PUMA Rilis Velocity Nitro 4, Sepatu Fleksibel untuk Ragam Tipe Pelari
12 August 2025 |
20:01 WIB
Bagi pelari, kebutuhan akan latihan bisa berbeda-beda tergantung tujuan dan intensitasnya. Mulai dari jogging santai setiap hari hingga persiapan lomba jarak jauh, faktor seperti bantalan, bobot, daya cengkeram, dan sirkulasi udara menjadi pertimbangan penting agar pelari dapat berlari dengan nyaman dan aman di berbagai kondisi lintasan.
Atas dasar itulah, PUMA Indonesia merilis Velocity Nitro 4, sepatu lari yang ringkas menggabungkan beberapa pembaruan teknologi untuk mendukung performa di berbagai jenis latihan. Produk ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pelari dengan tingkat pengalaman beragam mulai dari yang berlari santai setiap hari hingga atlet yang berlatih intensif.
Baca juga: Mengenal Teknologi Sepatu Lari yang Bikin Enteng & Tambah Performa
Salah satu fitur utama Velocity Nitro 4 adalah penggunaan Full-Length NITROFOAM Midsole generasi terbaru. Bahan ini diklaim mampu memberikan pengembalian energi sebesar 85%, bobot lebih ringan sekitar 13%, dan bantalan 20% lebih empuk dibandingkan busa EVA pada umumnya.
Di bagian luar, PUMAGRIP Outsole berbahan karet dirancang untuk memberikan traksi tinggi di berbagai permukaan, sekaligus tahan lama dan tidak licin. Fitur ini cocok untuk digunakan pada lintasan perkotaan maupun jalur lari jarak menengah.
Bagian atasnya menggunakan Engineered Mesh Upper yang memiliki sirkulasi udara baik dan elastisitas yang diperkuat dengan PWRTAPE untuk menambah kestabilan tanpa mengurangi rasa nyaman.
Model teranyar yang dibawa PUMA ini menghadirkan sepatu lari yang berorientasi pada performa sekaligus mempertimbangkan kenyamanan dan daya tahan.
Menurut Team Head Marketing PUMA Indonesia Rachmat B. Trilaksono, Velocity Nitro 4 memang hadir sebagai bentuk inovasi yang dapat digunakan di banyak skenario lari. Desainnya dibuat agar pelari bisa mendapatkan langkah yang stabil, responsif, dan efisien.
Sepatu ini memiliki bobot sekitar 250 gram dan stack height 36mm/26mm, sehingga cocok digunakan pada jarak 5K hingga half marathon. Model ini juga dirancang mendukung berbagai jenis latihan seperti easy run, tempo run, hingga strength training.
Salah satu pelari professional Reza Aulia Pradipta yang baru mengikuti Boston Marathon dengan waktu 2:37:09 menuturkan bahwa Velocity Nitro 4 terasa ringan dan memiliki bantalan yang nyaman.
Dia menggunakannya dalam latihan dengan jarak mingguan 80-120 kilometer di jalan raya. Baginya, midsole NITROFOAM membuat langkah lebih mudah, pengembalian energi juga bisa tinggi, serta membantu kaki tetap bertenaga lebih lama. Menurutnya, sepatu ini cocok untuk penggunaan harian meski tanpa carbon plate.
Pelatih sekaligus perwakilan teknis PUMA Arrazzaq menggambarkan Velocity Nitro 4 sebagai sepatu serbaguna dengan transisi mulus dari lari santai ke sesi kecepatan. Menurutnya, outsole PUMAGRIP memberi rasa aman di berbagai kondisi, sementara tingkat kenyamanannya mendukung fokus pelari pada strategi lari.
Dia menilai kombinasi fitur tersebut membuat sepatu ini dapat digunakan secara konsisten dalam berbagai jenis latihan tanpa mengorbankan kenyamanan, sehingga menjadi pilihan fleksibel bagi pelari dengan kebutuhan beragam.
Baca juga: Cara Memilih Sepatu Olahraga untuk Penderita Plantar Fasciitis
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Atas dasar itulah, PUMA Indonesia merilis Velocity Nitro 4, sepatu lari yang ringkas menggabungkan beberapa pembaruan teknologi untuk mendukung performa di berbagai jenis latihan. Produk ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pelari dengan tingkat pengalaman beragam mulai dari yang berlari santai setiap hari hingga atlet yang berlatih intensif.
Baca juga: Mengenal Teknologi Sepatu Lari yang Bikin Enteng & Tambah Performa
Salah satu fitur utama Velocity Nitro 4 adalah penggunaan Full-Length NITROFOAM Midsole generasi terbaru. Bahan ini diklaim mampu memberikan pengembalian energi sebesar 85%, bobot lebih ringan sekitar 13%, dan bantalan 20% lebih empuk dibandingkan busa EVA pada umumnya.
Di bagian luar, PUMAGRIP Outsole berbahan karet dirancang untuk memberikan traksi tinggi di berbagai permukaan, sekaligus tahan lama dan tidak licin. Fitur ini cocok untuk digunakan pada lintasan perkotaan maupun jalur lari jarak menengah.
Bagian atasnya menggunakan Engineered Mesh Upper yang memiliki sirkulasi udara baik dan elastisitas yang diperkuat dengan PWRTAPE untuk menambah kestabilan tanpa mengurangi rasa nyaman.

PUMA Velocity Nitro 4 (Sumber gambar: Dok. PUMA)
Menurut Team Head Marketing PUMA Indonesia Rachmat B. Trilaksono, Velocity Nitro 4 memang hadir sebagai bentuk inovasi yang dapat digunakan di banyak skenario lari. Desainnya dibuat agar pelari bisa mendapatkan langkah yang stabil, responsif, dan efisien.
Sepatu ini memiliki bobot sekitar 250 gram dan stack height 36mm/26mm, sehingga cocok digunakan pada jarak 5K hingga half marathon. Model ini juga dirancang mendukung berbagai jenis latihan seperti easy run, tempo run, hingga strength training.
Salah satu pelari professional Reza Aulia Pradipta yang baru mengikuti Boston Marathon dengan waktu 2:37:09 menuturkan bahwa Velocity Nitro 4 terasa ringan dan memiliki bantalan yang nyaman.
Dia menggunakannya dalam latihan dengan jarak mingguan 80-120 kilometer di jalan raya. Baginya, midsole NITROFOAM membuat langkah lebih mudah, pengembalian energi juga bisa tinggi, serta membantu kaki tetap bertenaga lebih lama. Menurutnya, sepatu ini cocok untuk penggunaan harian meski tanpa carbon plate.
Pelatih sekaligus perwakilan teknis PUMA Arrazzaq menggambarkan Velocity Nitro 4 sebagai sepatu serbaguna dengan transisi mulus dari lari santai ke sesi kecepatan. Menurutnya, outsole PUMAGRIP memberi rasa aman di berbagai kondisi, sementara tingkat kenyamanannya mendukung fokus pelari pada strategi lari.
Dia menilai kombinasi fitur tersebut membuat sepatu ini dapat digunakan secara konsisten dalam berbagai jenis latihan tanpa mengorbankan kenyamanan, sehingga menjadi pilihan fleksibel bagi pelari dengan kebutuhan beragam.
Baca juga: Cara Memilih Sepatu Olahraga untuk Penderita Plantar Fasciitis
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.