Sinopsis Film Demon Slayer Infinity Castle, Tayang 15 Agustus di Bioskop Indonesia
06 August 2025 |
13:00 WIB
Demon Slayer Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle menjadi salah satu film yang dinantikan para penggemar anime. Bagian pertama dari trilogi Infinity Castle ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Agustus 2025. Film ini disebut akan menyajikan pertarungan paling intens antara iblis dan manusia.
Film Demon Slayer Infinity Castle diadaptasi dari manga karya Koyoharu Gotouge, yang diterbitkan di Weekly Shonen Jump milik Shueisha dari Februari 2016 hingga Mei 2020. Dengan kisah tragis antara manusia dan iblis, seri ini telah mencapai penjualan lebih dari 150 juta kopi versi manga.
Dilansir dari Polygon, Demon Slayer Infinity Castle merupakan film pertama dalam trilogi yang akan menutup kisah Tanjiro, Nezuko, dan Demon Slayer Corps. Film ini akan mengisahkan pertempuran terakhir Demon Slayer Corps melawan Muzan dan para iblisnya di Kastil Infinity yang menjadi judul film tersebut.
Film Demon Slayer Infinity Castle menjadi sorotan lantaran meraih kesuksesan besar secara komersial di box office Jepang. Dikutip dari Anime Trending, film tersebut dilaporkan telah meraup pendapatan sebesar 17,6 Miliar Yen atau sekitar Rp1,9 triliun pada hari ke-17 penayangannya di bioskop, sejak dirilis pada 18 Juli 2025.
Film Demon Slayer Infinity Castle diadaptasi dari manga karya Koyoharu Gotouge, yang diterbitkan di Weekly Shonen Jump milik Shueisha dari Februari 2016 hingga Mei 2020. Dengan kisah tragis antara manusia dan iblis, seri ini telah mencapai penjualan lebih dari 150 juta kopi versi manga.
Dilansir dari Polygon, Demon Slayer Infinity Castle merupakan film pertama dalam trilogi yang akan menutup kisah Tanjiro, Nezuko, dan Demon Slayer Corps. Film ini akan mengisahkan pertempuran terakhir Demon Slayer Corps melawan Muzan dan para iblisnya di Kastil Infinity yang menjadi judul film tersebut.
Demon Slayer Infinity Castle akan mengisahkan Tanjiro Kamado, seorang anak laki-laki yang mendapati keluarganya dibantai oleh iblis. Peristiwa itu juga membuat adik perempuannya, Nezuko, berubah menjadi iblis.
Dalam upaya melindungi Nezuko dan menemukan dalang di balik pembantaian tersebut, Tanjiro bergabung dengan Demon Slayer Corps, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk membasmi iblis. Para anggota Demon Slayer Corps dan pendekar pedang terkuat mereka pun akhirnya menjalani pelatihan Hashira untuk memperkuat diri menjelang pertempuran melawan para iblis.

Demon Slayer Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle. (Sumber gambar: Sony Pictures)
Namun, Muzan Kibutsuji, raja iblis yang sangat kuat tiba-tiba muncul di Mansion Ubuyashiki. Pemimpin Demon Slayer Corps dalam bahaya, Tanjiro dan rekan-rekannya Zenitsu dan Inosuke, serta para Hashira segera bergegas ke markas. Namun, mereka terseret hingga terjatuh ke dalam ruang misterius akibat ulah Muzan Kibutsuji.
Tempat mereka terjatuh adalah markas para iblis. Infinity Castle digambarkan sebagai sebuah area misterius yang penuh dengan ruangan kayu tanpa ujung. Ada lorong panjang dan koridor yang terus berubah bentuk pengaruh kekuatan sihir, siapa pun yang masuk tersesat dan berpindah dari tempat lain.
Di dalam kastil ini, para iblis bisa berdiri di lantai, dinding, atau bahkan terbalik di langit-langit, bergerak dengan cara bebas Sinar matahari yang tidak bisa masuk membuat para iblis dapat bersembunyi di sana sepanjang waktu. Di sinilah, medan pertempuran terakhir antara Demon Slayer Corps dan para iblis dimulai.
Sama seperti judul-judul sebelumnya, waralaba anime Demon Slayer menonjol karena animasinya yang epik, karakter penjahat yang memikat, kedalaman emosi para karakternya, termasuk kehadiran sang protagonis dan saudara perempuannya.
Demon Slayer Infinity Castle disutradarai oleh Haruo Sotozaki, serta disuarakan oleh Natsuki Hanae sebagai Tanjiro Kamado, Akari Kito sebagai Nezuko Kamado, Hiro Shimono sebagai Zenitsu Agatsuma, dan Yoshitsugu Matsuoka sebagai Inosuke Hashibira.
Film Demon Slayer Infinity Castle menjadi sorotan lantaran meraih kesuksesan besar secara komersial di box office Jepang. Dikutip dari Anime Trending, film tersebut dilaporkan telah meraup pendapatan sebesar 17,6 Miliar Yen atau sekitar Rp1,9 triliun pada hari ke-17 penayangannya di bioskop, sejak dirilis pada 18 Juli 2025.
Angka tersebut dicapai setelah Demon Slayer Infinity Castle berhasil mencatatkan perolehan 12 juta lebih penonton di bioskop, menjadikannya sebagai film terlaris ke-10 sepanjang masa di Jepang. Capaian ini pun diprediksi akan terus meningkat mengingat Demon Slayer Infinity Castle akan tayang secara global termasuk Asia, Amerika dan Eropa.
Menarik juga untuk menantikan apakah Demon Slayer Infinity Castle akan menggeser posisi Demon Slayer Kimetsu No Yaiba the Movie: Mugen Train (2020), yang berada di posisi puncak sebagai film animasi terlaris dengan total pendapatan 40,43 Miliar Yen.
Meski dua film sisanya belum mendapatkan tanggal rilis, tetapi kemungkinan besar penggemar akan terus berbondong-bondong ke bioskop untuk menyaksikan akhir cerita dari trilogi Demon Slayer Infinity Castle. Jika waralaba ini terus meningkatkan jumlah penontonnya, film terakhir dari trilogi baru ini mungkin akan menjadi salah satu film anime terbesar dalam sejarah perfilman.
Baca Juga:
Baca Juga:
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.