Ilustrasi ibu dan anak (Sumber gambar: Hillshire Farm/Unsplash)

5 Cara Membangun Mental Anak agar Miliki Kecerdasan Emosional yang Baik

27 December 2022   |   18:03 WIB

Like
Setiap orang tua tentu ingin memiliki anak yang cerdas. Tidak hanya kecerdasan pikiran, faktor yang tak kalah penting harus diperhatikan orang tua adalah memastikan anak memiliki mental yang baik. Orang tua memiliki peran yang besar dalam mendorong anak memiliki mental yang sehat sejak kecil hingga menginjak dewasa.

Psikolog Anak, Samantha Elsener menjawab rumor publik mengenai kesehatan mental generasi terkini yang dinilai lebih lemah dan rentan. Menurutnya, memang bener jika Generasi Z memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap stres dan kecemasan. Semua itu tak lepas dari faktor media sosial yang hadir dalam tumbuh kembang generasi Z sejak lahir.

Sisi kesempurnaan yang acap kali ditonjolkan di jagat maya membuat generasi masa kini lebih tertekan dan memiliki ekspekstasi yang cenderung tinggi terhadap diri sendiri. Hal ini turut menimbulkan kesenjangan antara realitas asli dan maya yang mendorong lahirnya banyak emosi negatif.

Baca jugaPerhatikan 6 Tips untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

Untuk itu, orang tua memiliki peran yang besar untuk mendorong bagaimana anak melihat dunia dan seisinya sejak kecil. Mental yang terdidik sejak dini akan membantu anak memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik seiring pertumbuhannya.

Samantha berbagi kiat agar orang tua bisa memberi peran menbangun anak dengan mental sehat, sebagai berikut:
 

Ilustrasi ibu dan anak (Sumber gambar: Xavier Moutoun/Unsplash)

Ilustrasi ibu dan anak (Sumber gambar: Xavier Moutoun/Unsplash)


1. Validasi emosi anak

Tidak sedikit orang tua yang kebingungan menghadapi anak yang rewel. Padahal kerewelan tersebut muncul karena anak tidak mampu mencerna emosi yang sedang dirasakannya.

Bimbinglah anak mengenali emosinya, kemudian validasi emosi yang dirasakan sang anak tersebut. “Ajarkan dan bantu anak untuk mengenali dan menerima emosinya, dengarkan lalu validasi,” kata Samantha.


2. Ajarkan sikap empati

Bangun rasa empati anak dengan melakukan ragam aktivitas yang sosial yang melibatkan sesame. Empati akan mendorong anak memiliki mental yang lebih sehat sehingga kecerdasan emosionalnya terbangun lebih baik seiring beranjak dewasa. Orang tua bisa mulai mengajarkannya dengan menjadi contoh dalam aktivitas sehari-hari bagi sang anak.


3. Bangun kepercayaan dengan anak

Seorang anak kerap kali diajarkan dengan sikap yang keras. Sebenarnya, kunci pola didik terletak pada kepercayaan. Membangun dan menciptakan hubungan yang sehat dengan anak akan membangun rasa kepercayaan secara otomatis.

Anak akan lebih menghargai orang tuanya dan berpikir ulang jika ingin berbohong. Hal itu dilatarbelakangi rasa hormat anak terhadap orang tuanya. Untuk itu, membangun rasa kepercayaan dengan anak menjadi hal penting.


4. Manajemen stres

Salah satu hal yang acap kali mendorong mental yang tidak sehat adalah stres. Stres berlebihan dan cenderung ke arah negatif akan membuat anak merasa sulit untuk keluar dari rasa stressnya. Untuk itu, Samantha menyarankan untuk segera mengajarkan manajemen stress pada anak sedini mungkin. Manajemen stres ini bisa dimulai saat anak-anak menyentuh bangku sekolah.


5. Mulai dari mental orang tua

Dunia psikologi mempercayai jika orang tua dengan mental sehat berperan baik untuk membangun mental anaknya lebih sehat. Selain itu, kesehatan mental orang tua juga bisa membantu pola didik kecerdasan emosional yang lebih mudah kepada anaknya. “Mulailah dari orang tua, orang tua yang sehat mental akan lebih mudah mendidik anak yang juga sehat mental,” ungkap Samantha.

Baca jugaBunda, Yuk Kenali & Pahami Fase Perkembangan Emosi Anak

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

Liburan ke Solo? Jangan Lupa Kunjungi Berbagai Destinasi Wisata Menarik Ini

BERIKUTNYA

Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini 4 Langkah agar Tetap Aman

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: