Film La Tahzan Garapan Hanung Bramantyo Dijadwalkan Tayang di Bioskop 14 Agustus 2025
04 June 2025 |
20:24 WIB
Setelah lama dinanti, film La Tahzan: Cinta, Dosa, dan Luka akhirnya segera tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Film drama terbaru garapan sutradara Hanung Bramantyo ini telah menyelesaikan proses syuting dan tengah memasuki fase post-production.
La Tahzan adalah film adaptasi dari kisah viral Elizasyifaa. Ini merupakan cerita keduanya yang diangkat ke layar lebar oleh MD Pictures setelah Ipar adalah Maut. Mengangkat tema cinta, dosa, dan luka, La Tahzan masih bercerita seputar kehidupan orang ketiga dalam sebuah keluarga yang harmonis.
Produser Manoj Punjabi mengatakan film La Tahzan memiliki daya tarik berbeda dibanding film-film MD Pictures lain. Menurutnya, film ini akan menjadi karya terpanjang yang akan dirilis di bioskop. “Durasinya sudah pasti lebih dari 2 jam 20 menit. Ini film terpanjang dari MD,” ungkap Manoj.
Baca juga: Sutradara Monty Tiwa Singkirkan Teori Film saat Menggarap GJLS: Ibuku Ibu-Ibu
Dengan durasi yang lebih panjang, proses post production pun memerlukan waktu yang lebih lama. Manoj menyebut film ini sejatinya akan mengambil slot tayang pada Mei 2025.
“Kami sudah kejar-kejaran syutingnya, tapi saya merasa terlalu terburu-buru. Masih ada tambahan scene. Kita tidak mau kompromi dan ingin yang terbaik. Akhirnya, 14 Agustus 2025 baru akan dirilis,” imbuhnya.
Menjelang penayangannya, film ini mulai merilis trailer resmi. Menariknya, cuplikan yang dirilis memiliki tiga versi. Dua trailer pertama masing-masing menampilkan point of view (pov) dari sisi Alina dan Asih. Pada trailer ketiga, disajikan versi lengkap yang menjahit cerita keduanya.
Trailer tersebut dimulai dengan pesan seorang ustaz agar jangan bersedih atau La Tahzan. Kemudian, adegan demi adegan perselingkuhan antara Reza dan Asih di rumah mulai terjadi.
Berawal dari Reza yang tak sengaja menumpahkan kopi ke baju Asih, adegan makin memanas saat perempuan itu terpeleset saat memperbaiki gorden dengan baju agak seksi yang kemudian ditangkap oleh Reza.
Film ini akan kembali menampilkan Deva Mahenra sebagai pemeran utama, setelah sukses lewat film fenomenal Ipar Adalah Maut tahun lalu. Kali ini, Deva akan bermain dengan dua aktris kenamaan, Marshanda dan Ariel Tatum.
Selain itu, sejumlah aktor ternama lain juga akan bergabung mengisi karakter-karakter di dalamnya, termasuk Rachel Mikhayla, Mikael, Asri Welas, Benidictus Siregar, Aditya Elmand, Patricia Gouw, Reza Nangin, Rukman Rosadi, dan Elma Theana.
Film ini bercerita tentang Alina yang memiliki keluarga harmonis dan penuh cinta. Akan tetapi, dia tak menyangka kehadiran pengasuh baru di rumahnya akan menjadi sebuah ancaman besar.
Kini, Alina dihadapkan pada pilihan untuk melepaskan atau berjuang mempertahankan keutuhan keluarganya. Kehadiran orang ketiga di keluarganya telah membuat situasi jadi tak sesuai dengan harapan awal saat pertama memutuskan untuk menikah.
Baca juga: Rekomendasi Film Baru Rilis saat Libur Panjang Iduladha 2025, Gowok sampai Ballerina
La Tahzan adalah film adaptasi dari kisah viral Elizasyifaa. Ini merupakan cerita keduanya yang diangkat ke layar lebar oleh MD Pictures setelah Ipar adalah Maut. Mengangkat tema cinta, dosa, dan luka, La Tahzan masih bercerita seputar kehidupan orang ketiga dalam sebuah keluarga yang harmonis.
Produser Manoj Punjabi mengatakan film La Tahzan memiliki daya tarik berbeda dibanding film-film MD Pictures lain. Menurutnya, film ini akan menjadi karya terpanjang yang akan dirilis di bioskop. “Durasinya sudah pasti lebih dari 2 jam 20 menit. Ini film terpanjang dari MD,” ungkap Manoj.
Baca juga: Sutradara Monty Tiwa Singkirkan Teori Film saat Menggarap GJLS: Ibuku Ibu-Ibu
Dengan durasi yang lebih panjang, proses post production pun memerlukan waktu yang lebih lama. Manoj menyebut film ini sejatinya akan mengambil slot tayang pada Mei 2025.
“Kami sudah kejar-kejaran syutingnya, tapi saya merasa terlalu terburu-buru. Masih ada tambahan scene. Kita tidak mau kompromi dan ingin yang terbaik. Akhirnya, 14 Agustus 2025 baru akan dirilis,” imbuhnya.
Menjelang penayangannya, film ini mulai merilis trailer resmi. Menariknya, cuplikan yang dirilis memiliki tiga versi. Dua trailer pertama masing-masing menampilkan point of view (pov) dari sisi Alina dan Asih. Pada trailer ketiga, disajikan versi lengkap yang menjahit cerita keduanya.
Trailer tersebut dimulai dengan pesan seorang ustaz agar jangan bersedih atau La Tahzan. Kemudian, adegan demi adegan perselingkuhan antara Reza dan Asih di rumah mulai terjadi.
Berawal dari Reza yang tak sengaja menumpahkan kopi ke baju Asih, adegan makin memanas saat perempuan itu terpeleset saat memperbaiki gorden dengan baju agak seksi yang kemudian ditangkap oleh Reza.
Film ini akan kembali menampilkan Deva Mahenra sebagai pemeran utama, setelah sukses lewat film fenomenal Ipar Adalah Maut tahun lalu. Kali ini, Deva akan bermain dengan dua aktris kenamaan, Marshanda dan Ariel Tatum.
Selain itu, sejumlah aktor ternama lain juga akan bergabung mengisi karakter-karakter di dalamnya, termasuk Rachel Mikhayla, Mikael, Asri Welas, Benidictus Siregar, Aditya Elmand, Patricia Gouw, Reza Nangin, Rukman Rosadi, dan Elma Theana.
Film ini bercerita tentang Alina yang memiliki keluarga harmonis dan penuh cinta. Akan tetapi, dia tak menyangka kehadiran pengasuh baru di rumahnya akan menjadi sebuah ancaman besar.
Kini, Alina dihadapkan pada pilihan untuk melepaskan atau berjuang mempertahankan keutuhan keluarganya. Kehadiran orang ketiga di keluarganya telah membuat situasi jadi tak sesuai dengan harapan awal saat pertama memutuskan untuk menikah.
Baca juga: Rekomendasi Film Baru Rilis saat Libur Panjang Iduladha 2025, Gowok sampai Ballerina
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.