Redmi Pad 2, tablet terbaru dari Xiaomi. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

3 Kategori Kecerdasan Anak Ini Bisa Diasah dengan Media Tablet

07 July 2025   |   17:34 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Penggunaan gawai tablet oleh anak-anak bisa dibilang telah menjadi semacam 'teman bermain' sehari-hari. Pasalnya, perangkat ini tidak hanya menjadi media hiburan bagi anak, tetapi juga sarana edukasi yang menyenangkan dan interaktif yang dapat membantu para orang tua saat melakukan pendampingan. 

Psikolog sekaligus pendiri Sekolah Bumi Nusantara Montessori Pritta Tyas menyampaikan, ada sejumlah kecerdasan anak yang bisa diasah menggunakan tablet. Pertama, yakni kecerdasan linguistik atau verbal. Tablet membantu anak merangkai cerita atau membuat storybook. 

Baca juga: Mengenal Strawberry Parenting, Cek Ciri-ciri dan Dampaknya kepada Anak

Kedua, kecerdasan logis atau matematis. Pritta menyebut anak-anak bisa menggunakan tablet untuk berlatih matematika setiap hari dalam waktu yang mungkin tidak lama.

Kecerdasan ketiga yang bisa dioptimalkan dengan menggunakan tablet adalah kecerdasan sosial emosional. Games yang bisa diakses di tablet menurutnya bukan sesuatu yang buruk. Melalui games, anak-anak bisa berinteraksi dengan teman dan belajar bersosialisasi, tetapi tetap dengan pengawasan orang tua.

“Kita bisa mengubah tablet atau teknologi ini dari lawan menjadi kawan,” tegas Pritta saat ditemui Hypeabis.id, beberapa waktu lalu.

Dengan pengawasan dan pendampingan orang tua, tablet bisa digunakan anak mulai usia 4-5 tahun. Menurutnya, tablet juga menjadi wadah orang tua menjalin koneksi kuat dengan anak. 

Selain mendampingi dalam proses mengerjakan tugas, orang tua bisa memberi masukan ketika anak menuangkan kreasinya dalam aplikasi menggambar, pun ketika bermain gim. Waktu yang dihabiskan bersama ini semakin menguatkan interaksi anak dengan orang tua.

Pritta menambahkan, agar penggunaan tablet bisa dilakukan secara maksimal oleh anak, orang tua sebaiknya mengetahui terlebih dahulu fitur-fitur apa saja yang tersaji di tablet dan bisa dioptimalkan. Pelajari dan coba fitur atau aplikasi yang tersedia untuk memastikan keamanannya bisa digunakan anak. 

Satu lagi menurutnya, tetap membatasi penggunaannya. Orang tua harus menyeimbangkan antara berkegiatan di luar penggunaan perangkat teknologi untuk menghindari adiksi dan menjaga tumbuh kembangnya. “Kita harus bersepakat dengan anak mengatur screen time,” imbuhnya.

Untuk menyesuaikan kebutuhan anak dan keluarga, sejumlah produsen pun menghadirkan beberapa fitur. Redmi Pad 2 menjadi salah satu tablet yang membawa sejumlah fitur untuk anak-anak belajar, bermain, maupun berkarya. 

Manager Xiaomi Indonesia Falencia Naoenz, menerangkan untuk mendukung produktivitas anak dan orang tua, Redmi Pad 2 dilengkapi fitur Wireless Extension Display. Fitur ini memungkinkan tablet berfungsi sebagai layar kedua secara nirkabel. Wireless Extension Display sangat berguna saat anak mengerjakan PR.

Misalnya, membuka lembar soal di satu layar dan buku paket digital di layar lainnya, sehingga mereka bisa belajar lebih efisien tanpa perlu bolak-balik tab. “Jadi bisa buat layar kedua, kita bisa melirik ataupun extending screen dari laptop maupun PC. Fitur ini kompatibel dengan Windows ataupun Mac,” jelas Falen.

Untuk mendukung kreativitas anak, Redmi Pad 2 memiliki sejumlah aplikasi bawaan seperti aplikasi menggambar bekids. Tablet ini sudah mendukung stylus agar memudahkan anak menggambar dan mencatat secara visual. “Kami sudah sesuaikan fiturnya dengan kebutuhan anak-anak,” tambah Falen.

Bicara soal keamanan dan kenyamanan mata pengguna, layar Redmi Pad 2 sudah tersertifikasi TÜV Rheinland. Adapun layar tablet ini berukuran 11 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 90Hz, dilengkapi empat speaker dengan teknologi Dolby Atmos.

Didukung oleh chipset Helio G100-Ultra, baterai 9000mAh, dan sistem operasi Xiaomi HyperOS 2, Falen menyebut anak-anak bisa dengan leluasa menggambar, mengerjakan tugas sekolah, atau membuat proyek digital.

Tidak hanya Xiaomi, Samsung juga memiliki beberapa lini tablet yang ramah anak. Salah satunya, Galaxy Tab A9 Kids Edition yang dilengkapi fitur Parental Control.  Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia menerangkan, dengan fitur ini, orang tua dapat membatasi screen time, memantau aktivitas digital anak, termasuk aplikasi yang sering digunakan.

Kemudian, ada juga fitur untuk mencegah akses ke situs atau aplikasi yang tidak sesuai dengan usia anak, guna melindungi privasi anak dengan membatasi akses aplikasi terhadap data lokasi dan kamera. 

Lalu, bisa juga menyediakan laporan penggunaan perangkat sehingga orang tua dapat mengetahui kebiasaan digital anak mereka. “Dengan mengaktifkan fitur Parental Control, serta menetapkan batasan screen time, orang tua dapat menyokong pembelajaran dan menciptakan kehidupan digital anak yang seru tapi tetap aman,” tutur Annisa.

Baca juga: Meracik Strategi Digital Parenting, Tantangan Nyata Ortu di Era Internet yang Makin Maju

Galaxy Tab A9 Kids Edition hadir dengan layar 8,7 inci. Layar ini juga dibekali fitur Eye Comfort Shield untuk menghadirkan temperatur warna yang lebih hangat dan lebih ramah bagi mata serta mengurangi emisi cahaya biru.
 
Annisa menyampaikan, Galaxy Tab A9 Kids Edition sudah dilengkapi dengan case pelindung, untuk menambah keamanan perangkat sekaligus dapat digunakan sebagai penyangga. Tersedia pula crayon stylus yang memudahkan penggunaan oleh anak, misalnya untuk menggambar atau menavigasi layar dengan lebih presisi

SEBELUMNYA

F1 Berikan Trofi dari Lego Pada 3 Pemenang GP Inggris 2025

BERIKUTNYA

Review Head of State: Film Aksi Komedi yang Segar Sekaligus Konyol

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: