Museum Indonesia di TMII. (Sumber: Hypeabis.id/Luh Muni Wiraswari

Rekomendasi Destinasi TMII yang Bisa Dikunjungi secara Gratis

16 September 2025   |   12:00 WIB
Image
Luh Muni Wiraswari Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Bagi Genhype yang menggemari budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi pilihan yang pas untuk menghabiskan waktu libur. Dengan membayar Rp25.000 hingga Rp35.000, kalian sudah bisa menjelajahi pesona budaya, flora, fauna, hingga mengeksplorasi kisah-kisah nusantara yang terdiri dari berbagai warna. 

TMII dibangun dengan tujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa sejak tahun 1975. Sesuai tujuannya, taman ini menawarkan berbagai destinasi yang bisa dikunjungi. Mulai dari berbagai museum yang menampilkan histori ataupun teknologi dari aspek yang berbeda-beda, hingga anjungan berbagai daerah yang ada di Indonesia. 

Baca juga: 8 Destinasi Wisata Favorit Dunia 2025 dengan Spot Foto Terbaik

Meskipun beberapa destinasi yang mengharuskan pengunjung untuk membayar tiket masuk khusus destinasi di luar tiket TMII, ada banyak juga destinasi gratis yang bisa dieksplorasi. Yuk, kita cek daftarnya!


Museum Indonesia

Saat melalui pintu masuk, Genhype akan disajikan pemandangan jalan yang menarik. Di sisi kiri, terdapat Plaza Kori dan Museum Indonesia yang memiliki karakteristik bangunan khas tradisional Indonesia. Sementara itu, di sebelah kanan ada bangunan Contemporary Art Gallery dan Merchandise Store yang bentuknya cenderung modern.

Di Museum Indonesia, Genhype bisa melihat pameran koleksi benda-benda yang menjadi saksi sejarah peradaban bangsa. Benda-benda tersebut terdiri dari topeng khas berbagai daerah di nusantara, beragam kain tenun, pakaian daerah, serta benda-benda bertahan hidup.


Anjungan Daerah

Ketika masuk lebih dalam, Genhype bisa menemukan berbagai anjungan daerah yang mengelilingi danau kepulauan nusantara. Anjungan Daerah menampilkan rumah adat khas masing-masing provinsi di Indonesia. Destinasi ini juga sering kali dijadikan sebagai tempat berkumpul bagi paguyuban atau upacara adat.

Tak hanya rumah adat, Anjungan Daerah juga biasanya dihiasi oleh flora dan fauna endemik daerah masing-masing. Jalan-jalan di berbagai anjungan rasanya seperti mengitari rumah-rumah tetangga komplek dengan keberagaman budaya.


Museum Penerangan

Di bagian utara, terdapat Museum Penerangan. Tempatnya dekat dengan Anjungan Daerah Riau. Jika Genhype melewati anjungan tersebut, tak ada salahnya untuk berkunjung juga ke museum yang satu ini.

Di sini, pengunjung bisa menjelajahi sejarah komunikasi di Indonesia.Museum ini membahas aspek-aspek komunikasi, dari pers hingga film. Ada beberapa benda yang dipamerkan, seperti morse, radio, televisi, hingga mesin ketik. Beberapa benda bisa dicoba dengan pengawasan dan panduan petugas. Selain itu, belajar sejarah menjadi semakin mengasyikkan karena museum ini dilengkapi diorama yang ikonik.


Museum Pusaka

Museum Pusaka berada di daerah TMII bagian selatan. Seperti namanya, di sini Genhype bisa menengok beragam senjata tradisional sebagai warisan budaya. Penampakan gedung Museum Pusaka sangat unik, dihiasi oleh keris di atapnya.

Selain senjata tradisional dari zaman ke zaman, seperti keris, belati, hingga pedang, museum ini juga memamerkan ragam kayu yang digunakan untuk membuat senjata. Museum Pusaka juga menampilkan ruang kerja pembuat keris.


Museum Batik

Mengeksplorasi budaya Indonesia rasanya tak lengkap jika tidak mengunjungi Museum Batik di TMII. Di museum ini, pengunjung bisa mempelajari sejarah batik dan melihat berbagai koleksi batik dari daerah-daerah di Indonesia juga kain batik yang telah mengalami akulturasi. Koleksi-koleksi ini juga menunjukkan bagaimana perkembangan batik dari segi bahan hingga motif.

Belajar mengenai batik dilengkapi dengan diorama pembuatan batik yang dipertunjukkan dalam museum. Selain itu, Genhype juga bisa mempelajari penggunaan batik secara tradisional, lho. Tokoh-tokoh batik di Indonesia pun turut ditampilkan dalam museum.


Dancing Fountain

Jika Genhype berkunjung di TMII hingga malam hari, Dancing Fountain menjadi destinasi yang tak bisa dilewati. Titik menontonnya berada di Plaza Promenade, di bagian selatan danau Archipelago. Kalian juga bisa menyaksikannya jika melintasi danau tersebut.

Dancing Fountain ini tak hanya menampilkan teknologi tarian air mancur, tetapi juga berkolaborasi dengan dongeng musikal khas nusantara. Jadi, selain air terjun warna-warni yang menari, pengunjung juga akan menyaksikan video dongeng dan mendengar musikal karya anak bangsa. Di akhir pekan, ada pertunjukan Dancing Fountain yang dimeriahkan oleh pertunjukan tarian drone.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Minum Matcha Seminggu Sekali, Wanita di AS Alami Anemia dan Palpitasi Jantung

BERIKUTNYA

Kisah Taminum dan Kefit, Bisnis Minuman Sehat Karya Mahasiswa Unpad

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga