Ikut Elon Musk, Sam Altman Bakal Tanam Chip ke Otak Manusia
18 August 2025 |
08:41 WIB
CEO Open AI Sam Altman sedang mengembangkan proyek baru untuk menanamkan chip ke otak manusia. Siap bersaing dengan Neuralink milik Elon Musk, pembuat Chat GPT itu disebut sedang menggalang dana untuk mendirikan perusahaan rintisan bernama Merge Labs.
Modal besar kemungkinan berasal dari tim ventura Open AI, dengan total nilai investasi sekitar US$850 juta untuk mendirikan perusahaan pembuat teknologi Brain Computer Interface (BCI) ini. Menurut laporan Financial Times, Merge Labs juga bekerja sama dengan Alex Blania, yang menjalankan Tools for Humanity (sebelumnya World), proyek ID digital pemindai mata Altman.
Mengutip Digital Health News, tidak seperti BCI tradisional yang hanya berfokus pada rehabilitasi medis, Merge Labs didorong oleh visi yang lebih luas, yaitu menciptakan implan saraf yang memungkinkan interaksi mulus antara kognisi manusia dan kecerdasan buatan. Merge Labs bekerja di persimpangan antara ilmu saraf dan AI, mengembangkan implan otak yang kurang invasif dan dirancang untuk menambah, bukan sekadar memulihkan kemampuan manusia.
Misi perusahaan tersebut mencerminkan ketertarikan Altman sejak lama terhadap “merge”, sebuah konsep di mana manusia berevolusi melalui integrasi dengan mesin. Ya, Altman sempat menulis di blognya pada 2017 tentang konsep penggabungan ini.
Baca juga: Pasien Implan Cip Pertama Neuralink Bisa Main Game Pakai Pikiran
Merujuk pada istilah The Singularity, yang dicetuskan futuris Ray Kurzweil, Altman yakin integrasi manusia dan mesin ini sudah dimulai dan sudah dijalankan manusia selama beberapa tahun terakhir. “Ponsel kita mengendalikan kita dan memberi tahu kita apa yang harus dilakukan kapan saja; media sosial menentukan perasaan kita; mesin pencari menentukan apa yang kita pikirkan,” tulisnya di blog kala itu.
Pada sebuah postingan blog berjudul The Gentle Singularity, Juni lalu, Altman kembali merenungkan tentang pengembangan antarmuka otak-komputer (BCI) dengan bandwidth tinggi.
Open AI dan para pesaing, katanya, ingin membangun “otak” untuk dunia yang akan sangat personal dan mudah digunakan oleh semua orang. Yakni memasukkan implan chip berteknologi tinggi ke dalam otak manusia.
Elon Musk, rival berat Altman, juga berkecimpung di kedua bidang tersebut dengan implan Neuralink dan perusahaan AI miliknya, xAI, pembuat chatbot Grok. Musk mendirikan Neuralink pada 2016 dan perusahaan tersebut telah membuat kemajuan yang signifikan.
Pada bulan lalu, Neuralink mendapatkan pendanaan baru sebesar US$650 juta, sehingga valuasinya menjadi sekitar US$9 miliar. Setelah bertahun-tahun pengembangan, perusahaan ini memulai uji coba pada manusia tahun lalu dan mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.
Neuralink melakukan uji coba dengan penderita kelumpuhan parah. Proyek ini bertujuan untuk memungkinkan pasien mengendalikan perangkat dengan pikiran mereka.
Baca juga: Peneliti China Kembangkan Chip Pengisi Daya Nirkabel, Ditanam di Bawah Kulit
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Modal besar kemungkinan berasal dari tim ventura Open AI, dengan total nilai investasi sekitar US$850 juta untuk mendirikan perusahaan pembuat teknologi Brain Computer Interface (BCI) ini. Menurut laporan Financial Times, Merge Labs juga bekerja sama dengan Alex Blania, yang menjalankan Tools for Humanity (sebelumnya World), proyek ID digital pemindai mata Altman.
Mengutip Digital Health News, tidak seperti BCI tradisional yang hanya berfokus pada rehabilitasi medis, Merge Labs didorong oleh visi yang lebih luas, yaitu menciptakan implan saraf yang memungkinkan interaksi mulus antara kognisi manusia dan kecerdasan buatan. Merge Labs bekerja di persimpangan antara ilmu saraf dan AI, mengembangkan implan otak yang kurang invasif dan dirancang untuk menambah, bukan sekadar memulihkan kemampuan manusia.
Misi perusahaan tersebut mencerminkan ketertarikan Altman sejak lama terhadap “merge”, sebuah konsep di mana manusia berevolusi melalui integrasi dengan mesin. Ya, Altman sempat menulis di blognya pada 2017 tentang konsep penggabungan ini.
Baca juga: Pasien Implan Cip Pertama Neuralink Bisa Main Game Pakai Pikiran
Merujuk pada istilah The Singularity, yang dicetuskan futuris Ray Kurzweil, Altman yakin integrasi manusia dan mesin ini sudah dimulai dan sudah dijalankan manusia selama beberapa tahun terakhir. “Ponsel kita mengendalikan kita dan memberi tahu kita apa yang harus dilakukan kapan saja; media sosial menentukan perasaan kita; mesin pencari menentukan apa yang kita pikirkan,” tulisnya di blog kala itu.
Pada sebuah postingan blog berjudul The Gentle Singularity, Juni lalu, Altman kembali merenungkan tentang pengembangan antarmuka otak-komputer (BCI) dengan bandwidth tinggi.
Open AI dan para pesaing, katanya, ingin membangun “otak” untuk dunia yang akan sangat personal dan mudah digunakan oleh semua orang. Yakni memasukkan implan chip berteknologi tinggi ke dalam otak manusia.
Persaingan Implan Chip Dimulai
Perusahaan lain diketahui sudah bereksperimen untuk memasukkan implan chip ke otak manusia, seperti yang dilaporkan PCMag. Adapun yang paling terdepan yakni Synchron yang berbasis di New York City. Perusahaan ini memberikan data dari pasien uji klinis ke Nvidia untuk melihat apakah mereka cukup kuat untuk menskalakan model bahasa besar (LLM) yang berfokus pada otak.Elon Musk, rival berat Altman, juga berkecimpung di kedua bidang tersebut dengan implan Neuralink dan perusahaan AI miliknya, xAI, pembuat chatbot Grok. Musk mendirikan Neuralink pada 2016 dan perusahaan tersebut telah membuat kemajuan yang signifikan.
Pada bulan lalu, Neuralink mendapatkan pendanaan baru sebesar US$650 juta, sehingga valuasinya menjadi sekitar US$9 miliar. Setelah bertahun-tahun pengembangan, perusahaan ini memulai uji coba pada manusia tahun lalu dan mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.
Neuralink melakukan uji coba dengan penderita kelumpuhan parah. Proyek ini bertujuan untuk memungkinkan pasien mengendalikan perangkat dengan pikiran mereka.
Baca juga: Peneliti China Kembangkan Chip Pengisi Daya Nirkabel, Ditanam di Bawah Kulit
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.