Ilustrasi Anak. Sumber: Freepik.

5 Cara Jaga Kesehatan Anak di Masa Keemasan

23 July 2025   |   14:00 WIB
Image
Aisyah Putri Maulidina Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional sejak diresmikan pemerintah pada 1984. Dalam peringatan Hari Anak Nasional ke-41 tahun ini, isu kesehatan masih menjadi topik yang perlu diperhatikan. Sebagai orang tua, penting untuk memperhatikan kesehatan anak sejak lahir, terutama pada saat anak masih balita.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, usia balita merupakan masa keemasan dalam kehidupan manusia. Otak balita sudah berkembang sebanyak lebih dari 80 persen dari ukuran otak orang dewasa. Meskipun begitu, balita masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna sehingga masih rawan terkena gangguan tumbuh kembang dan penyakit lain. Maka dari itu, penting untuk orang tua melakukan hal-hal berikut ini demi menjaga kesehatan anak.

Baca juga: 5 Ide Kegiatan Kreatif Untuk Mengisi Hari Anak Nasional​​​​​​​


Memberikan makanan terbaik

Hal paling dasar dan penting bagi orang tua untuk menjaga kesehatan anak adalah dengan memberikan hak anak untuk mendapatkan makanan terbaik yang kaya akan gizi, setidaknya sampai anak berusia 2 tahun.

Menurut laporan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2024, angka stunting atau kekurangan gizi pada anak berhasil turun, tapi masih dalam tingkat yang cukup tinggi, yaitu 19,8%. Orang tua disarankan untuk memberikan asupan makanan yang cukup untuk anak sehingga dapat mencegah anak kekurangan gizi.


Memberikan ASI dan MPASI

Orang tua juga disarankan untuk rutin memberikan ASI eksklusif untuk anak sejak dini, serta mulai memberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) untuk anak usia 6 bulan sampai dua anak berusia 2 tahun. Untuk mengetahui standar kewajiban orang tua dalam Inisiasi Menyusui Dini, Kemenkes sudah menjalankan program yang bernama Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA). Program ini ditujukan untuk memberikan edukasi untuk orang tua dalam menjaga nutrisi anak sejak dini.
 

Menjaga kesehatan anak

Anak-anak biasanya masih mudah terkena penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang belum optimal. Untuk itu, orang tua dapat melakukan pencegahan dengan memberikan imunisasi agar anak terhindar dari penyakit berbahaya, seperti polio, campak, dan sebagainya. Selain itu, orang tua juga dapat mengajarkan anak untuk menjaga kebersihannya dengan rajin mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air, serta memandikan anak dua kali dalam sehari.


Berinteraksi dengan anak

Selain kesehatan fisik, orang tua juga harus memperhatikan kesehatan mental anak sejak usia dini. Dengan hadir dan berinteraksi dengan anak sejak dini, anak-anak dapat merasakan kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya secara optimal. Hal tersebut dapat menguatkan kualitas hubungan orang tua dengan anak-anaknya.


Memberikan contoh yang baik pada anak

Perilaku anak-anak seringkali menjadi cerminan dari perilaku orang tua atau orang dewasa di sekitarnya. Orang tua sebagai orang dewasa yang paling sering berinteraksi dengan anak, mesti memberikan contoh perilaku yang baik. Tanamkan kebiasaan baik untuk anak, seperti kebiasaan cuci tangan dengan sabun, mengonsumsi sayur dan buah, serta kebiasaan berolahraga sehingga anak terbiasa berperilaku yang sehat.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Royal Philips Luncurkan Future Health Index Edisi ke-10, Ungkap Potensi AI dalam Layanan Kesehatan

BERIKUTNYA

Serial All of Us Are Dead Mulai Produksi Musim Kedua

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga