Legenda Rock Ozzy Osbourne Meninggal Dunia, 2 Minggu Usai Konser Terakhirnya
23 July 2025 |
07:33 WIB
Dunia musik internasional kembali berduka. Legenda musik rock Ozzy Osbourne meninggal dunia pada Selasa (22/7/2025). Kabar wafatnya sang musisi diumumkan oleh pihak keluarga melalui akun media sosial resmi Ozzy Osbourne. Sang musisi berpulang pada usia 76 tahun, selang dua minggu sejak konser reuni dirinya dengan band Black Sabbath.
Lewat akun Instagram @ozzyosbourne, pihak keluarga mengunggah foto momen sang musisi saat berada di atas panggung. Pihak keluarga mengungkap bahwa mereka sangat kehilangan sosok Osbourne, sekaligus meminta semua pihak untuk menghormati privasi keluarga sang musisi.
Baca juga: Konser Terakhir Ozzy Osbourne dan Black Sabbath Disambut Tangis dan Ledakan Rock
"Dengan lebih banyak kesedihan daripada sekadar kata-kata yang dapat disampaikan, kami harus melaporkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta kita telah meninggal pagi ini. Dia bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini. Sharon, Jack, Kelly, Aimee dan Louis," tulis pihak keluarga.
Belum diketahui secara pasti terkait penyebab meninggalnya Osbourne. Meski demikian, diketahui bahwa sang musisi selama bertahun-tahun berjuang dengan penyakit parkinson yang dideritanya sejak tahun 2020. Osbourne lantas memutuskan untuk pensiun dari dunia musik pada 2023, dengan alasan cedera tulang belakang yang dialaminya akibat kecelakaan pada 2018.
Kepergian Osbourne pun menyisakan duka mendalam khususnya di kalangan musisi. Black Sabbath melalui akun Instagram mereka mengunggah foto Ozzy Osbourne dan menuliskan "Ozzy Selamanya". Sementara itu, band Metallica lewat akun Instagram mereka mengunggah momen-momen bersama Osbourne dan menuliskan bahwa mereka benar-benar sangat kehilangan dengan sosoknya.
"Kami patah hati dan hancur oleh kehilangan ini dan mengirimkan cinta dan belasungkawa kami kepada Sharon dan keluarga mereka, teman band, dan lingkaran teman-temannya yang sangat besar. Dia meninggalkan warisan," tulis Metallica.
Metallica juga menyebut bahwa Osbourne ialah pahlawan, ikon, pelopor, inspirasi sekaligus mentor paling penting bagi mereka. "Ozzy dan Sharon percaya pada kami dan mengubah hidup dan karier kami. Dia mengajari kami cara bermain di konser besar sementara pada saat yang sama menjadi hangat, ramah, menarik, dan semuanya brilian," tulis band tersebut.
Musisi Elton John juga mengaku merasa begitu sedih dan kehilangan sosok Osbourne. Dia tampak mengunggah momen bersama sang musisi dan menuliskan bahwa Osbourne adalah sosok teman baik, dan seorang pelopor besar yang telah menjadi legenda rock sejati.
"Dia juga salah satu orang paling lucu yang pernah saya temui. Aku akan sangat merindukannya. Untuk Sharon dan keluarga, saya mengirim belasungkawa dan cinta saya. Sangat sedih mendengar berita @ozzyosbourne meninggal dunia," tulis Elton John.
Ronnie Wood, vokalis sekaligus gitaris The Rolling Stone, juga ikut membagikan momen bersama mendiang Osbourne. Dia juga menuliskan bahwa konser Back To The Beginning di Birmingham merupakan momen konser perpisahan yang indah dengan Osbourne. "Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Ozzy Osbourne," tulis Ronnie Wood.
Ya, kabar kepulangan Ozzy Osbourne hanya berselang hampir tiga minggu sejak konser reuninya dengan Black Sabbath digelar. Konser bertajuk Back to the Beginning itu digelar pada 5 Juli 2025 di Villa Park, Birmingham.
Konser itu menjadi sejarah lantaran untuk pertama kalinya setelah 20 tahun, Osbourne tampil sepanggung dengan para personel Black Sabbath yakni Tony Iommi sebagai gitaris, Bill Ward (drummer) dan Geezer Butler (bassis). Konser tersebut juga menandai akhir dari perjalanan panjang sang Prince of Darkness dalam dunia musik, disaksikan 42.000 penggemar secara langsung dan lebih dari 3 juta penonton lainnya melalui siaran digital berbayar.
Meski tampil dalam kondisi duduk karena masalah kesehatan dan pemulihan operasi tulang belakang serta penyakit Parkinson yang dideritanya, Osbourne membuktikan bahwa karismanya tetap tak tergoyahkan.
Dalam set solo berdurasi lima lagu, dia membawakan tembang ikonik seperti “Mr. Crowley,” “Crazy Train,” dan “Mama I’m Coming Home” lagu yang dipersembahkan Osbourne sambil mengungkapkan, “Saya telah terbaring sakit selama enam tahun. Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya."
Tampil sebagai penutup malam, formasi utuh Black Sabbath hanya memainkan empat lagu seperti “War Pigs,” “N.I.B.,” “Iron Man,” dan “Paranoid.” Usai lagu terakhir, kembang api meledak di langit Villa Park, kue perpisahan dibawa ke panggung, dan Ozzy berpamitan dalam suasana haru yang melingkupi para penonton.
Baca juga: Ozzy Osbourne Bakal Reuni dengan Black Sabbath dalam Konser Terakhir
Tak hanya Black Sabbath, konser itu juga menampilkan sejumlah band metal besar seperti Metallica, Guns N' Roses, Slayer, Alice in Chains, Pantera, Gojira, Lamb of God, Halestorm, Anthrax, dan Mastodon.
Adapun, semua keuntungan dari konser tersebut disumbangkan untuk amal, termasuk Cure Parkinson's, Rumah Sakit Anak Birmingham, dan Acorn Children's Hospice, yang didukung oleh Aston Villa Football Club.
Lewat akun Instagram @ozzyosbourne, pihak keluarga mengunggah foto momen sang musisi saat berada di atas panggung. Pihak keluarga mengungkap bahwa mereka sangat kehilangan sosok Osbourne, sekaligus meminta semua pihak untuk menghormati privasi keluarga sang musisi.
Baca juga: Konser Terakhir Ozzy Osbourne dan Black Sabbath Disambut Tangis dan Ledakan Rock
"Dengan lebih banyak kesedihan daripada sekadar kata-kata yang dapat disampaikan, kami harus melaporkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta kita telah meninggal pagi ini. Dia bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini. Sharon, Jack, Kelly, Aimee dan Louis," tulis pihak keluarga.
Belum diketahui secara pasti terkait penyebab meninggalnya Osbourne. Meski demikian, diketahui bahwa sang musisi selama bertahun-tahun berjuang dengan penyakit parkinson yang dideritanya sejak tahun 2020. Osbourne lantas memutuskan untuk pensiun dari dunia musik pada 2023, dengan alasan cedera tulang belakang yang dialaminya akibat kecelakaan pada 2018.
Kepergian Osbourne pun menyisakan duka mendalam khususnya di kalangan musisi. Black Sabbath melalui akun Instagram mereka mengunggah foto Ozzy Osbourne dan menuliskan "Ozzy Selamanya". Sementara itu, band Metallica lewat akun Instagram mereka mengunggah momen-momen bersama Osbourne dan menuliskan bahwa mereka benar-benar sangat kehilangan dengan sosoknya.
"Kami patah hati dan hancur oleh kehilangan ini dan mengirimkan cinta dan belasungkawa kami kepada Sharon dan keluarga mereka, teman band, dan lingkaran teman-temannya yang sangat besar. Dia meninggalkan warisan," tulis Metallica.
Metallica juga menyebut bahwa Osbourne ialah pahlawan, ikon, pelopor, inspirasi sekaligus mentor paling penting bagi mereka. "Ozzy dan Sharon percaya pada kami dan mengubah hidup dan karier kami. Dia mengajari kami cara bermain di konser besar sementara pada saat yang sama menjadi hangat, ramah, menarik, dan semuanya brilian," tulis band tersebut.
Musisi Elton John juga mengaku merasa begitu sedih dan kehilangan sosok Osbourne. Dia tampak mengunggah momen bersama sang musisi dan menuliskan bahwa Osbourne adalah sosok teman baik, dan seorang pelopor besar yang telah menjadi legenda rock sejati.
"Dia juga salah satu orang paling lucu yang pernah saya temui. Aku akan sangat merindukannya. Untuk Sharon dan keluarga, saya mengirim belasungkawa dan cinta saya. Sangat sedih mendengar berita @ozzyosbourne meninggal dunia," tulis Elton John.
Ronnie Wood, vokalis sekaligus gitaris The Rolling Stone, juga ikut membagikan momen bersama mendiang Osbourne. Dia juga menuliskan bahwa konser Back To The Beginning di Birmingham merupakan momen konser perpisahan yang indah dengan Osbourne. "Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Ozzy Osbourne," tulis Ronnie Wood.
Ya, kabar kepulangan Ozzy Osbourne hanya berselang hampir tiga minggu sejak konser reuninya dengan Black Sabbath digelar. Konser bertajuk Back to the Beginning itu digelar pada 5 Juli 2025 di Villa Park, Birmingham.
Konser itu menjadi sejarah lantaran untuk pertama kalinya setelah 20 tahun, Osbourne tampil sepanggung dengan para personel Black Sabbath yakni Tony Iommi sebagai gitaris, Bill Ward (drummer) dan Geezer Butler (bassis). Konser tersebut juga menandai akhir dari perjalanan panjang sang Prince of Darkness dalam dunia musik, disaksikan 42.000 penggemar secara langsung dan lebih dari 3 juta penonton lainnya melalui siaran digital berbayar.
Meski tampil dalam kondisi duduk karena masalah kesehatan dan pemulihan operasi tulang belakang serta penyakit Parkinson yang dideritanya, Osbourne membuktikan bahwa karismanya tetap tak tergoyahkan.
Dalam set solo berdurasi lima lagu, dia membawakan tembang ikonik seperti “Mr. Crowley,” “Crazy Train,” dan “Mama I’m Coming Home” lagu yang dipersembahkan Osbourne sambil mengungkapkan, “Saya telah terbaring sakit selama enam tahun. Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya."
Tampil sebagai penutup malam, formasi utuh Black Sabbath hanya memainkan empat lagu seperti “War Pigs,” “N.I.B.,” “Iron Man,” dan “Paranoid.” Usai lagu terakhir, kembang api meledak di langit Villa Park, kue perpisahan dibawa ke panggung, dan Ozzy berpamitan dalam suasana haru yang melingkupi para penonton.
Baca juga: Ozzy Osbourne Bakal Reuni dengan Black Sabbath dalam Konser Terakhir
Tak hanya Black Sabbath, konser itu juga menampilkan sejumlah band metal besar seperti Metallica, Guns N' Roses, Slayer, Alice in Chains, Pantera, Gojira, Lamb of God, Halestorm, Anthrax, dan Mastodon.
Adapun, semua keuntungan dari konser tersebut disumbangkan untuk amal, termasuk Cure Parkinson's, Rumah Sakit Anak Birmingham, dan Acorn Children's Hospice, yang didukung oleh Aston Villa Football Club.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.