Suara Kayu (Foto: Suara Kayu).

3 Single Baru Rilis Juni 2025: DOM Band hingga Suara Kayu

30 June 2025   |   19:00 WIB
Image
Fajar Sidik Hypeabis.id

Tiga musisi Tanah Air kembali menghangatkan kancah musik Indonesia dengan perilisan single terbaru pada Juni 2025. DOM Band debut lewat single Terjadi Di Depan Mataku, disusul duo folk pop Suara Kayu dengan Analisaku, dan ArumtaLa turut meramaikan daftar perilisan dengan single Orang Jakarta.

DOM Band lewat single Terjadi Di Depan Mataku menjadi salah satu pilihan lagu galau baru yang dapat masuk daftar putar bagi para penikmat musik Indonesia. Di sisi lain, Suara Kayu siap membawa pendengar untuk merenung lewat Analisaku lewat keunikan gaya berceritanya yang segar, dan ArumtaLa dengan Orang Jakarta siap memberikan sentuhan berbeda dengan lirik yang cerdas dan mengangkat fenomena sosial secara ringan.

Baca juga: Maroon 5 dan Lisa BLACKPINK Kolaborasi Lewat Single Priceless

Berikut ulasan singkat tiga single yang dirilis Juni 2025 yang bisa dipertimbangkan masuk daftar putar.


1. Terjadi Di Depan Mataku (DOM Band)

 

.

.

Satu lagi band pendatang baru yang meramaikan industri musik Indonesia. DOM Band yaitu band bergenre Alternative Rock yang beranggotakan Donny (Vokal), Adie (Gitar), Emus (Bass).

Lagu “Terjadi Di Depan Mataku” ciptaan Donny, Adie, dan Aryani Fitriana dipilih menjadi single perdana. Sebuah lagu yang menceritakan tentang kepahitan-kepahitan yang terjadi didepan mata kita semua saat ini.

“Kami membuat lagu ini terinspirasi dari banyak hal yang sedang terjadi seperti kekerasan, kelaparan, pembunuhan dan lain-lain. Dan penderitaan itu nyata terjadi didepan mata kita dan apakah kita harus diam saja melihat semua terjadi”, tutur Adie memaknai lagu tersebut.

DOM Band sebenarnya sudah menulis banyak lagu yang nantinya akan dikeluarkan satu persatu. Namun karena DOM Band mendapat kesempatan membuatkan lagu untuk menjadi salah satu soundtrack film Gaza: Hayya 3, yang juga diperankan sendiri oleh Donny bersama sang istri Aryani Fitriana, bersama Cut Syifa, Oki Setiana Dewi, Arafah Riyanti, Adhin Abdul Hakim, Amna Shahab, Azamy Sauqy, Mario Irwinsyah, Anyun Cadel, Husein Al Athas. 

Film ini merupakan garapan sutradara, Jastis Arimba, yang dibuat berdasarkan novel dari Asma Nadia dan Helvy Tiana Rosa. Film ini sudah dirilis di seluruh bioskop Indonesia pada 12 Juni 2025.

“Kami menulis lagu untuk film dalam waktu yang sangat singkat. Alhamdulillah, kami puas dengan hasilnya dan menjadi salah satu soundtrack di sebuah film. Jadi kami putuskan lagu ini menjadi single perdana kami”, ungkap Emus. 

Sosok Donny, sang vokalis, sebenernya sudah tidak asing lagi di layar kaca Indonesia. Donny Michael adalah aktor blasteran Indonesia-Jerman yang sudah wara-wiri di berbagai sinetron seperti Nada Cinta, Dia Bukan Cinderella, Anak Jalanan, Berkah Cinta, Badai Pasti Berlalu, Naluri Hati, Asmara Gen Z dan banyak lagi.

Awal terbentuknya pada 2016, Donny mempunyai band bersama Adie, namun karena banyaknya kesibukan masing-masing personil akhirnya mereka memutuskan hiatus dari dunia musik.

“Sejak 2016 walaupun kami sempat vakum, saya pribadi dan Adie sudah menjalin persahabatan. Kita pun makin kompak, bahkan saat pandemi kita sempat bikin beberapa karya bersama. Akhirnya di tahun 2023 kita merekrut Emus dan akhirnya terbentuklah DOM Band," ujar Donny.


2. Analisaku (Suara Kayu)

Setelah lebih dari setahun tanpa rilisan baru, duo pop folk asal Jakarta, Suara Kayu, akhirnya kembali menyapa pendengarnya lewat single terbaru bertajuk Analisaku. Lagu ini terasa seperti surat terbuka untuk mereka yang terlalu sering tenggelam dalam pikirannya sendiri—terutama saat urusan hati jadi terlalu rumit untuk dijelaskan.

“Analisaku bercerita tentang seseorang yang terlalu banyak menganalisa perasaannya sendiri sampai akhirnya malah tersesat dalam pikirannya sendiri,” ungkap Ingrid Tamara, vokalis dan pemain ukulele Suara Kayu dalam keterangan resminya. 

Yang bikin rilisan ini terasa segar adalah kolaborasi Suara Kayu dengan Rendy Pandugo sebagai produser—sesuatu yang cukup langka, mengingat mereka biasanya menggarap musik secara mandiri. Di lagu ini mereka juga melibatkan David Elsandro, dan Recky Risanto, dalam proses penulisan. Total, butuh waktu sekitar satu bulan dari awal ide hingga lagu benar-benar rampung.

“Yang paling seru justru pas brainstorming. Kita pengen bawa lagu ini ke arah baru tapi tetap berasa Suara Kayunya. Tantangannya, karena ini lagu pertama setelah cukup lama nggak rilis, jadi ada tekanan buat bikin hasilnya maksimal,” tambah Dewangga, gitaris Suara Kayu.

Analisaku juga menandai langkah awal dari kembalinya Suara Kayu ke dunia rilisan setelah vakum cukup lama. Terakhir duo ini mengeluarkan mini album  berjudul Banyak Canda Tapi Serius pada pertengahan 2024. 


3. Orang Jakarta (ArumtaLa)

 

.

.

ArumtaLa kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul Orang Jakarta. Bersamaan dirilisnya lagu ini, ArumtaLa pun mengumumkan bahwa mulai kini hanya Arini Kumara yang menjadi personelnya. Lagu Orang Jakarta adalah lagu terbaru ArumtaLa ciptaan Arini Kumara yang menampilkan musik Jazz yang ringan khas ArumtaLa.

Lagu ini terinspirasi dari keluh kesah orang-orang yang tinggal di kota Jakarta seperti macet, banjir, ketertiban warga kotanya dan sebagainya. Bahkan semua keluhan itu tidak membuat penduduknya untuk pindah tinggal di kota lain. Meski hidup berdesakan, semuanya tetap milih tinggal di Jakarta.

“Sebenarnya lagu ini aku buat karena lagi banyak isu tentang #KaburAjaDulu. Jadi ini kayak pandangan aku bahwa yaudah memang Jakarta begini tetapi kenyataannya Jakarta ini adalah rumah kita. Terlepas dari semua keluhan-keluhan umum itu, masih banyak kok hal yang menyenangkan dari kota Jakarta”, ungkap Arini dalam keterangan tertulisnya tentang latar belakang penulisan lagu ini.

Proses pembuatan lagu “Orang Jakarta” cukup cepat dikerjakan oleh Arini hanya dalam waktu 2 hari dan proses rekaman yang dilakukan secara live session. “Rekaman vokal dilakukan terpisah, tapi rekaman untuk Bass, Drum dan Piano dilakukan secara live, kayaknya 2 atau 3 kali take. Semua proses produksi di lagu ini memang serba cepat, total waktu rekaman yang kita jalani hanya 3 jam”, ujar Arini.

Arini Kumara adalah seorang pemain Contra Bass yang sekaligus menjadi Executive Producer dan Konseptor atas semua karya-karya yang diluncurkan ArumtaLa. Dengan berbagai pengalaman musik yang sudah dilalui termasuk salah satunya project storytelling berjudul “Cerita Fatmawati” yang pernah dirilis pada 2018. Arini juga pernah aktif di berbagai perhelatan orkestra ternama di Indonesia dan pernah mengajar di perguruan tinggi musik di Jakarta.

Pertengahan 2025 ini, Laura Pradipta (vokal) memutuskan untuk hiatus dari ArumtaLa dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. “Ini adalah kondisi yang terpaksa, karena dulu aku membuat konsep ArumtaLa adalah aku bersama 1 vokalis tetap. Dan ArumtaLa adalah wadah untuk aku memainkan lagu-lagu karyaku dalam format duo yang aku bentuk bersama Laura. Saat ini, Laura sedang berdomisili di Amerika Serikat, ditambah dengan melihat kondisi Amerika sekarang ini, kami sadar bahwa ArumtaLa tetap mesti berjalan walau tanpa Laura,” jelas Arini tentang alasan perubahan di ArumTala.

Untuk mengisi kekosongan vokal, Arini dibantu oleh Caecilia, salah satu personel 2nd Chance, yang akhirnya mengisi Additional Vocal untuk single terbaru. ArumtaLa berencana mengeluarkan minimal 2 lagu baru setiap tahunnya. Dan lagu-lagu ini dipersiapkan untuk merampungkan album ArumtaLa di tahun 2025 ini dan mewujudkan cita-cita ArumtaLa yang ingin mengeluarkan album Vinyl..

SEBELUMNYA

Hutan Amazon Diserbu Rating Bintang 1 oleh Netizen Indonesia, Kenapa?

BERIKUTNYA

Mengasah Kembali "Perhatian" lewat Libang/Hibang di Gajah Gallery

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga