Ilustrasi. (Photo by Gustavo Fring from Pexels)

10 Rahasia Kebahagiaan Ibu & Anak di Tengah Pandemi

21 September 2021   |   17:20 WIB

Situasi pandemi memberikan dampak kepada setiap individu, tak terkecuali para ibu yang harus mengerjakan beberapa aktivitas sekaligus seperti bekerja, mengurus rumah tangga, serta merawat anak.  Saat ini, seorang ibu dituntut untuk memiliki strategi yang tepat untuk dapat menjaga kedekatan dengan anak.

Memang situasi pandemi yang penuh tantangan ini membuat kita harus terus beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru seperti bekerja dari rumah, membeli kebutuhan dari rumah, dan berekreasi di rumah juga.

"Berangkat dari pemahaman tersebut, BincangShopee kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh ibu di Indonesia mengenai pentingnya menjaga hubungan yang bahagia antara ibu dan anak di tengah pandemi," ujar Daniel Minardi, Head of Brands Management and Digital Products Shopee Indonesia.
 

Workshop BincangShopee 10.10 Brands Festival. (Dok. tangkapan layar Zoom)

Workshop BincangShopee 10.10 Brands Festival. (Dok. tangkapan layar Zoom)


Peran ibu yang menjadi sangat krusial saat ini mengharuskan para ibu untuk berpikir jauh lebih kreatif dan luas dalam mengatur strategi agar kedekatan dengan anak dapat tetap terjaga

Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Elsener menuturkan bahwa kondisi mental orang tua sangat berdampak pada anak.

Ketika orang tua mengalami stress, besar kemungkinan anak akan mengalami hal serupa karena siklus interaksi negatif antara orang tua dan anak.

"Kebanyakan ibu mengalami distress karena tidak punya support system yang memadai untuk memecahkan masalah dan meredakan stress. Sering kali pula, pelampiasan itu ditujukan pada pasangan maupun anak. Dan ketika anak menuai dampaknya, di situ terbentuk siklus interaksi negatif," tutur Samanta dalam sesi workshop dalam acara BincangShopee 10.10 Brands Festival.

Untuk menjaga suasana di rumah tetap hangat dan minim stress, ada banyak cara yang dapat dilakukan bahkan dengan langkah paling sederhana sekalipun.

Karena dengan menciptakan suasana bahagia di rumah, hubungan emosional antara orang tua dan anak dapat terbangun dengan baik dan pada saat yang sama mendukung tumbuh kembang emosional anak.

Berikut ini 10 tips yang bisa Genhype terapkan di rumah dengan anak-anak agar tetap bahagia meskipun kita masih berada dalam kondisi pandemi.
 

Workshop BincangShopee 10.10 Brands Festival. (Dok. tangkapan layar Zoom)

Workshop BincangShopee 10.10 Brands Festival. (Dok. tangkapan layar Zoom)

  1. Menjaga koneksi dengan anak. Koneksi menjadi kunci utama antara hubungan ibu dan anak. Dengan menjaga koneksi yang baik, ibu dan anak bisa menjadi saling terbuka, dan tentunya  meningkatkan kualitas hubungan antara keduanya menjadi lebih bahagia.
  2. Memberikan validasi emosi. Ibu bisa menyiapkan diri untuk menjadi pendengar yang baik dan tulus untuk anak. Ketika anak bercerita, biarkan mereka dengan bebas mengekspresikan diri, perasaan dan apa yang ada di benak mereka. 
  3. Memiliki rutinitas bermain bersama. Bermain selalu menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan bersama dengan anak. Ibu dapat memberikan permainan edukatif yang dapat melatih kreativitas, problem solving serta motorik anak. Sembari bermain, waktu bersama ini dapat menjadi quality time untuk mengenal anak lebih jauh.
  4. Membacakan buku untuk anak sebelum tidur. Membaca buku cerita dongeng bisa menjadi pilihan yang efektif sebagai waktu untuk bonding dengan anak karena minimnya distraksi yang ada pada malam hari. Jangan lupa untuk ajak anak berdiskusi kecil mengenai nilai moral yang dapat dipelajari dari buku ceritanya. 
  5. Mengajak anak terlibat di rumah. Libatkan anak dalam berbagai kegiatan di rumah. Kegiatan ini dapat dimulai dari hal kecil seperti mencuci piring bersama, mempersiapkan makan siang hingga memilih motif baju yang anak sukai. Perlahan, ibu bisa mulai mengajak mereka melakukan aktivitas dengan skala yang lebih besar dan bisa dilakukan outdoor seperti berkebun di halaman rumah. 
  6. Mendengarkan keluh kesah anak. Masa pandemi tentunya tidaklah mudah untuk dihadapi, apalagi bagi seorang anak. Dengan kemampuan untuk menjadikan ibu sebagai tempat berkeluh kesah, tentunya anak akan merasa lebih diperhatikan dengan disayangi. 
  7. Berolahraga bersama anak. Selain dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, berolahraga juga dapat meningkatkan kualitas kedekatan hubungan ibu dan anak. Ibu bisa melibatkan anak memilih jenis olahraga yang mudah dan praktis untuk dilakukan bersama, seperti senam, lompat tali, lempar bola, dan masih banyak lagi. Agar lebih kreatif, olahraga bisa juga dilakukan sambil bermain. 
  8. Membatasi screen time. Hal ini berlaku baik untuk ibu dan anak. Jangan sampai waktu di rumah yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk quality time tetapi malah jadi sibuk sendiri dengan gadget masing-masing. Apabila anak terpengaruh oleh teknologi maka apa yang disampaikan oleh sekelilingnya belum tentu akan didengar apa lagi tertanam dalam pikirannya.
  9. Banyak canda tawa di rumah. Ternyata, hal se simple dan sekecil bercanda tawa bersama di rumah sangat bisa membuat hubungan antara ibu dan anak menjadi lebih hangat dan meningkatkan perasaan bahagia keduanya. Jadi, jangan lupa untuk menyisihkan waktu sejenak di tengah kesibukan untuk berkumpul dan bercengkrama di ruang keluarga bersama anak.  
  10. Bernyanyi / membuat karya seni bersama anak. Kegiatan bernyanyi dan membuat karya seni dapat memperbaiki suasana hati. Ibu bisa menanyakan kepada anaknya tentang lagu kesukaannya untuk dinyanyikan bersama. Selain itu, membuat karya seni bersama juga dapat menjadi hal yang mengasyikan. Latihlah imajinasi anak, misalnya dengan bersama menggambar tempat yang ingin dikunjungi setelah pandemi usai.
Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Google Meet Tambah Fitur Kecerahan Otomatis Panggilan Video

BERIKUTNYA

Film Dune Sukses Besar & Tembus Box Office Internasional

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: