CEO Brodo, Yukka Harlanda (Sumber Foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)

Cerita Merek Sepatu Lokal Brodo yang Konsisten di Lini Fashion & Lifestyle Pria

03 July 2025   |   19:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Brand sepatu lokal asal Bandung, Brodo, tetap teguh mempertahankan identitasnya sebagai merek sepatu dan fesyen pria. Dikenal lewat produk-produk sepatu olahraga dan kasual, Brodo kini mulai memperluas lini produknya ke berbagai produk lifestyle seperti tas, dompet, parfum, hingga deodoran.

CEO Brodo, Yukka Harlanda, menegaskan bahwa fokus utama brand ini tetap pada pasar pria, sesuai dengan identitas dan karakter yang telah dibangun sejak awal. Menurutnya, konsistensi inilah yang menjadi kekuatan Brodo hingga mampu bertahan lebih dari satu dekade.

Baca juga: 5 Kiat Mencuci Sepatu dari Kotoran dan Lumpur saat Musim Hujan

“Dari dulu kita memang konsisten branding untuk cowok, kita tahu positioning kita, jadi nggak coba-coba lari ke segmen lain,” ungkap Yukka, saat sesi bincang-bincang Kamis Santuy di Kantor Bisnis Indonesia, Kamis (3/7/2025)

Meski tidak menutup kemungkinan ada juga pelanggan wanita, Brodo tetap fokus pada produk sepatu dan fesyen pria. Mereka bahkan sempat mencoba riset pasar fesyen wanita, namun hasilnya kurang memuaskan. 

“Kita pernah riset, ternyata kurang relevan. Nama produknya, narasi brand-nya, semuanya terlalu maskulin buat perempuan. Akhirnya, kita kembali ke core kita sepatu cowok,” jelas Yukka.

Namun, Brodo sendiri menyadari bahwa bisnis sepatu punya tantangan tersendiri karena frekuensi pembeliannya yang cenderung rendah, terutama di segmen pria. Kita tahu, dibandingkan wanita, pria lebih jarang membeli sepatu.

Yukka juga sempat menceritakan pengalamannya saat bertemu seorang pelanggan secara tidak sengaja di jalan. Dia pun bertanya, sudah berapa lama pelanggan tersebut memakai sepatu Brodo. Jawabannya cukup mengejutkan, ternyata sepatu itu sudah digunakan selama delapan tahun dan masih terlihat seperti baru.

 

CEO Brodo Yukka (Sumber Foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)

Yukka Harlanda, CEO Brodo dalam sesi Kamis Santuy (Sumber Foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)


Inilah yang kemudian mendorong Brodo untuk mulai masuk ke lini produk lain yang tetap relevan dengan gaya hidup pria. Setelah sempat mencoba bisnis pakaian dan menemukan tantangan dalam kompleksitas size dan stok, Brodo memilih mengembangkan produk yang lebih sederhana dari sisi ukuran, seperti tas, dompet, parfum, dan deodoran.

Menurutnya, produk seperti parfum dan deodoran memiliki keunggulan dari sisi frekuensi pembelian yang lebih tinggi. Selain itu, pria juga cenderung eksploratif dalam memilih aroma, sehingga peluang repeat purchase cukup besar. 

“Parfum dan deodoran itu dipakai sehari-hari. Sekali suka, orang bisa beli lagi atau coba aroma lain,” jelasnya.

Meskipun memperluas lini produk, Brodo tetap mempertahankan karakter maskulin yang menjadi identitas brand. Semua produk baru tetap dirancang untuk merepresentasikan karakter gentleman modern, dengan desain dan narasi yang konsisten. 

Langkah Brodo untuk masuk ke ranah lifestyle ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah persaingan yang kian ketat. Dengan mengusung identitas sebagai brand yang fokus pada pria, Brodo berharap bisa terus relevan di benak konsumen Indonesia.

Brodo sendiri merupakan brand sepatu lokal asal Bandung yang didirikan pada 2010 oleh Yukka Harlanda dan Putra Dwi Karunia, saat mereka masih berstatus mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ide bisnis ini berawal dari pengalaman pribadi Yukka yang kesulitan mencari sepatu dengan ukuran besar di pasaran lokal. Dia kemudian memutuskan membuat sepatu custom di kawasan Cibaduyut, Bandung.

Melihat potensi pasar, Yukka bersama temannya mulai memproduksi sepatu secara terbatas dan menjualnya di Pasar Seni ITB. Tak disangka, produk mereka langsung laku keras. Berbekal modal awal sekitar Rp7 juta, Brodo resmi didirikan dan berkembang dengan mengandalkan penjualan online, terutama lewat media sosial dan e-commerce.

Baca juga: Usaha Cuci Sepatu, Dari Hobi hingga Bisnis yang Menguntungkan

SEBELUMNYA

Dokumenter Jagad’e Raminten Soroti Perjalanan Hamzah Sulaiman, Ikon Budaya Yogyakarta

BERIKUTNYA

Profil Singkat Pangeran Mohammed bin Salman & Sang Istri

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga