Karya art toys ini adalah proyek re-imajinasi yang menghadirkan sisi lain dari para member JKT48 yang disebut sebagai Echo (sumber gambar: Hypeabis.id/Prasetyo Agung Ginanjar)

Graizy dan Pyopyonie, Karakter Pertama JKT48 Echo Hadir di JICAF 2025

01 October 2025   |   08:30 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) kembali digelar pada 18 September–5 Oktober 2025 di The Space, Senayan City. Lebih dari 100 seniman dari Indonesia dan mancanegara akan tampil merayakan ajang seni kreatif terbesar di Indonesia ini.

Terbaru, ajang tahunan ini juga menjadi panggung bagi peluncuran resmi proyek terbaru JKT48 bertajuk (((echo))). Sebagai langkah awal, JKT48 memperkenalkan dua karakter pertama dari total 14 karakter, yaitu Graizy, Echo dari Gracia, dan Pyopyonie, Echo dari Fiony.

Proyek terbaru yang menyatukan musik dan karya seni ini merupakan inisiatif JKT48 bekerja sama dengan enMasse yang juga menjadi penyelenggara JICAF. Keduanya berkomitmen membawa napas segar ke dalam dunia kultur-pop Indonesia lewat ekspansi JKT48 ke ranah kolektibel.

Baca Juga: Karya Pop Culture hingga Art Toys, JICAF 2025 Buktikan Seni Makin Cair

Karya art toys ini adalah proyek re-imajinasi yang menghadirkan sisi lain dari para member JKT48 yang disebut sebagai Echo. Setiap Echo dirancang berdasarkan hal-hal yang disukai para member serta kepribadian yang melekat dengan diri mereka.

Uniknya, para member sendiri yang menuliskan dan mengonsepkan Echo masing-masing, sehingga setiap Echo menjadi refleksi personal dari imajinasi sang idol. Nantinya, keseluruhan line-up proyek ini akan diperkenalkan secara bertahap melalui rangkaian event dan aktivitas khusus sepanjang tahun.

Gracia, selaku kapten JKT48 sekaligus juru bicara proyek ini, mengatakan bahwa Echo adalah cara baru mereka untuk bercerita. Lewat cara ini, pihaknya ingin menunjukkan kepada fans sisi lain dari diri mereka yang selama ini belum pernah terlihat di atas panggung.

“Karya ini kami sendiri yang menulis dan membentuk karakternya, rasanya setiap Echo punya kedekatan yang sangat personal,” katanya saat peluncuran di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

 

Suasana peluncuran resmi proyek terbaru JKT48 bertajuk (((echo))) di Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) Selasa, (

Suasana peluncuran resmi proyek terbaru JKT48 bertajuk (((echo))) di Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF). (sumber gambar: Hypeabis.id/Prasetyo Agung Ginanjar)


Sebagai IP berbasis karakter, proyek ini juga akan berkembang dalam berbagai medium kreatif, mulai dari blindbox toys, T-shirt dan wearables, hingga collectibles lainnya. Semua produk ini dirancang untuk memberi pengalaman baru bagi fans dalam menikmati karya JKT48 di luar musik dan pertunjukan.

Setali tiga uang, Co-Founder sekaligus Fair Director JICAF, Sunny Gho mengatakan tahun ini pihaknya memang mengusung tema New Heights. Tajuk ini dipilih untuk meruntuhkan sekat antarindustri dan menciptakan kolaborasi yang memberi dampak jangka panjang bagi ekosistem kreatif, khususnya musik dan seni.

Sunny mengungkap, untuk proyek Echo, karya seni dari JKT48 digarap oleh Rianti Wong, seorang game character designer asal Indonesia yang kini berkarier di Jepang. Dengan pengalaman panjang di industri gim, Rianti disebut mampu memberikan sentuhan estetika kontemporer yang memperkaya visualisasi para member JKT48.

Di event JICAF 2025, para fans juga bisa mendapatkan merchandise pertama dari proyek ini berupa T-shirt eksklusif “Graizy”. Nantinya, mereka juga akan memperoleh tiket undian, di mana pemenang berkesempatan membeli rilisan terbatas toys “Graizy”, lengkap dengan kartu bertandatangan, sebanyak 25 buah.

“Metode undian ini umum dilakukan untuk penjualan art toys edisi terbatas, dan untuk launching toys Echo di JICAF kali ini sangat spesial karena pembeli akan langsung mendapatkan karakter Echo Gracia, sedangkan nanti di rilisan normalnya, toys ini akan berkonsep blindbox,” katanya.

Kolaborasi lintas medium ini bukan pertama kalinya hadir di JICAF. Sebelumnya, musisi Bernadya bekerja sama dengan seniman visual Wickana menghadirkan karakter orisinal bernama Lulla Bear. Karakter yang terinspirasi dari musik Bernadya itu kemudian dialihwahanakan menjadi art toys, art print, hingga T-shirt.

Momen serupa juga dilanjutkan Lomba Sihir, yang berkolaborasi dengan ilustrator Rezza Rainaldy atau lebih dikenal dengan nama Dusharne. Keduanya menghadirkan rilisan spesial dari album terbaru mereka Obrolan Jam 3 Pagi berupa CD dengan sleeve eksklusif, poster, stiker, dan kartu pos untuk penggemar.

JICAF mulai dibuka untuk publik selama tiga pekan penuh, dari 18 September hingga 5 Oktober 2025 di The Space, Senayan City. Selama 16 hari penyelenggaraan, publik akan disuguhkan beragam karya seni aplikatif dalam berbagai medium dari 100 seniman Indonesia dan luar negeri.

Baca Juga: JICAF 2025 Hadirkan Kolaborasi Lomba Sihir dan Rezza Rainaldy

SEBELUMNYA

Skincare dari Dapur, Cek 6 Nutrisi yang Bikin Kulit Glowing Alami

BERIKUTNYA

10 Gaya Makeup yang Bisa Kamu Sesuaikan dengan Mood & Acara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga