Makan buah (Sumber gambar: Freepik)

5 Mitos Soal Waktu Terbaik Makan Buah, Mana yang Benar?

16 August 2025   |   18:00 WIB
Image
Tiffany Syabillah Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Banyak informasi soal gizi yang beredar di internet ternyata tidak sepenuhnya akurat alias hanya sekadar mitos. Salah satu topik yang sering memancing perdebatan di jagat maya adalah tentang kapan sebenarnya waktu terbaik untuk makan atau mengonsumsi buah.

Ada yang percaya buah sebaiknya dimakan saat perut kosong, ada pula yang memberi batasan jam tertentu. Tentunya, tidak semua klaim tersebut punya dasar ilmiah. Menurut Healthline, berikut lima mitos populer soal waktu makan buah beserta faktanya. 

Baca juga: 7 Buah yang Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak 
 

Mitos 1: Buah harus dimakan saat perut kosong

Mitos ini menyebut makan buah bersama makanan lain akan membuat pencernaan melambat, bahkan memicu fermentasi atau pembusukan di perut. Ada juga yang mengaitkannya dengan perut kembung atau tidak nyaman.

Faktanya, serat dalam buah memang bisa sedikit memperlambat pengosongan lambung, tapi tidak sampai membuat makanan “menginap” di dalam perut.

Penelitian pada 2014 menemukan bahwa pectin, jenis serat pada buah memperlambat pengosongan lambung dari 70 menit menjadi sekitar 82 menit, perbedaan yang tidak berbahaya. Jadi tidak ada bukti bahwa makan buah di perut kosong memberi manfaat khusus atau mencegah kembung. 
 

Mitos 2: Makan buah sebelum atau sesudah makan mengurangi kandungan gizinya

Sebagian orang percaya buah harus dimakan terpisah dari makanan lain agar nutrisinya terserap sempurna. Nyatanya, sistem pencernaan manusia punya kemampuan luar biasa menyerap nutrisi, baik buah dimakan sendiri maupun bersama makanan lain.

Usus halus yang panjangnya sekitar 6 meter dan luas permukaan lebih dari 30 meter persegi mampu memaksimalkan penyerapan gizi tanpa kebingungan dan menimbulkan masalah. 

Mitos 3: Penderita diabetes harus makan buah 1–2 jam sebelum atau sesudah makan

Alasan yang sering disebut adalah agar pencernaan lebih lancar. Akan tetapi, tidak ada bukti ilmiah bahwa makan buah terpisah meningkatkan pencernaan pada penderita diabetes. Justru, hanya makan buah tanpa berbarengan dengan makanan lain bisa membuat gula darah naik lebih cepat. 

Bagi penderita diabetes, lebih baik memadukan buah dengan makanan yang mengandung protein, serat, atau lemak agar penyerapan gula berlangsung lebih lambat. Pilih buah dengan indeks glikemik rendah untuk menjaga kestabilan gula darah.

Mitos 4: Waktu terbaik makan buah adalah pagi hari 

Beberapa sumber mengeklaim makan buah pada pagi hari dapat “membangunkan” sistem pencernaan. Faktanya, sistem pencernaan selalu siap bekerja kapan pun seseorang makan. Makan buah pagi hari memang bisa memberi energi, tetapi tidak ada keunggulan khusus dibanding waktu lain.

Mitos 5: Tidak boleh makan buah setelah pukul 14.00 

Mitos ini diduga berasal dari diet tertentu yang melarang konsumsi buah pada sore hari karena dianggap memicu kenaikan gula darah menjelang tidur. Akan tetapi, tidak ada bukti bahwa gula darah naik lebih tinggi pada sore hari dibanding waktu lain. Setiap makanan yang mengandung karbohidrat akan meningkatkan gula darah, terlepas dari jam konsumsinya. 
 

Waktu Terbaik Makan Buah

Secara umum, buah bisa dinikmati kapan saja sepanjang hari. Akan tetapi, bagi penderita diabetes tipe 2 atau diabetes gestasional, memadukan buah dengan sumber protein, lemak, atau serat bisa membantu mencegah lonjakan gula darah.

Pada diabetes gestasional, beberapa penelitian menyarankan membagi porsi buah menjadi lebih kecil dan dikonsumsi di beberapa waktu berbeda, terutama jika kadar gula darah lebih sulit dikendalikan pada pagi hari. 

Tidak ada aturan waktu untuk makan buah. Hal yang lebih penting adalah konsumsi secara rutin, padu padankan dengan pola makan seimbang, dan sesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. 

Baca juga: 5 Tip Membuat Salad Buah dan Sayur yang Sehat & Kaya Nutrisi 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Ari Lasso Kritik WAMI soal Pengelolaan Royalti

BERIKUTNYA

Cek Deretan Fitur Baru WhatsApp untuk Para Pelaku Usaha 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga