Menikmati musik (Foto: Freepik)

3 Single Anyar Buat Menyegarkan Daftar Putar Musik Harian Genhype

30 September 2025   |   15:30 WIB
Image
Fajar Sidik Hypeabis.id

Belantika musik Indonesia terus menunjukkan geliatnya dengan hadirnya berbagai rilisan baru dari musisi lintas genre yang membawa warna dan cerita berbeda. Dari panggung koplo yang enerjik, dunia EDM yang eksplosif, hingga ranah rock progresif yang reflektif — semua menegaskan bahwa kreativitas anak muda tak pernah berhenti berevolusi. Setiap karya yang lahir bukan sekadar hiburan, melainkan juga cerminan identitas musikal yang autentik.

Dalam lanskap musik yang semakin dinamis, para musisi kini tak lagi terpaku pada satu formula. Mereka berani bereksperimen, menggabungkan elemen tradisional dengan sentuhan modern, bahkan mengangkat isu sosial yang relevan ke dalam lagu. Tiga rilisan terbaru dari Rombongan Bodonk Koplo, DJ Ciko bersama Alyssa Bilver, serta DRIVEN BY ANIMALS menjadi bukti dari semangat eksplorasi itu, yang masing-masing menghadirkan kisah, nada, dan semangat yang berbeda.

Baca juga: 3 Single Baru Rilis Juni 2025: DOM Band hingga Suara Kayu

Rombongan Bodonk Koplo, misalnya, kembali membawa keceriaan khas mereka lewat single “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)” yang ringan namun mengena. Di sisi lain, DJ Ciko bersama Alyssa Bilver dan Whiteskkeleton menawarkan energi baru lewat “Nasty”, sebuah eksplorasi dubstep dengan semangat eksperimental yang kental. Sementara itu, DRIVEN BY ANIMALS memilih jalur introspektif dengan “Semanggi 1999”, lagu yang merekam luka sejarah dan pengalaman personal dalam balutan musik akustik yang menyentuh.

Berikut ini tiga single anyar tersebut yang pas buat menyegarkan daftar putar musik di ponsel Genhype:


1. Rombongan Bodonk Koplo:  Kasih Tau Mama (Malam Minggu)

Setelah bikin heboh lewat “Calon Mantu Idaman” yang viral di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, Rombongan Bodonk Koplo kini hadir lagi dengan single original terbaru berjudul “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)” yang telah resmi rilis di seluruh platform digital.

Meneruskan vibe segar dan jenaka khas mereka, “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)” jadi soundtrack baru buat para anak muda. Liriknya ringan, musiknya enerjik, dan pastinya dibalut dengan sentuhan koplo masa kini yang bikin penikmatnya untuk bergoyang.

Pesan lirik lagu ini juga melanjutkan cerita dari ‘Calon Mantu Idaman’, single original perdana mereka. “Lagu ini dari POV (point of view) cewek dan cowok yang sudah berpacaran. Si cewek minta buru-buru untuk dikenalkan ke orang tua pasangan dan si cowok butuh keyakinan lebih untuk mengenalkan si cewek ke orang tua. Karena menurut si cowo, saling sayang saja tidak cukup, tapi butuh keyakinan lebih untuk ke jenjang yang lebih serius.”ujar kelima personil Robokop Koplo dalam keterangan tertulisnya.

Rombongan Bodonk Koplo biasa mengangkat tema keseharian jadi hiburan yang gampang
nempel di kepala audience gen-Z dengan eksplorasi musik koplo modern, atau hipdut yang kini banyak digandrungi. Yang menarik, kali ini Robokop menambahkan warna baru dengan memasukkan efek musik tradisional Indonesia, mulai dari sinden Jawa-Sunda hingga bunyi gendang Jawa.

Rombongan Bodonk Koplo terbentuk pada Juli 2023. Terdiri dari lima personel, grup koplo ini
dikomandoi oleh Clarisya Putri Maula (Acica), Erika Putri, Galih Fajar (Galgadun), Alfriki Azhari (BangbBodonk) di mic dan didukung oleh DJ dan produser Aji Suherri (Ajicore). Mereka memberikan sensasi DJ Koplo yang lagi naik daun dan bikin semua orang bergoyang.


2. DJ Ciko ft. Alyssa Bilver: Nasty 

Setelah melepas single perdananya di bawah naungan Pon Your Tone, DJ/Produser Ciko kembali merilis lagu terbaru dengan judul "Nasty" yang menggandeng musisi Alyssa Bilver dan Whiteskkeleton. Single bernuansa EDM dubstep ini merupakan kolaborasi perdana dari ketiga musisi yang berawal dari proyek iseng. 

DJ yang juga produser Ciko langsung tancap gas setelah merilis single debutnya “RAGE” beberapa waktu lalu dengan single kolaborasi terbaru berjudul “Nasty”. Musisi di bawah
naungan Pon Your Tone ini menggandeng Alyssa Bilver dan Whiteskkeleton alias Friska dalam track berdurasi 3 menit 25 detik tersebut.

“Track iseng ini kami buat emang dari awal tujuannya biar bisa tour, karena enggak afdol kalau tour enggak ada karya baru. Kebetulan karena belum ada plan, dan Alyssa juga pengen rilis track original akhirnya gue ajak di proyek ini,” ungkap Ciko dalam pernyataan tertulisnya.

Sedangkan keterlibatan Whiteskkeleton alias Friska yang notabene adalah personel band
electro-pop White Chorus terjadi secara tidak sengaja saat Ciko berkunjung ke Bandung. “Pas main ke Bandung, kebetulan ketemu Friska dan Emir (personil White Chorus) dan gue minta tolong Emir buat take vocal Friska untuk layer lagu ini,” ungkap musisi tersebut.

Mengajak dua kolaborator, Ciko mengaku mengalami sedikit kesulitan dalam proses
mixing. “Meskipun hook-nya cuman 8 bar dan liriknya diulang-ulang terus, gue nemuin kesulitan pas mixing berbagai layer vocal buat bikin blend yang enak didenger,” ungkapnya.

Meski begitu, musisi ini pada akhirnya bisa memadukan ciri khas bermusiknya yang kental dengan nuansa dubstep dan UK garage dengan layer vokal dari Alyssa Bilver dan Whiteskkeleton di lagu “Nasty”.

Single ini pada awalnya dirilis pada 5 September 2025 silam. Namun situasi politik dalam negeri yang sedang berkecamuk pada saat itu berdampak pada promosi dari
single dan tur Ciko. Selang 2 minggu setelahnya, ia siap mempromosikan perilisan lagu “Nasty” ini dengan serangkaian tour yang mengunjungi 8 kota besar di Indonesia antara lain Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, Jakarta, Surabaya, Batam dan Bandung. “Nasty Tour” ini sudah digelar pada 3-27 September 2025. 


3. DRIVEN BY ANIMALS (DBA): Semanggi 1999

DRIVEN BY ANIMALS (DBA) kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Semanggi 1999”. Sebuah lagu yang membawa kita kembali pada memori Tragedi Semanggi II pada 1999 di mana peristiwa tersebut menewaskan Yap Yun Hap, seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) yang ikut serta pada demonstrasi 24 September 1999 silam.

Lagu ini adalah pengalaman pribadi dari si pencipta lagu sekaligus gitaris DRIVEN BY ANIMALS, Bhusdeq. Ide menuangkan pengalaman dalam lagu ini rupanya sudah lama dipikirkan Bhusdeq. Namun proses pembuatan lagu ini baru terealisasi tahun ini.

“Pada 1999 itu, gue masih kuliah di UI. Saat itu, gue ikutan demonstrasi mahasiswa di Semanggi dan salah satu teman gue tertembak namanya Yun Hap. Kita sama-sama mahasiswa satu angkatan 96 di Fakultas Teknik UI. Sore itu yang seharusnya kita sudah bubar demo, malah kita melihat teman kita tertembak dan langsung melarikannya ke RS Cipto. Kebetulan saat itu, gue diminta Dokter sebagai saksi untuk membuat pernyataan otopsi. Dan buat gue itu adalah pengalaman yang paling traumatis dan enggak bisa hilang di ingatan gue sampai sekarang”, ungkap Bhusdeq tentang ide lagu ini.

Lagu “Semanggi 1999” ini dirancang dengan konsep akustik. Didominasi dengan instrumen gitar akustik dan vokal, serta tambahan sound Cello yang menguatkan rasa. Aransemen musiknya pun dibuat berbeda, lebih ballad menyesuaikan tema lagu yang berbicara tentang duka.

“Karena lagu ini agak pribadi buat gue, khusus di lagu ini gue enggak melibatkan personel yang lain karena mungkin pada 1999 itu mereka ada yang baru lahir atau masih kecil. Hasilnya pun jadi lebih natural karena peristiwa yang memotivasi lagu ini lebih personal ketimbang lagu-lagu lain yang akan masuk di album nanti. Tujuh lagu lainnya akan ada di album baru, direkam bareng dengan personel lain,”jelas Bhusdeq.

Band DRIVEN BY ANIMALS sendiri dibentuk oleh Bhusdeq (Gitaris DRIVE) sejak 2011. Band yang mengusung genre musik Progessive-Rock ini, kini beranggotakan Ibnuthd (lead guitar), Febri (bass), Vely (drums), dan tentunya Bhusdeq (guitar, vocal). Grup ini konsisten mengangkat lagu-lagu dengan tema sosial dan politik. Lirik-liriknya selalu lugas, apa adanya dan membeberkan fakta kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Rencananya DRIVEN BY ANIMALS akan merilis lagu baru mereka satu per satu dan segera meluncurkan album pertama mereka yang berisi 11 lagu pada 17 Oktober 2025. Sebelumnya mereka sudah merilis 4 single yaitu "Semua Boleh Jadi Presiden" di 2021, "Diorama (Akhir Periode Kedua)" 2024, “MasaHitam” (Mati Susah Hidup Tak Mampu)” pada Agustus 2025, dan “Oh Beraninya” yang telah dirilis 13 September 2025.
 

SEBELUMNYA

Mengenal Grading, Kurasi Penting Untuk Item Koleksi Kekinian

BERIKUTNYA

Steam Autumn Sale 2025 Dimulai, Banyak Game Baru Dapat Diskon 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga