Motif Polkadot Kembali Hits, Begini Cara Tampil Kekinian di 2025
29 September 2025 |
14:14 WIB
Tren adalah suatu siklus yang selalu berputar, terkadang muncul kembali dengan wajah baru. Pertengahan 2025 ini, motif polkadot resmi merebut sorotan dunia fashion. Cukup buka media sosial, timeline akan dipenuhi gaya anak muda yang chic dengan polkadot dalam berbagai model: dari gaun flowy, crop top, hingga outerwear.
Setelah sekian lama hanya dianggap motif vintage yang manis dan agak kuno, polkadot kini bangkit kembali dengan energi segar, lebih berani, dan terasa sangat kontemporer. Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan polkadot bisa kembali populer di kalangan fashionista modern.
Baca juga: Gaun Pernikahan Selena Gomez dan Benny Blanco yang Simpel nan Elegan
Motif ini lebih sering diasosiasikan dengan nuansa retro, gaun flirty ala tahun 60-an, atau suasana nostalgia dari film klasik. Namun, perubahan besar terjadi. Ketika polkadot muncul di runway sekaligus dikenakan santai oleh gadis muda di coffee shop, kita tahu tren ini benar-benar kembali hidup.
Polkadot tak lagi hanya “imut”, melainkan sudah menjelma jadi identitas grafis yang kuat, edgy, dan siap bersaing dengan tren streetwear masa kini. Daya tarik polkadot sebenarnya terletak pada sejarah ikonisnya.
Siapa yang tak ingat gaun hamil hijau bermotif polkadot yang dikenakan Princess Diana, atau gaun cokelat Julia Roberts di Pretty Woman? Motif ini selalu berhasil memadukan pesona nostalgia dengan keanggunan. Kini, selebriti papan atas memberi interpretasi baru.
Hailey Bieber tampil effortless dalam celana capri polkadot hitam-putih, Kendall Jenner mengenakan gaun halter polkadot vintage karya Guy Laroche di Venesia, sementara Priyanka Chopra Jones mencuri perhatian di Met Gala 2025 lewat gaun custom Balmain yang glamor sekaligus modern.
Tak berhenti di situ, para desainer dunia juga menjadikan polkadot sebagai “kanvas” untuk berkreasi. Musim ini, motif klasik itu dimodifikasi dengan ukuran super besar, tata letak asimetris, hingga perpaduan berani dengan garis halus. Fendi memasukkannya dalam koleksi resor 2026 dengan gaya playful namun elegan: gaun mini, setelan tailored, hingga outerwear lebar yang penuh statement.
Moschino menghadirkan polkadot dalam bentuk dramatis, mulai dari mantel struktural hingga gaun jaring transparan. Jacquemus bahkan membawa motif ini ke ranah aksesoris, dari dompet koin retro hingga kitten heels polkadot yang manis sekaligus modern.
Polkadot kembali bersinar di 2025, membuktikan bahwa tren lama tak pernah benar-benar usang—hanya menunggu giliran untuk berevolusi. Dari panggung mode internasional hingga gaya kasual anak muda, motif ini hadir lagi sebagai simbol nostalgia yang abadi, chic, sekaligus penuh kejutan bergaya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Setelah sekian lama hanya dianggap motif vintage yang manis dan agak kuno, polkadot kini bangkit kembali dengan energi segar, lebih berani, dan terasa sangat kontemporer. Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan polkadot bisa kembali populer di kalangan fashionista modern.
Baca juga: Gaun Pernikahan Selena Gomez dan Benny Blanco yang Simpel nan Elegan
Motif ini lebih sering diasosiasikan dengan nuansa retro, gaun flirty ala tahun 60-an, atau suasana nostalgia dari film klasik. Namun, perubahan besar terjadi. Ketika polkadot muncul di runway sekaligus dikenakan santai oleh gadis muda di coffee shop, kita tahu tren ini benar-benar kembali hidup.
Polkadot tak lagi hanya “imut”, melainkan sudah menjelma jadi identitas grafis yang kuat, edgy, dan siap bersaing dengan tren streetwear masa kini. Daya tarik polkadot sebenarnya terletak pada sejarah ikonisnya.
Siapa yang tak ingat gaun hamil hijau bermotif polkadot yang dikenakan Princess Diana, atau gaun cokelat Julia Roberts di Pretty Woman? Motif ini selalu berhasil memadukan pesona nostalgia dengan keanggunan. Kini, selebriti papan atas memberi interpretasi baru.
Hailey Bieber tampil effortless dalam celana capri polkadot hitam-putih, Kendall Jenner mengenakan gaun halter polkadot vintage karya Guy Laroche di Venesia, sementara Priyanka Chopra Jones mencuri perhatian di Met Gala 2025 lewat gaun custom Balmain yang glamor sekaligus modern.
Tak berhenti di situ, para desainer dunia juga menjadikan polkadot sebagai “kanvas” untuk berkreasi. Musim ini, motif klasik itu dimodifikasi dengan ukuran super besar, tata letak asimetris, hingga perpaduan berani dengan garis halus. Fendi memasukkannya dalam koleksi resor 2026 dengan gaya playful namun elegan: gaun mini, setelan tailored, hingga outerwear lebar yang penuh statement.
Moschino menghadirkan polkadot dalam bentuk dramatis, mulai dari mantel struktural hingga gaun jaring transparan. Jacquemus bahkan membawa motif ini ke ranah aksesoris, dari dompet koin retro hingga kitten heels polkadot yang manis sekaligus modern.
Polkadot kembali bersinar di 2025, membuktikan bahwa tren lama tak pernah benar-benar usang—hanya menunggu giliran untuk berevolusi. Dari panggung mode internasional hingga gaya kasual anak muda, motif ini hadir lagi sebagai simbol nostalgia yang abadi, chic, sekaligus penuh kejutan bergaya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.