Tampil Mendominasi, Tim Perahu Naga Indonesia Boyong Lima Medali di The World Games 2025
10 August 2025 |
17:30 WIB
Tim perahu naga Indonesia tampil mendominasi dan sukses memborong tiga medali emas serta dua medali perak pada debut cabang ini di ajang The World Games 2025 yang digelar di Xinglong Lake Hubin Area, Chengdu, China pada Sabtu dan Minggu, 9-10 Agustus 2025.
Prestasi gemilang ini diawali dengan kemenangan di nomor Open 8-seater 2.000 meter. Dalam lomba yang menguji daya tahan dan konsistensi tersebut, tim Indonesia mencatat waktu 9 menit 8,12 detik, unggul 11,10 detik dari juara bertahan China (9:19,22) dan meninggalkan Spanyol di posisi ketiga (9:23,75). Kemenangan ini menjadi emas pertama kontingen Indonesia di Chengdu sekaligus emas perdana Indonesia di cabang perahu naga di World Games.
Baca juga: Selain Pacu Jalur, Ini 3 Festival Perahu Dayung Populer di Indonesia
Tak berhenti di situ, Indonesia kembali meraih emas di nomor Open 8-seater 200 meter dengan catatan waktu 45,79 detik, mengungguli Thailand (46,32 detik) dan Taiwan (47,27 detik). Satu emas lainnya diraih dari nomor Open 10-seater 500 meter lewat waktu 2 menit 6,64 detik, hanya unggul tipis 0,38 detik dari Ukraina di posisi kedua.
Selain tiga emas, tim Indonesia juga membawa pulang dua medali perak dari nomor Open 8-seater 500 meter dan 10-seater 2.000 meter pursuit race. Dari total 12 negara yang berpartisipasi di cabang ini, Indonesia tampil sebagai salah satu kekuatan terbesar.
Skuad perahu naga Indonesia diperkuat oleh 12 atlet tangguh: Andriyani Riska, Dapit, Dayumin, Irwan, Kuswandi Roby, Maryati, Meni Nur, Mugi Harjito, Nadia Hafiza, Reski Wahyuni, Sutrisno, dan Yuda Firmansyah. Mereka telah mempersiapkan diri selama tiga tahun terakhir, membangun kekompakan dan teknik demi menghadapi momen besar ini.
“Emas pertama tim perahu naga di World Games dan sekaligus emas pertama kontingen Indonesia, ini adalah sejarah yang membanggakan,” ujar Wakil Ketua Umum PB PODSI Budiman Setiawan.
Dengan raihan tersebut, tim perahu naga menyumbang lima medali (tiga emas, dua perak) untuk Indonesia, sehingga total sementara capaian kontingen Merah Putih menjadi enam medali. Satu medali perak lainnya dipersembahkan oleh atlet wushu Seraf Naro Siregar pada nomor men's changquan-daoshu-gunshu.
Tim perahu naga dari olahraga canoe maupun wushu merupakan bagian dari cabang unggulan Indonesia di TWG Chengdu 2025 yang berlangsung pada 7–17 Agustus. Selain dua cabang tersebut, Indonesia juga mengirimkan wakil di duathlon, karate, kickboxing, dan panjat tebing, dengan total 28 atlet yang berlaga di ajang ini.
Baca juga: Tim Dayung Indonesia Sumbang Medali Pertama di Asian Games 2022
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di cabang olahraga baru di level dunia. Setelah sebelumnya berjaya di SEA Games, prestasi di Chengdu menunjukkan bahwa kekuatan dayung Indonesia telah diakui secara global. Kemenangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan olahraga air dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Prestasi gemilang ini diawali dengan kemenangan di nomor Open 8-seater 2.000 meter. Dalam lomba yang menguji daya tahan dan konsistensi tersebut, tim Indonesia mencatat waktu 9 menit 8,12 detik, unggul 11,10 detik dari juara bertahan China (9:19,22) dan meninggalkan Spanyol di posisi ketiga (9:23,75). Kemenangan ini menjadi emas pertama kontingen Indonesia di Chengdu sekaligus emas perdana Indonesia di cabang perahu naga di World Games.
Baca juga: Selain Pacu Jalur, Ini 3 Festival Perahu Dayung Populer di Indonesia
Tak berhenti di situ, Indonesia kembali meraih emas di nomor Open 8-seater 200 meter dengan catatan waktu 45,79 detik, mengungguli Thailand (46,32 detik) dan Taiwan (47,27 detik). Satu emas lainnya diraih dari nomor Open 10-seater 500 meter lewat waktu 2 menit 6,64 detik, hanya unggul tipis 0,38 detik dari Ukraina di posisi kedua.
Selain tiga emas, tim Indonesia juga membawa pulang dua medali perak dari nomor Open 8-seater 500 meter dan 10-seater 2.000 meter pursuit race. Dari total 12 negara yang berpartisipasi di cabang ini, Indonesia tampil sebagai salah satu kekuatan terbesar.
Skuad perahu naga Indonesia diperkuat oleh 12 atlet tangguh: Andriyani Riska, Dapit, Dayumin, Irwan, Kuswandi Roby, Maryati, Meni Nur, Mugi Harjito, Nadia Hafiza, Reski Wahyuni, Sutrisno, dan Yuda Firmansyah. Mereka telah mempersiapkan diri selama tiga tahun terakhir, membangun kekompakan dan teknik demi menghadapi momen besar ini.
“Emas pertama tim perahu naga di World Games dan sekaligus emas pertama kontingen Indonesia, ini adalah sejarah yang membanggakan,” ujar Wakil Ketua Umum PB PODSI Budiman Setiawan.
Dengan raihan tersebut, tim perahu naga menyumbang lima medali (tiga emas, dua perak) untuk Indonesia, sehingga total sementara capaian kontingen Merah Putih menjadi enam medali. Satu medali perak lainnya dipersembahkan oleh atlet wushu Seraf Naro Siregar pada nomor men's changquan-daoshu-gunshu.
Tim perahu naga dari olahraga canoe maupun wushu merupakan bagian dari cabang unggulan Indonesia di TWG Chengdu 2025 yang berlangsung pada 7–17 Agustus. Selain dua cabang tersebut, Indonesia juga mengirimkan wakil di duathlon, karate, kickboxing, dan panjat tebing, dengan total 28 atlet yang berlaga di ajang ini.
Baca juga: Tim Dayung Indonesia Sumbang Medali Pertama di Asian Games 2022
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di cabang olahraga baru di level dunia. Setelah sebelumnya berjaya di SEA Games, prestasi di Chengdu menunjukkan bahwa kekuatan dayung Indonesia telah diakui secara global. Kemenangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan olahraga air dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.