Tampilan fitur peningkat kualitas tidur di Galaxy Watch 8 series. (Sumber gambar: Samsung)

Samsung Pamer Fitur Kualitas Tidur di Ajang World Sleep 2025

15 September 2025   |   06:33 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Samsung memamerkan inovasi terbarunya dalam teknologi wearable pada ajang World Sleep 2025. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut mengeksplorasi bagaimana inovasi dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan masyarakat. 

Riset konsumen yang dilakukan oleh Samsung di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) diketahui mengungkap sejumlah tantangan penting terkait tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Data menunjukkan bahwa orang dewasa di wilayah SEAO rata-rata hanya tidur sekitar 6 jam 50 menit per malamnya.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding durasi yang direkomendasikan oleh National Sleep Foundation yaitu 7 hingga 9 jam. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa 28 persen responden mengaku kesulitan untuk benar-benar bisa rileks atau berhenti berpikir, sebagai masalah utama yang mereka hadapi terkait kualitas tidur. 
 
Survei juga menyoroti bahwa tingkat stres paling tinggi tercatat pada kelompok usia pekerja 36-45 tahun. Kelompok ini menghadapi tekanan unik, dengan beban yang terasa semakin berat pada perempuan di rentang usia tersebut. Banyak di antaranya harus menyeimbangkan antara tanggung jawab pada karier dan kehidupan berkeluarga. 

Baca juga: Cek Hal-hal yang Bikin Kamu Sulit Tidur Meski Tubuh Merasa Lelah 

Pemahaman ini menekankan perlunya kesadaran yang lebih besar serta solusi kesehatan dan tidur yang praktis dan mudah diakses. Oleh karena itu, Samsung mengembangkan produk dan fitur yang memberikan informasi terkait tidur, stres, dan kebugaran, untuk mendukung pengelolaan kesehatan yang lebih baik dan personal. 

“Tidur adalah fondasi kesehatan, dan di Samsung, kami berkomitmen membantu masyarakat untuk lebih memahami dan meningkatkannya,” ujar Jong Min-choi, Vice President of Health R&D, Samsung Electronics. 

Adapun, Samsung saat ini memiliki rangkaian fitur yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pemantauan dan pendampingan tidur. Deretan fitur tersebut hadir dalam Galaxy Watch 8 series.

Terdapat fitur Bedtime Guidance, menawarkan rekomendasi tidur yang dipersonalisasi berdasarkan Two-Process Model of Sleep Regulation, kerangka ilmiah yang telah lama dikenal dalam menjelaskan interaksi antara dorongan tidur homeostatis dan ritme sirkadian. Dengan memanfaatkan model ini, Bedtime Guidance membantu pengguna secara proaktif membangun rutinitas tidur yang lebih sehat, mendorong pola tidur yang konsisten dan lebih restoratif.

Perangkat itu juga dilengkapi pemantauan Vascular Load untuk melacak tingkat stres pada sistem vaskular selama tidur. Saat tidur, tingkat stres ini seharusnya menurun secara alami, namun fluktuasi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. 

Selain itu, jam tangan pintar ini menghadirkan kemampuan kesehatan dan kebugaran yang lebih luas. Fitur-fitur tersebut mencakup Antioxidant Index untuk mengukur kadar karotenoid pada kulit, serta Running Coach yang mendukung para penggemar olahraga lari. Tersedia pula beragam alat manajemen stres, seperti High Stress Alert, latihan pernapasan terpandu, hingga skor energi holistik.

Dengan mengombinasikan teknologi sensor canggih, wawasan berbasis AI, dan ekosistem kesehatan holistik, Samsung, kata Min-choi, terus menetapkan standar baru bagaimana perangkat wearable dapat meningkatkan kualitas hidup, dimulai dari tidur yang lebih baik setiap malam. 

Baca juga: Bukan Mitos, Studi Menunjukkan Suara Rintik Hujan Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Rekomendasi HP Gaming Harga Rp3 Jutaan 2025

BERIKUTNYA

Daftar Lengkap Pemenang Toronto International Film Festival 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga