Mengenal Konsep Emotional Maturity yang Dapat Berbeda dengan Usia Sebenarnya
21 August 2025 |
22:05 WIB
Baru-baru ini, aktor Leonardo DiCaprio ramai menjadi perbincangan setelah mengaku masih memiliki masih berusia 35 tahun secara emosional meskipun saat ini sudah berusia 50 tahun dalam wawancaranya dengan Esquire pada beberapa waktu lalu. Dilansir dari Vogue, emotional maturity atau kedewasaan emosional memiliki konsep bahwa jumlah tahun yang dijalani seseorang tidak selalu berhubungan atau sama dengan tahap usia kehidupan mereka.
Menurut Psychology Today, orang dengan emotional maturity atau kematangan emosional mempunyai tiga karakteristik utama, yakni mereka bertanggung jawab penuh atas perasaan, reaksi, dan kehidupan mereka; mampu berempati terhadap diri sendiri dan orang lain secara bersamaan; dan berani bersuara serta mengatakan kebenaran, meskipun sulit.
Baca juga: 6 Kebiasaan Ini Ternyata Menguras Emosi dan Energi Menurut Psikolog
Orang yang emosionalnya sudah matang, biasanya berani untuk mengakui kesalahan mereka ketika hal tersebut berdampak negatif untuk dirinya sendiri dan orang lain.
Berlawanan dengan emotional maturity, orang-orang yang belum dewasa secara emosional cenderung kesulitan mengidentifikasi dan mengelola emosi diri, berperilaku dengan cara memusatkan diri sendiri, kurang bisa berempati, serta tidak memiliki kesadaran diri saat melakukan kesalah yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hubungan yang dijalani dengan orang yang belum dewasa secara emosional, menurut psikolog klinis, Nick Wignall, berkencan dengan seseorang yang belum dewasa secara emosional akan membuat kemungkinan mereka menghindar ketika berhadapan dengan hal-hal terkait kerentanan atau vulnerability, menyendiri ketika merasakan suatu ketidaknyamanan, keadaan seperti itu lama-kelamaan dapat berpengaruh terhadap kelangsungan sebuah hubungan romantis.
Emotional maturity dapat dibangun dengan beberapa cara, menurut Verywellhealth, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa dengan mengembangkan gaya keterikatan yang lebih aman di usia lanjut dapat memungkinkan seseorang untuk bergerak ke arah kematangan secara emosional.
Jika anda memiliki hubungan dengan seseorang yang belum dewasa secara emosional, berikut cara bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.
Pertama, awali percakapan, duduk dan ungkapkan bagaimana perilaku mereka yang tidak dewasa secara emosional mempengaruhi anda. Fokus terhadap pengalaman diri sendiri, bukan perilaku mereka, sehingga mereka tidak merasa bahwa anda sedang menyerang mereka secara secara pribadi.
Kedua, cari bantuan profesional, dengan mendapatkan solusi dari profesional akan membantu hubungan anda dengan orang tersebut untuk terbuka dengan aman tanpa penghakiman. Dengan berbagai saran yang didasarkan oleh teori psikologi yang profesional, melakukan terapis bersama dapat membantu mengatasi masalah yang timbul karena kurangnya emotional maturity.
Selain itu, jika anda sendiri yang merasa belum dewasa secara emosional meskipun sudah mencapai usia yang matang, dapat melakukan praktik-praktik seperti, menerapkan mindfulness, menulis jurnal, dan memiliki batasan untuk diri sendiri yang dapat dilakukan secara pribadi untuk melatih pendewasaan secara emosional.
Baca juga: Jangan Asal, Begini Teknik Berjalan Kaki agar Bermanfaat untuk Kesehatan
Menurut Psychology Today, orang dengan emotional maturity atau kematangan emosional mempunyai tiga karakteristik utama, yakni mereka bertanggung jawab penuh atas perasaan, reaksi, dan kehidupan mereka; mampu berempati terhadap diri sendiri dan orang lain secara bersamaan; dan berani bersuara serta mengatakan kebenaran, meskipun sulit.
Baca juga: 6 Kebiasaan Ini Ternyata Menguras Emosi dan Energi Menurut Psikolog
Orang yang emosionalnya sudah matang, biasanya berani untuk mengakui kesalahan mereka ketika hal tersebut berdampak negatif untuk dirinya sendiri dan orang lain.
Berlawanan dengan emotional maturity, orang-orang yang belum dewasa secara emosional cenderung kesulitan mengidentifikasi dan mengelola emosi diri, berperilaku dengan cara memusatkan diri sendiri, kurang bisa berempati, serta tidak memiliki kesadaran diri saat melakukan kesalah yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hubungan yang dijalani dengan orang yang belum dewasa secara emosional, menurut psikolog klinis, Nick Wignall, berkencan dengan seseorang yang belum dewasa secara emosional akan membuat kemungkinan mereka menghindar ketika berhadapan dengan hal-hal terkait kerentanan atau vulnerability, menyendiri ketika merasakan suatu ketidaknyamanan, keadaan seperti itu lama-kelamaan dapat berpengaruh terhadap kelangsungan sebuah hubungan romantis.
Emotional maturity dapat dibangun dengan beberapa cara, menurut Verywellhealth, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa dengan mengembangkan gaya keterikatan yang lebih aman di usia lanjut dapat memungkinkan seseorang untuk bergerak ke arah kematangan secara emosional.
Jika anda memiliki hubungan dengan seseorang yang belum dewasa secara emosional, berikut cara bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.
Pertama, awali percakapan, duduk dan ungkapkan bagaimana perilaku mereka yang tidak dewasa secara emosional mempengaruhi anda. Fokus terhadap pengalaman diri sendiri, bukan perilaku mereka, sehingga mereka tidak merasa bahwa anda sedang menyerang mereka secara secara pribadi.
Kedua, cari bantuan profesional, dengan mendapatkan solusi dari profesional akan membantu hubungan anda dengan orang tersebut untuk terbuka dengan aman tanpa penghakiman. Dengan berbagai saran yang didasarkan oleh teori psikologi yang profesional, melakukan terapis bersama dapat membantu mengatasi masalah yang timbul karena kurangnya emotional maturity.
Selain itu, jika anda sendiri yang merasa belum dewasa secara emosional meskipun sudah mencapai usia yang matang, dapat melakukan praktik-praktik seperti, menerapkan mindfulness, menulis jurnal, dan memiliki batasan untuk diri sendiri yang dapat dilakukan secara pribadi untuk melatih pendewasaan secara emosional.
Baca juga: Jangan Asal, Begini Teknik Berjalan Kaki agar Bermanfaat untuk Kesehatan
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.