Survei YouGov: Gen Z Masih Menonton TV Secara Live di Tengah Dominasi Media Sosial
30 August 2025 |
08:30 WIB
Di era ketika media sosial dan platform video digital seperti YouTube serta layanan streaming makin mendominasi waktu layar anak muda, muncul temuan menarik bahwa Gen Z ternyata masih mempertahankan kebiasaan menonton televisi secara live.
Fenomena ini menunjukkan bahwa televisi belum sepenuhnya kehilangan daya tariknya, meskipun pola konsumsi hiburan generasi muda kerap diasosiasikan dengan digital. Survei YouGov: Media Consumption in Indonesia itu menyoroti bahwa film menjadi jenis konten yang paling banyak ditonton Gen Z di TV live yakni sebesar 60 persen.
Baca juga: 25 Persen Milenial dan Gen Z Rutin Coba Makanan Viral Tiap Bulan
Setelah itu, konten berita menempati posisi kedua dengan 46 persen, diikuti oleh serial TV sebanyak 38 persen olahraga hingga 35 persen. Data ini mengindikasikan bahwa televisi masih memiliki ruang penting sebagai medium hiburan sekaligus sumber informasi, meskipun bersaing ketat dengan platform digital yang lebih interaktif.
“Benar, cukup menarik bahwa Gen Z masih memiliki kebiasaan menonton TV secara live. Dari data kami, konten yang paling disukai Gen Z untuk ditonton di live TV adalah film, diikuti oleh berita, serial TV, dan live sports,” ujar General Manager YouGov Indonesia Edward Hutasoit.
Namun, bila dibandingkan dengan generasi yang lebih tua, terlihat adanya perbedaan pola konsumsi yang cukup signifikan. Minat Gen Z terhadap konten berita di TV live hanya 46%, jauh lebih rendah dibandingkan 62% pada generasi Millennial dan 75% pada Gen X.
Hal yang sama juga terjadi pada kategori live sports yang hanya dipilih oleh 35% Gen Z, sedangkan Gen X mencapai 59%. Angka-angka ini memperlihatkan bahwa walaupun Gen Z tidak sepenuhnya meninggalkan televisi, preferensi mereka terhadap jenis konten tertentu cenderung lebih rendah daripada generasi sebelumnya.
“Ini mengindikasikan bahwa meskipun Gen Z masih menonton TV secara live, mereka tetap menunjukkan ketertarikan pada konten seperti berita dan olahraga, meskipun porsinya lebih rendah dibanding generasi yang lebih tua,” kata Edward.
Di sisi lain, kata Edward, preferensi Gen Z juga lebih menyebar ke berbagai jenis hiburan lainnya seperti serial, stand-up, dan game shows. Fenomena ini sejalan dengan karakteristik Gen Z yang dikenal sebagai generasi dengan pola konsumsi media lebih beragam.
Mereka tidak hanya mengandalkan satu sumber hiburan atau informasi, melainkan memanfaatkan berbagai kanal secara bersamaan, baik televisi, YouTube, maupun platform media sosial. Ini juga menandakan bahwa televisi tidak lagi menjadi pusat tunggal seperti pada era sebelumnya, melainkan bagian dari ekosistem hiburan yang lebih luas.
Oleh karena itu, meskipun televisi sering dianggap kalah saing dengan media digital, hasil survei terbaru YouGov ini memperlihatkan bahwa TV live masih memiliki relevansi, bahkan di kalangan generasi muda yang paling erat dengan internet.
Maka ke depan, tantangannya tentang bagaimana industri televisi mampu beradaptasi dengan pola konsumsi Gen Z yang lebih cair, lintas platform, dan cenderung mengutamakan variasi konten.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Fenomena ini menunjukkan bahwa televisi belum sepenuhnya kehilangan daya tariknya, meskipun pola konsumsi hiburan generasi muda kerap diasosiasikan dengan digital. Survei YouGov: Media Consumption in Indonesia itu menyoroti bahwa film menjadi jenis konten yang paling banyak ditonton Gen Z di TV live yakni sebesar 60 persen.
Baca juga: 25 Persen Milenial dan Gen Z Rutin Coba Makanan Viral Tiap Bulan
Setelah itu, konten berita menempati posisi kedua dengan 46 persen, diikuti oleh serial TV sebanyak 38 persen olahraga hingga 35 persen. Data ini mengindikasikan bahwa televisi masih memiliki ruang penting sebagai medium hiburan sekaligus sumber informasi, meskipun bersaing ketat dengan platform digital yang lebih interaktif.
“Benar, cukup menarik bahwa Gen Z masih memiliki kebiasaan menonton TV secara live. Dari data kami, konten yang paling disukai Gen Z untuk ditonton di live TV adalah film, diikuti oleh berita, serial TV, dan live sports,” ujar General Manager YouGov Indonesia Edward Hutasoit.
Namun, bila dibandingkan dengan generasi yang lebih tua, terlihat adanya perbedaan pola konsumsi yang cukup signifikan. Minat Gen Z terhadap konten berita di TV live hanya 46%, jauh lebih rendah dibandingkan 62% pada generasi Millennial dan 75% pada Gen X.
Hal yang sama juga terjadi pada kategori live sports yang hanya dipilih oleh 35% Gen Z, sedangkan Gen X mencapai 59%. Angka-angka ini memperlihatkan bahwa walaupun Gen Z tidak sepenuhnya meninggalkan televisi, preferensi mereka terhadap jenis konten tertentu cenderung lebih rendah daripada generasi sebelumnya.
“Ini mengindikasikan bahwa meskipun Gen Z masih menonton TV secara live, mereka tetap menunjukkan ketertarikan pada konten seperti berita dan olahraga, meskipun porsinya lebih rendah dibanding generasi yang lebih tua,” kata Edward.
Di sisi lain, kata Edward, preferensi Gen Z juga lebih menyebar ke berbagai jenis hiburan lainnya seperti serial, stand-up, dan game shows. Fenomena ini sejalan dengan karakteristik Gen Z yang dikenal sebagai generasi dengan pola konsumsi media lebih beragam.
Mereka tidak hanya mengandalkan satu sumber hiburan atau informasi, melainkan memanfaatkan berbagai kanal secara bersamaan, baik televisi, YouTube, maupun platform media sosial. Ini juga menandakan bahwa televisi tidak lagi menjadi pusat tunggal seperti pada era sebelumnya, melainkan bagian dari ekosistem hiburan yang lebih luas.
Oleh karena itu, meskipun televisi sering dianggap kalah saing dengan media digital, hasil survei terbaru YouGov ini memperlihatkan bahwa TV live masih memiliki relevansi, bahkan di kalangan generasi muda yang paling erat dengan internet.
Maka ke depan, tantangannya tentang bagaimana industri televisi mampu beradaptasi dengan pola konsumsi Gen Z yang lebih cair, lintas platform, dan cenderung mengutamakan variasi konten.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.