Ilustrasi Japanese Walking (Sumber Foto: Freepik)

Tren Japanese Walking Viral di TikTok, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?

19 August 2025   |   13:51 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Media sosial TikTok mempopulerkan tren kebugaran terbaru, yakni Japanese Walking yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Metode berjalan ini disebut-sebut mampu meningkatkan kesehatan kardiovaskular, kekuatan otot, dan membantu manajemen berat badan, tanpa memerlukan alat khusus.

Mengutip Verrywell Health, Japanese Walking, atau yang dikenal juga dengan Interval Walking Training (IWT), adalah metode latihan berjalan yang dikembangkan oleh peneliti Jepang untuk meningkatkan kesehatan kardiometabolik. 

Baca juga: Jangan Asal, Begini Teknik Berjalan Kaki agar Bermanfaat untuk Kesehatan

Metode Japanese Walking dilakukan dengan cara bergantian antara berjalan cepat dan berjalan lambat dalam interval tertentu. Setiap sesi dimulai dengan berjalan cepat selama tiga menit dengan intensitas sekitar 70 persen dari kapasitas aerobik maksimal. Ini memungkinkan tubuh bekerja cukup keras untuk meningkatkan detak jantung dan membakar kalori. 

Setelah itu, dilanjutkan dengan berjalan lambat selama tiga menit, sekitar 40 persen dari kapasitas maksimal untuk memberi waktu pemulihan bagi tubuh sebelum memasuki interval cepat berikutnya. 

Siklus cepat-lambat ini diulang hingga total durasi latihan mencapai 30 menit. Dengan begitu, tubuh akan mendapatkan manfaat latihan interval yang menantang namun tetap aman karena ada jeda pemulihan di setiap pergantian intensitas.

Japanese Walking memiliki berbagai manfaat kesehatan yang signifikan. Latihan ini terbukti dapat meningkatkan kapasitas aerobik sehingga tubuh menjadi lebih efisien dalam menggunakan oksigen selama aktivitas fisik. 

Metode ini efektif menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah, serta mendukung kesehatan jantung dan metabolisme. Selain itu, juga mampu memperkuat otot paha dan menjaga keseimbangan secara keseluruhan. 

Manfaat lainnya, membantu dalam manajemen berat badan serta penurunan lemak tubuh sehingga cocok bagi mereka yang ingin tetap bugar. Metode ini juga dinilai pas bagi individu yang rentan cedera atau mereka yang baru memulai rutinitas olahraga.

Tren Japanese Walking cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran. Karena intensitasnya yang rendah hingga sedang, latihan ini ideal bagi mereka yang ingin meningkatkan kebugaran tanpa khawatir mengalami cedera. Simak cara melakukan Japanese Walking
  • Pemanasan (5–10 menit): Mulailah dengan berjalan santai untuk mempersiapkan tubuh.
  • Interval Berjalan Cepat (3 menit): Berjalan dengan kecepatan tinggi, sekitar 70 persen dari kapasitas aerobik maksimalmu.
  • Pemulihan Berjalan Lambat (3 menit): Berjalan dengan kecepatan lambat untuk pemulihan.
  • Ulangi Langkah 2 dan 3: Lakukan siklus ini sebanyak 5 kali, total 30 menit.
  • Pendinginan (5–10 menit): Akhiri dengan berjalan santai atau peregangan untuk menurunkan detak jantung secara perlahan.


Awal Mula Ditemukannya Japanese Walking

 
@coacheugeneteo

Walking 10,000 steps... But better I know I can’t be the only one who looks at my step count at the end of the day and feel like a failure. Some days, I get around 2,000 steps. I still aim for at least 8,000 a day - but sometimes, life just gets in the way. But even if it's only an extra ~3000 steps, this simple 30 minute protocol on my walking pad can make a huge difference.

♬ original sound - Eugene Teo

Metode Japanese Walking, atau dikenal juga sebagai Interval Walking Training (IWT), pertama kali dikembangkan pada tahun 2007 oleh Profesor Hiroshi Nose dan Dr. Shizue Masuki dari Universitas Shinshu di Jepang.

Dalam studi tersebut, peserta diminta untuk melakukan latihan berjalan dengan interval, yakni tiga menit berjalan cepat diikuti dengan tiga menit berjalan lambat, diulang selama 30 menit, lalu dilakukan setidaknya empat kali seminggu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat meningkatkan kapasitas aerobik, menurunkan tekanan darah, memperkuat otot paha, dan meningkatkan mobilitas secara signifikan dibandingkan dengan berjalan santai secara kontinu.

Seiring berjalannya waktu, metode ini dikenal luas dengan sebutan Japanese Walking dan mulai mendapatkan perhatian global. Popularitasnya semakin meningkat setelah video dari pelatih kebugaran asal Australia, Eugene Teo, yang menjelaskan metode ini, viral di TikTok dengan lebih dari 10 juta penonton.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
 

SEBELUMNYA

5 Fakta Menarik Film Freakier Friday, Reuni Jamie Lee Curtis dan Lindsay Lohan Setelah 20 Tahun

BERIKUTNYA

Hypereport: 80 Tahun Merdeka & Pekerjaan Rumah Sektor Ketenagakerjaan yang Harus Diselesaikan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga