Ilustrasi foto wisuda (Sumber gambar: Freepik)

Fotonormal Ciptakan Peluang Usaha Fotografi dari Momen Wisuda

16 September 2025   |   17:59 WIB
Image
Tiffany Syabillah Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Hari wisuda bukan hanya tentang toga dan ijazah, tapi juga tentang bagaimana momen sekali seumur hidup itu diabadikan. Di balik senyum para wisudawan, ada industri fotografi yang diam-diam tumbuh pesat berkat tingginya permintaan dokumentasi.

Bagi sebagian orang, hobi sering kali hanya jadi kegiatan pengisi waktu luang. Namun, berbeda dengan Eka Panca Bukhori (24), yang justru berhasil menjadikan kecintaannya pada fotografi sebagai pintu masuk ke dunia bisnis. Bersama dua rekannya, Arulla Hilmidhiyaa (23) dan Suparman Uden (23), ia mendirikan Fotonormal, sebuah usaha jasa foto wisuda yang kini semakin dikenal di kalangan mahasiswa.

Baca juga: Bisnis Fotografi Freelance Kian Bersinar di Era Media Sosial

Kisah Fotonormal berawal dari perjalanan personal Eka. Sejak SMP, ia sudah gemar memotret berbagai momen. Sayangnya, hobi itu sempat terhenti ketika kameranya rusak di penghujung masa SMA. Rasa cintanya pada fotografi sempat terkubur, sampai akhirnya kembali muncul ketika salah satu sepupunya menikah dengan seorang fotografer.

Dari sana, minat yang lama terpendam itu kembali tumbuh, terlebih ketika ia mampu membeli kamera baru dari hasil kerja kerasnya sendiri. “Setelah melatih skill yang sempat vakum, akhirnya saya percaya diri untuk memulai usaha fotografi di sektor wisuda melalui Fotonormal,” ujarnya.

Awalnya, fotografi bukanlah sesuatu yang diniatkan sebagai bisnis. Eka hanya ingin kembali menikmati sensasi memotret dengan kamera yang menurutnya menghadirkan feel berbeda dibandingkan ponsel. Namun, setelah beberapa kali ikut memotret acara wisuda, ia melihat peluang besar di bidang itu.

Jumlah wisudawan yang melimpah tidak sebanding dengan jumlah fotografer yang tersedia, dan dari analisis sederhana itulah ia memutuskan terjun ke bisnis fotografi wisuda.
 

Dalam hal gaya fotografi, Eka mengaku banyak belajar dari karya-karya fotografer lain yang enak dilihat. Dari situ, ia terus mengasah kemampuan komposisi, menciptakan momen, hingga bereksperimen dengan berbagai referensi foto. Perlahan, gaya khas Fotonormal mulai terbentuk dan menarik perhatian banyak mahasiswa.

Menentukan harga jasa sempat jadi tantangan tersendiri. Pada awalnya, Fotonormal memasang tarif yang relatif rendah untuk membangun portofolio dan menarik klien. Seiring waktu, ketika hasil foto semakin disukai dan portofolio bertambah, mereka berani menaikkan harga sambil tetap menambahkan value dalam layanan.

“Tentu saja harga juga harus mempertimbangkan penyusutan alat dan biaya langganan platform editing atau penyimpanan yang menjadi HPP,” tambah Eka.

Fotonormal kini menjadikan mahasiswa, khususnya yang akan diwisuda, sebagai target utama. Meski begitu, permintaan dari acara lain juga mulai berdatangan, mulai dari foto lamaran, ulang tahun, hingga ngunduh mantu. Tetap saja, paket foto wisuda berdurasi 60 menit menjadi layanan paling populer.

Promosi dan branding mereka banyak terbantu oleh media sosial serta rekomendasi dari mulut ke mulut. Testimoni positif terus berdatangan, salah satunya dari klien yang menulis, “Kak, terima kasih, ya, pelayanannya oke banget, have fun banget selama sesi foto, dan hasilnya sudah bagus padahal belum di-edit.”

Tentu perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Eka menyebut jadwal wisuda yang kerap berubah bahkan hingga H-1 menjadi salah satu kesulitan besar. Namun, dengan tim yang solid dan semangat yang tinggi, Fotonormal tetap konsisten memberikan layanan terbaik.

Lewat Fotonormal, Eka dan timnya membuktikan bahwa hobi bisa menjadi jalan untuk membuka peluang bisnis baru. Lebih dari sekadar foto, mereka ingin menghadirkan kenangan berharga bagi para wisudawan, momen sekali seumur hidup yang akan selalu diingat melalui sebuah jepretan.

Baca juga: Abadikan Momen Tumbuh Kembang Buah Hati, Simak Cerita Inspiratif Fotografer Bayi & Anak

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
 

SEBELUMNYA

Kisah Taminum dan Kefit, Bisnis Minuman Sehat Karya Mahasiswa Unpad

BERIKUTNYA

7 Jurusan Kuliah dengan Proyeksi Gaji Tertinggi 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga