LEGO Ninjago Hadir dalam Bentuk Audiobook, Ada di Spotify
27 July 2025 |
08:00 WIB
Leonine Studios kini melebarkan sayap lewat peluncuran seri buku audio (audiobook) Lego Ninjago. Dimulai pada 25 Juli 2025, empat judul pertama akan dirilis di berbagai platform streaming populer, Spotify, Audible, Amazon Music Unlimited, Apple Music, dan Deezer.
Ingrid Hölzel, SVP Marketing Audio di Leonine Studios, menyatakan bahwa perluasan internasional ini akan jadi tonggak penting dari kemitraan mereka bersama LEGO yang telah berlangsung selama 14 tahun. "Kami antusias membawa pengalaman audio bebas layar kepada anak-anak di dunia, dan para fans Ninjago pasti bakal menyukai cerita baru ini," katanya.
Baca juga: Fan Twilight Diajak Nostalgia Bangun Rumah Keluarga Cullen Lewat Seri Terbaru LEGO
Berdasarkan informasi Deadline, Leonine Audio (bagian dari Mediawan/Leonine Studios) sejak lama fokus pada pasar berbahasa Jerman. Kini, mereka mengincar pasar berbahasa Inggris yang terus berkembang pesat. LEGO Ninjago menjadi pilihan utama dalam ekspansi ini, sebuah seri berisikan lima hingga enam cerita pendek tentang petualangan ninja yang heroik dan penuh misteri.
Sudah ada puluhan audiobooks lainnya seperti Paw Patrol, Fireman Sam, dan Polly Pocket yang sukses mereka produksi. Akan tetapi, ini adalah pertama kalinya kisah Ninjago melaju ke panggung internasional dengan narator berbahasa Inggris seperti Sean Chiplock, yang dikenal lewat adaptasi buku karya Adam Beechen.
Audiobook ini bisa dinikmati di platform utama streaming audio. Anak-anak juga bisa sekaligus berinteraksi tanpa perlu melihat layar. Belum lagi suara pengisi berkualitas yang menghadirkan pengalaman mendalam seperti efek suara, intonasi dramatis, bahkan musik pengiring ringan memperkaya suasana cerita.
Dengan strategi rilis terjadwal setiap bulan, Leonine menciptakan momentum yang menarik dan membuat penggemar Ninjago terus menunggu kelanjutan kisah.
Ekspansi ke pasar global tak selamanya mulus. Leonine harus beradaptasi dengan selera pendengar berbahasa Inggris, menjaga kualitas narasi, dan membangun brand awareness melawan konten audio kompetitor. Akan tetapi, dengan basis penggemar Ninjago yang kuat, potensi kesuksesan cukup besar.
Kesempatan ini juga membuka peluang bagi franchise lain milik Lego untuk ikut diekspor ke format audiobook. Apakah ada Lego Friends, Star Wars, atau Super Mario Bros yang bisa menyusul? Leonine kemungkinan besar akan mengeksplorasi jalan tersebut untuk memperdalam ekosistem konten mereka.
Bagi orang tua dan penggemar LEGO di luar negeri, ini jadi kesempatan seru untuk merasakan pengalaman interaktif tanpa layar, bercerita berkualitas, dan kelanjutan kisah ninja favorit. Dengan ini, orang tua dan anak dapat mengikuti perjalanan para ninja Ninjago tanpa perlu menatap layar, cukup dengarkan.
Baca juga: 5 Set Mainan LEGO Langka yang Paling Diburu Kolektor
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Ingrid Hölzel, SVP Marketing Audio di Leonine Studios, menyatakan bahwa perluasan internasional ini akan jadi tonggak penting dari kemitraan mereka bersama LEGO yang telah berlangsung selama 14 tahun. "Kami antusias membawa pengalaman audio bebas layar kepada anak-anak di dunia, dan para fans Ninjago pasti bakal menyukai cerita baru ini," katanya.
Baca juga: Fan Twilight Diajak Nostalgia Bangun Rumah Keluarga Cullen Lewat Seri Terbaru LEGO
Berdasarkan informasi Deadline, Leonine Audio (bagian dari Mediawan/Leonine Studios) sejak lama fokus pada pasar berbahasa Jerman. Kini, mereka mengincar pasar berbahasa Inggris yang terus berkembang pesat. LEGO Ninjago menjadi pilihan utama dalam ekspansi ini, sebuah seri berisikan lima hingga enam cerita pendek tentang petualangan ninja yang heroik dan penuh misteri.
Sudah ada puluhan audiobooks lainnya seperti Paw Patrol, Fireman Sam, dan Polly Pocket yang sukses mereka produksi. Akan tetapi, ini adalah pertama kalinya kisah Ninjago melaju ke panggung internasional dengan narator berbahasa Inggris seperti Sean Chiplock, yang dikenal lewat adaptasi buku karya Adam Beechen.
Seri LEGO Ninjago yang Tersedia
Platform seperti Storytel mencatat ada sedikitnya enam volume Quest for the Lost Powers, menampilkan kisah tokoh-tokoh Ninjago seperti Kai, Zane, Cole, dan Jay, dengan total durasi lebih dari 2 jam 39 menit. Ini baru permulaan, karena saganya panjang dan mendalam, menampung dunia ninja penuh elemen dan misteri.Audiobook ini bisa dinikmati di platform utama streaming audio. Anak-anak juga bisa sekaligus berinteraksi tanpa perlu melihat layar. Belum lagi suara pengisi berkualitas yang menghadirkan pengalaman mendalam seperti efek suara, intonasi dramatis, bahkan musik pengiring ringan memperkaya suasana cerita.
Dengan strategi rilis terjadwal setiap bulan, Leonine menciptakan momentum yang menarik dan membuat penggemar Ninjago terus menunggu kelanjutan kisah.
Ekspansi ke pasar global tak selamanya mulus. Leonine harus beradaptasi dengan selera pendengar berbahasa Inggris, menjaga kualitas narasi, dan membangun brand awareness melawan konten audio kompetitor. Akan tetapi, dengan basis penggemar Ninjago yang kuat, potensi kesuksesan cukup besar.
Kesempatan ini juga membuka peluang bagi franchise lain milik Lego untuk ikut diekspor ke format audiobook. Apakah ada Lego Friends, Star Wars, atau Super Mario Bros yang bisa menyusul? Leonine kemungkinan besar akan mengeksplorasi jalan tersebut untuk memperdalam ekosistem konten mereka.
Bagi orang tua dan penggemar LEGO di luar negeri, ini jadi kesempatan seru untuk merasakan pengalaman interaktif tanpa layar, bercerita berkualitas, dan kelanjutan kisah ninja favorit. Dengan ini, orang tua dan anak dapat mengikuti perjalanan para ninja Ninjago tanpa perlu menatap layar, cukup dengarkan.
Baca juga: 5 Set Mainan LEGO Langka yang Paling Diburu Kolektor
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.