Taylor Swift Umumkan Album ke-12 berjudul The Life of a Showgirl
12 August 2025 |
19:08 WIB
Taylor Swift mengumumkan akan merilis album baru berjudul The Life of a Showgirl. Pengumuman yang mengejutkan itu disampaikan Taylor Swift saat menjadi bintang tamu di podcast pesepak bola Travis Kelce, New Heights Show, yang juga dipandu oleh Jason Kelce.
Dalam video yang diunggah di akun podcast tersebut, Taylor Swift hendak menunjukkan sesuatu kepada Travis dan Jason, yang ada di dalam sebuah koper kecil berwarna mint green. Swift pun langsung menunjukkan sekaligus mengumumkan bahwa dia akan merilis album baru, meskipun album fisiknya masih dirahasikan dengan cara diblur.
"Saya mau menunjukkan sesuatu kepada kalian. Ini adalah album terbaru saya, The Life of a Showgirl," katanya yang langsung disambut teriakan histeris dari Jason.
Dalam video yang diunggah di akun podcast tersebut, Taylor Swift hendak menunjukkan sesuatu kepada Travis dan Jason, yang ada di dalam sebuah koper kecil berwarna mint green. Swift pun langsung menunjukkan sekaligus mengumumkan bahwa dia akan merilis album baru, meskipun album fisiknya masih dirahasikan dengan cara diblur.
"Saya mau menunjukkan sesuatu kepada kalian. Ini adalah album terbaru saya, The Life of a Showgirl," katanya yang langsung disambut teriakan histeris dari Jason.
Menariknya, video itu diunggah tepat pada Selasa (12/8/2025) pukul 12.12 waktu Amerika Serikat, merujuk pada The Life of a Showgirl yang merupakan album ke-12 Swift. Seraya pengumuman itu, prapemesanan (preorder) album itu pun dibuka di situs resmi Taylor Swift.
Ada tiga jenis album fisik yang dijual, mulai dari CD seharga US$22,99, kaset seharga US$34,99, serta vinyl atau piringan hitam seharga US$59,99. Adapun, penggemar bisa memesannya dari sejumlah negara seperti Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Inggris dan Amerika Serikat.
Pada hari yang sama dengan pengumuman tersebut, billboard Spotify bermunculan di Kota New York dan Nashville, dan membagikan daftar putar berjudul "And, baby, that's show business for you".
Papan iklan itu menampilkan gambar sampul inisial Swift berwarna oranye dengan latar belakang hijau muda, dan berisi lagu-lagu dari katalognya yang diproduksi oleh Max Martin dan Shellback. Hal ini disinyalir menunjukkan bahwa duo tersebut memproduksi The Life of a Showgirl. Meski demikian, belum diketahui pasti kapan Taylor Swift akan merilis album barunya itu.
Mysterious Spotify billboards popped up in NYC and Nashville leading to a new playlist by Taylor Swift. pic.twitter.com/A8qo91Txi6
— Pop Crave (@PopCrave) August 12, 2025
Taylor Swift's new Spotify playlist features 22 songs, all of which have been produced by Max Martin and Shellback.
— Pop Crave (@PopCrave) August 12, 2025
Her upcoming album ‘The Life of a Showgirl’ is rumored to be produced by the duo. pic.twitter.com/dScQhyUBbZ
Taylor Swift diketahui terakhir kali merilis album yakni The Tortured Poets Department (TTPD) pada 19 April 2024. Album tersebut melahirkan sejumlah hit diantaranya "Fortnight" yang berduet dengan Post Malone, "The Tortured Poets Department", dan "I Can Do It with a Broken Heart".
Selang dua jam perilisan album TTPD, Swift merilis bagian kedua dari album tersebut yang diberi subjudul Anthology. Album TTPD pun berhasil memecahkan sejumlah rekor komersial, di antaranya rekor streaming tertinggi di Spotify dalam satu hari, mengalahkan capaian yang sebelumnya dipegang oleh album Midnights (2022), serta pre-order album terbanyak dalam sejarah di jaringan retail Target.
Album The Life of a Showgirl juga hadir setelah Swift membuat tonggak penting dalam perjalanan kariernya. Pada akhir Mei 2025, Swift telah resmi mendapatkan kembali hak atas master enam albumya yang sempat dijual oleh label Big Machine Records pada 2019.
Dalam sebuah surat yang diunggah di situs pribadinya, Swift menyampaikan bahwa dia telah membeli master enam albumnya dari Shamrock Capital, yang membeli diskografi itu dari Scooter Braun. Keenam albumnya yakni Taylor Swift (2006), Fearless (2008), Speak Now (2010), Red (2012), 1989 (2014) dan Reputation (2017).
Penyanyi berusia 39 tahun itu mengatakan bahwa dia telah kembali memiliki hak atas master albumnya, termasuk video, film konser, sampul album dan fotografi, termasuk lagu-lagu yang belum dirilis tetapi sudah dijual ke Shamrock Capital. Dia pun berterima kasih kepada Shamrock Capital yang telah membantunya untuk mendapatkan kembali hak master album-albumnya.
"Ini adalah mimpi terbesarku yang menjadi kenyataan, dan aku sebenarnya cukup tertutup tentang hal itu. Aku ingin sekali punya kesempatan untuk bekerja cukup keras agar suatu hari nanti dapat membeli musikku secara langsung tanpa ikatan apa pun, tanpa kemitraan, dengan otonomi penuh," tulisnya.
Dalam suratnya, Swift juga mengungkap bahwa kerja samanya dengan Shamrock Capital untuk membeli kembali master-master album tersebut berlangsung secara jujur, adil, dan penuh rasa hormat. Pelantun lagu "Shake It Off" itu merasa Shamrock tidak melihat hal ini sekadar kesepakatan bisnis, melainkan upaya mewujudkan kenangan, kerja keras, dan impiannya selama puluhan tahun.
"Saya akan selalu berterima kasih kepada semua orang di Shamrock Capital karena menjadi orang pertama yang menawarkan ini kepada saya. Semua musik yang pernah saya buat kini menjadi milik saya," tulisnya.
Baca Juga: Geser Taylor Swift, Simak Profil Miliarder Termuda Lucy Guo dengan Harta US$1,3 Miliar
Baca Juga: Geser Taylor Swift, Simak Profil Miliarder Termuda Lucy Guo dengan Harta US$1,3 Miliar
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.