ilustrasi (sumber : Lukas/Pexels)

Waralaba Kuliner Makin Menjanjikan di Indonesia, Texas Chicken Ekspansif

01 September 2025   |   18:36 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Bisnis waralaba makanan tetap menjadi sektor yang menjanjikan di Indonesia. Dengan model usaha yang terbukti dan kekuatan merek, waralaba kuliner dinilai mampu bertahan sekaligus berkembang, bahkan di tengah persaingan ketat industri makanan cepat saji.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan per Februari 2025, sektor waralaba di Indonesia telah menyerap 97.872 tenaga kerja lokal dengan omzet mencapai Rp143,25 triliun, di mana hampir 47 persen berasal dari waralaba makanan dan minuman (F&B). Angka ini menegaskan besarnya kontribusi sektor kuliner terhadap ekonomi nasional.

Baca Juga: Legalitas Jadi Tantangan UMKM untuk Ekspansi Lewat Waralaba

Optimisme semakin diperkuat oleh kondisi ekonomi makro. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II-2025 mencapai 5,12 persen (year on year), dengan konsumsi masyarakat sebagai pendorong utama. Survei Konsumen Bank Indonesia juga menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2025 berada di level optimis 118,1, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Momentum ini dimanfaatkan oleh sejumlah pewaralaba kuliner, salah satunya Texas Chicken di bawah naungan PT Quick Serve Indonesia. Perusahaan baru saja meresmikan gerai terbaru di Metropolitan Mall, Bekasi, menambah daftar outlet setelah sebelumnya hadir di Deltamas, Cikarang.

Managing Director PT Quick Serve Indonesia Julius Evan Khristianto menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menopang ekspansi. “Kami optimis ekonomi Indonesia tetap positif ke depan, sehingga ekspansi di sejumlah kota bisa terus berjalan,” ujarnya.

Selain Bekasi, Julius menyebut perusahaan juga akan membuka gerai baru di Cirebon, Tangerang, dan Medan. Meski persaingan ayam goreng semakin ketat dengan berbagai merek, variasi rasa, dan harga, pihaknya yakin Texas Chicken memiliki diferensiasi.

“Kami yakin akan produk Texas Chicken yang sudah banyak penggemarnya dari segala usia. Ayam goreng renyah di luar, juicy di dalam, juga dengan potongan ayam yang besar,” tambah Julius.

Marketing Manager Texas Chicken Indonesia, Astrid Andryani, menjelaskan kehadiran gerai baru ini juga menanggapi permintaan konsumen. Melalui akun Instagram resmi, banyak pelanggan meminta Texas Chicken hadir di berbagai kota, mulai dari Banjarmasin, Manado, Palembang, hingga Bali.

Saat ini Texas Chicken sudah hadir di Jakarta, Bekasi, Bandung, Tangerang, Surabaya, dan Medan, dan ekspansi berikutnya akan mempertimbangkan potensi kota-kota lain.

“Lokasi strategis dan demografi menjadi pertimbangan utama kami. Di sisi lain, masukan dari pelanggan juga sangat penting dalam menentukan langkah ekspansi,” jelas Astrid.

Dalam persaingan bisnis kuliner yang kompetitif, Texas Chicken menekankan kualitas bahan baku dan variasi menu. Ayam yang digunakan selalu segar tanpa melalui proses pembekuan, dan setiap ekor dipotong menjadi delapan bagian besar.

Selain menu utama ayam goreng krispi, Texas Chicken menawarkan pilihan lain seperti Ampela Ayam dan Ati Ayam krispi, Nasi Goreng, hingga menu populer seperti Mexicana Wrap dan Honey Butter Biscuit. Strategi inovasi menu ini diharapkan dapat menjaga loyalitas pelanggan sekaligus menarik konsumen baru.

Dengan nilai pasar foodservice Indonesia yang diperkirakan mencapai US$ 62,4 miliar pada 2025 dan berpotensi naik menjadi US$115 miliar pada 2030, sektor F&B memiliki prospek cerah. Namun, diferensiasi produk, konsistensi kualitas, dan strategi pemasaran digital menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing.

Baca Juga: Waralaba Dorong Jumlah Wirausaha Nasional dengan Omzet Tembus Rp143 Triliun

SEBELUMNYA

Hypereport: Jeritan Pencipta Lagu, Nihilnya Royalti Konser hingga Transparansi & Digitalisasi

BERIKUTNYA

Reebok X Clueless: Koleksi Sneakers Retro Bernuansa Fashion 90-an

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga