Pameran Arsip Bertajuk Stasiun UI, Buku, Pesta Kereta, dan Cinta Hadir di Selasar Stasiun UI
17 September 2025 |
07:18 WIB
PT Kereta Api Indonesia bekerja sama dengan Universitas Indonesia mengadakan pameran bertajuk Stasiun UI, Buku, Pesta Kereta, dan Cinta di selasar Stasiun Universitas Indonesia, Depok. Ajang yang berlangsung hingga 21 September 2025 ini menampilkan koleksi arsip foto, dokumen, dan publikasi yang merekam perjalanan stasiun, jalur Jakarta-Bogor, serta dinamika kehidupan kampus.
Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia, Broer Rizal, mengatakan bahwa Stasiun Universitas Indonesia bukan sekadar peron, melainkan ruang singgah, titik temu, dan saksi berbagai kisah mahasiswa.
“Dari perjalanan menuju ruang kuliah hingga pertemuan yang menjadi persahabatan atau cinta, semuanya terekam di sini,” ujarnya dalam siaran pers pada Selasa, 16 September 2025.
Baca Juga: PESAN DAMAI DALAM PAMERAN SBY ART COMMUNITY
Kehadiran “Buku” dalam tema pameran ini bukan tanpa alasan, yakni untuk menyoroti hubungan erat antara transportasi dan pengetahuan. Mobilitas mahasiswa di jalur Jakarta–Bogor memungkinkan kampus UI Depok berkembang menjadi pusat akademik modern.
Sementara itu, tema “Cinta” mencerminkan ikatan emosional yang terbangun di Stasiun Universitas Indonesia, mulai dari kecintaan terhadap ilmu, pengalaman perjalanan, hingga pertemuan sederhana yang meninggalkan kesan mendalam.
Kepala Kantor Arsip dan Manajemen Informasi UI, Wahid Nurfiantara, menyampaikan bahwa pameran ini juga berfungsi sebagai laboratorium publik untuk memahami sejarah transportasi, kampus, dan masyarakat.
“Arsip menjadi hidup ketika menyapa pengunjung, bukan hanya tersimpan di ruang penyimpanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal UI, Rizal E. Halim, menegaskan bahwa arsip merupakan bagian dari memori kolektif bangsa. Dengan koleksi yang dipamerkan, terlihat bahwa kampus dan kereta api bukan sekadar infrastruktur fisik.
“Melainkan ruang budaya yang hidup dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Selain berbagai arsip yang dikemas artistik di media kain, pengunjung juga dapat menikmati beragam kegiatan, seperti pertunjukan teater, monolog, pemandu interaktif, dan gim kreatif.
Untuk diketahui, Stasiun UI sendiri merupakan simpul penting mobilitas kampus. Data menunjukkan terdapat 1.854.904 pengguna gate in dan 1.789.034 pengguna gate out Commuter Line pada periode Januari–5 September 2025.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan 2024 dan 2023. Tahun lalu tercatat 2.823.112 pengguna gate in dan 2.688.317 pengguna gate out, sementara pada 2023 jumlahnya 2.581.731 gate in dan 2.397.626 gate out.
Pameran ini juga menjadi momen peringatan ulang tahun ke-40 Kampus UI Depok (5 September 2025) sekaligus menyambut HUT ke-80 KAI (28 September 2025).
Baca Juga: Seperempat Abad Ramaikan Seni Rupa Indonesia, Nadi Gallery Gelar Pameran XXV Masih Bernadi
Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia, Broer Rizal, mengatakan bahwa Stasiun Universitas Indonesia bukan sekadar peron, melainkan ruang singgah, titik temu, dan saksi berbagai kisah mahasiswa.
“Dari perjalanan menuju ruang kuliah hingga pertemuan yang menjadi persahabatan atau cinta, semuanya terekam di sini,” ujarnya dalam siaran pers pada Selasa, 16 September 2025.
Baca Juga: PESAN DAMAI DALAM PAMERAN SBY ART COMMUNITY
Kehadiran “Buku” dalam tema pameran ini bukan tanpa alasan, yakni untuk menyoroti hubungan erat antara transportasi dan pengetahuan. Mobilitas mahasiswa di jalur Jakarta–Bogor memungkinkan kampus UI Depok berkembang menjadi pusat akademik modern.
Sementara itu, tema “Cinta” mencerminkan ikatan emosional yang terbangun di Stasiun Universitas Indonesia, mulai dari kecintaan terhadap ilmu, pengalaman perjalanan, hingga pertemuan sederhana yang meninggalkan kesan mendalam.
Kepala Kantor Arsip dan Manajemen Informasi UI, Wahid Nurfiantara, menyampaikan bahwa pameran ini juga berfungsi sebagai laboratorium publik untuk memahami sejarah transportasi, kampus, dan masyarakat.
“Arsip menjadi hidup ketika menyapa pengunjung, bukan hanya tersimpan di ruang penyimpanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal UI, Rizal E. Halim, menegaskan bahwa arsip merupakan bagian dari memori kolektif bangsa. Dengan koleksi yang dipamerkan, terlihat bahwa kampus dan kereta api bukan sekadar infrastruktur fisik.
“Melainkan ruang budaya yang hidup dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Selain berbagai arsip yang dikemas artistik di media kain, pengunjung juga dapat menikmati beragam kegiatan, seperti pertunjukan teater, monolog, pemandu interaktif, dan gim kreatif.
Untuk diketahui, Stasiun UI sendiri merupakan simpul penting mobilitas kampus. Data menunjukkan terdapat 1.854.904 pengguna gate in dan 1.789.034 pengguna gate out Commuter Line pada periode Januari–5 September 2025.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan 2024 dan 2023. Tahun lalu tercatat 2.823.112 pengguna gate in dan 2.688.317 pengguna gate out, sementara pada 2023 jumlahnya 2.581.731 gate in dan 2.397.626 gate out.
Pameran ini juga menjadi momen peringatan ulang tahun ke-40 Kampus UI Depok (5 September 2025) sekaligus menyambut HUT ke-80 KAI (28 September 2025).
Baca Juga: Seperempat Abad Ramaikan Seni Rupa Indonesia, Nadi Gallery Gelar Pameran XXV Masih Bernadi
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.