tersebut merupakan respons alami tubuh dan pikiran dalam menghadapi tekanan. 

Dilansir dari Healthline, berikut beberapa alasan mengapa depresi dapat menyebabkan perubahan berat badan, beserta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu dalam merawat diri lebih baik. 

Baca juga: Metode Diet Intermitten Fasting untuk Menurunkan Berat Badan yang Aman 
 

1. Makan sebagai bentuk kenyamanan 

Ketika emosi terasa berat, makanan sering dijadikan pelarian. Makanan manis atau berlemak dapat memberikan rasa tenang sementara. Hal ini wajar, tapi jika berlangsung terus-menerus dapat mengubah nafsu makan serta energi tubuh.

Tips: Sadari pola makan tanpa menghakimi diri. Cobalah menulis jurnal untuk mengetahui kapan dorongan makan emosional muncul. Cari alternatif lain, seperti mendengarkan musik, mandi air hangat, atau melakukan aktivitas kreatif. 
 

2. Kehilangan energi untuk bergerak

Depresi dapat menguras tenaga sehingga aktivitas sederhana terasa berat. Berkurangnya gerakan tubuh dapat mengubah metabolisme sekaligus membuat seseorang merasa terlepas dari ritme hariannya. 

Tips: Mulailah dari langkah kecil, misalnya berjalan sebentar, melakukan peregangan ringan, atau bergerak mengikuti alunan musik. Fokuslah pada usaha yang dilakukan, bukan hasilnya. 
 

3. Pola tidur terganggu 

Sebagian orang tidur berlebihan, sementara yang lain sulit tidur. Keduanya dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. 

Tips: Buat rutinitas tidur yang teratur, seperti tidur dan bangun di waktu yang sama. Ciptakan suasana tenang dengan cahaya redup atau musik lembut. Bila masalah berlanjut, berkonsultasilah dengan tenaga profesional. 
 

4. Efek samping obat 

Beberapa obat antidepresan dapat memengaruhi nafsu makan atau metabolisme sehingga menimbulkan kenaikan berat badan meskipun pola makan tidak berubah. 

Tips: Diskusikan dengan tenaga medis jika mengalami perubahan signifikan. Ingat bahwa tubuh sedang beradaptasi untuk pemulihan. Nilai diri tidak ditentukan hanya oleh angka di timbangan. 
 

5. Rutinitas yang terganggu 

Depresi sering membuat rutinitas dasar seperti menyiapkan makanan, berbelanja, atau makan teratur menjadi sulit. Tanpa struktur, lebih mudah melewatkan waktu makan atau justru sering mengkonsumsi camilan.

Tips: Ciptakan rutinitas sederhana, misalnya selalu minum teh pada pagi hari atau berjalan sebentar setelah makan siang. Gunakan pengingat seperti alarm atau catatan. 
 

6. Merasa terisolasi 

Rasa kesepian membuat seseorang sulit mencari dukungan atau mempertahankan kebiasaan sehat. Hal ini dapat memengaruhi pola makan, tidur, dan energi.

Tips: Mulailah dengan interaksi kecil, seperti mengirim pesan singkat atau berpartisipasi dalam forum daring. Jika memungkinkan, berbicaralah dengan konselor atau terapis.

Kenaikan berat badan saat mengalami depresi adalah hal yang wajar. Tidak perlu merasa malu atau bersalah. Hal yang terpenting adalah memberikan kebaikan kepada diri sendiri. Langkah kecil seperti aktivitas ringan, menjaga pola makan seimbang, serta membangun rutinitas sederhana dapat membantu mendukung pemulihan. 

Baca juga: Begini Cara Turunkan Berat Badan 3 Kali Lebih Efektif saat Puasa 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Telaga Biru Cicerem, Pesona Jernih di Tengah Rimbun Jawa Barat

BERIKUTNYA

5 Drama Korea dengan Rating Tertinggi September 2025, Ada You and Everything Else

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga