Kolaborasi Cap Bali X Garuda Indonesia, Saat Fesyen Bertemu di Langit Indonesia
30 August 2025 |
14:00 WIB
Hanggar pesawat Garuda Indonesia diubah menjadi sebuah runway megah pada 15 Agustus 2025 lalu. Di ruang yang biasanya dipenuhi aktivitas teknis penerbangan itu, dunia mode mengambil alih dengan menghadirkan pertemuan unik antara fesyen dan aviasi.
Momen ini menjadi saksi kolaborasi antara Garuda Indonesia dengan Cap Bali, sebuah label fesyen asal Bali dengan menampilkan koleksi busana terbaru di runway, sekaligus juga motif dan desainnya yang diwujudkan dalam livery terbaru Garuda Indonesia termasuk elemen interior kabin, hingga detail seperti headrest dan lavatory.
Baca juga: Mengintip Livery & Desain Interior Pesawat Hasil Kolaborasi Garuda Indonesia x Tahilalats
Sebagai label Bali pertama yang bekerja sama dengan maskapai nasional Garuda Indonesia, Cap Bali menghadirkan koleksi spesial bertema perayaan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kolaborasi ini menggambarkan bagaimana dunia penerbangan dan fesyen dapat berpadu, memperlihatkan potensi kreatif anak bangsa yang menjangkau berbagai ranah, dari industri mode hingga angkasa Indonesia dan menjadi bukti bahwa kreativitas anak bangsa mampu menembus batas ruang dan industri, dari runway hingga langit Indonesia.
Dalam proyek ini, dua seniman muda turut berkontribusi. Erika Richardo menghadirkan ilustrasi People with Culture yang memvisualisasikan keberagaman suku di Indonesia, sekaligus merepresentasikan 16 destinasi favorit Garuda Indonesia.
Sementara itu, Raka Jana merancang motif kain bertajuk Jejak Garuda, yang menyatukan elemen-elemen khas Nusantara mulai dari bunga anggrek, tenun sekomandi, hingga simbol kayonan.
Peluncuran livery terbaru bertajuk The Flying Heritage of Indonesia's Unity oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dihadirkan pada badan pesawat PK-GFU Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800NG.
Koleksi yang ditampilkan di runway mengusung nuansa lembut dan modern, dengan dominasi warna biru langit, putih, dan beige yang serasi dengan citra Garuda Indonesia. Motif-motif tradisional Nusantara diterjemahkan ke dalam bentuk kontemporer, menghasilkan busana ready-to-wear yang fungsional sekaligus simbolik.
Potongan busananya bervariasi, mulai dari gaun flowy, setelan bermotif, hingga kemeja oversized dengan siluet longgar yang memberi kenyamanan. Beberapa desain menampilkan gaya gender-neutral, sementara detail berupa headpiece, layering, dan outer ringan menambahkan sentuhan modern klasik.
Putu Fitri Ertaningsih, Direktur Cap Bali mengatakan, kolaborasi ini adalah bentuk perayaan warisan budaya yang bisa dihadirkan dalam wujud modern, fungsional, dan dapat dikenakan sehari-hari. Lebih jauh, dia menekankan pentingnya rasa bangga saat mengenakan motif Nusantara di panggung global.
“Sejalan dengan semangat Garuda Indonesia, Cap Bali menghadirkan motif-motif warisan Nusantara yang tertuang dalam koleksi ready-to-wear yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional dan nyaman. Kami percaya setiap orang berhak merasa bangga mengenakan motif Indonesia. Dengan dukungan Garuda Indonesia, kami optimistis karya anak bangsa dapat menjangkau dunia yang lebih luas. Dan dengan kolaborasi ini, warisan budaya Indonesia dapat menjangkau dunia yang lebih luas,” harapnya.
Perhelatan ini juga diwarnai kehadiran sejumlah tokoh publik, mulai dari Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil Menteri Perdagangan RI; Cynthia Ganesha, istri Wakil Menteri Kebudayaan yang juga tampil sebagai muse; hingga Laksmi DeNeef Suardana, Putri Indonesia 2022. Aktor Antonio Blanco turut hadir, sementara penyanyi Novia Bachmid dan musisi Alffy Rev memberikan sentuhan performatif pada acara tersebut.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Momen ini menjadi saksi kolaborasi antara Garuda Indonesia dengan Cap Bali, sebuah label fesyen asal Bali dengan menampilkan koleksi busana terbaru di runway, sekaligus juga motif dan desainnya yang diwujudkan dalam livery terbaru Garuda Indonesia termasuk elemen interior kabin, hingga detail seperti headrest dan lavatory.
Baca juga: Mengintip Livery & Desain Interior Pesawat Hasil Kolaborasi Garuda Indonesia x Tahilalats
Sebagai label Bali pertama yang bekerja sama dengan maskapai nasional Garuda Indonesia, Cap Bali menghadirkan koleksi spesial bertema perayaan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kolaborasi ini menggambarkan bagaimana dunia penerbangan dan fesyen dapat berpadu, memperlihatkan potensi kreatif anak bangsa yang menjangkau berbagai ranah, dari industri mode hingga angkasa Indonesia dan menjadi bukti bahwa kreativitas anak bangsa mampu menembus batas ruang dan industri, dari runway hingga langit Indonesia.
Dalam proyek ini, dua seniman muda turut berkontribusi. Erika Richardo menghadirkan ilustrasi People with Culture yang memvisualisasikan keberagaman suku di Indonesia, sekaligus merepresentasikan 16 destinasi favorit Garuda Indonesia.
Sementara itu, Raka Jana merancang motif kain bertajuk Jejak Garuda, yang menyatukan elemen-elemen khas Nusantara mulai dari bunga anggrek, tenun sekomandi, hingga simbol kayonan.
Peluncuran livery terbaru bertajuk The Flying Heritage of Indonesia's Unity oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dihadirkan pada badan pesawat PK-GFU Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800NG.
Koleksi yang ditampilkan di runway mengusung nuansa lembut dan modern, dengan dominasi warna biru langit, putih, dan beige yang serasi dengan citra Garuda Indonesia. Motif-motif tradisional Nusantara diterjemahkan ke dalam bentuk kontemporer, menghasilkan busana ready-to-wear yang fungsional sekaligus simbolik.
Potongan busananya bervariasi, mulai dari gaun flowy, setelan bermotif, hingga kemeja oversized dengan siluet longgar yang memberi kenyamanan. Beberapa desain menampilkan gaya gender-neutral, sementara detail berupa headpiece, layering, dan outer ringan menambahkan sentuhan modern klasik.
Putu Fitri Ertaningsih, Direktur Cap Bali mengatakan, kolaborasi ini adalah bentuk perayaan warisan budaya yang bisa dihadirkan dalam wujud modern, fungsional, dan dapat dikenakan sehari-hari. Lebih jauh, dia menekankan pentingnya rasa bangga saat mengenakan motif Nusantara di panggung global.
“Sejalan dengan semangat Garuda Indonesia, Cap Bali menghadirkan motif-motif warisan Nusantara yang tertuang dalam koleksi ready-to-wear yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional dan nyaman. Kami percaya setiap orang berhak merasa bangga mengenakan motif Indonesia. Dengan dukungan Garuda Indonesia, kami optimistis karya anak bangsa dapat menjangkau dunia yang lebih luas. Dan dengan kolaborasi ini, warisan budaya Indonesia dapat menjangkau dunia yang lebih luas,” harapnya.
Perhelatan ini juga diwarnai kehadiran sejumlah tokoh publik, mulai dari Dyah Roro Esti Widya Putri, Wakil Menteri Perdagangan RI; Cynthia Ganesha, istri Wakil Menteri Kebudayaan yang juga tampil sebagai muse; hingga Laksmi DeNeef Suardana, Putri Indonesia 2022. Aktor Antonio Blanco turut hadir, sementara penyanyi Novia Bachmid dan musisi Alffy Rev memberikan sentuhan performatif pada acara tersebut.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.