Synchronize Fest. (Sumber gambar: Creathink Publicist)

Synchronize Fest 2025 Umumkan Lineup Perdana, Banyak Kolaborasi Epik!

29 May 2025   |   10:52 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Synchronize Fest akan kembali dihelat pada 3-5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran Jakarta. Pihak penyelenggara pun telah mengumumkan lineup perdana atau daftar musisi yang akan tampil di hajatan musik tahunan itu. Ratusan musisi lokal lintas genre dan generasi siap menghibur para penikmat musik di Indonesia.

Tahun ini, Synchronize Fest kembali menyuguhkan deretan penampil terkurasi lintas era dengan konsep autentik dan beragam. Salah satu yang patut dinantikan ialah penampilan kolaborasi antara Ratu Dangdut Elvy Sukaesih dan grup musik ska-jazz legendaris Jepang, Tokyo Ska Paradise Orchestra. 

Baca juga:  Elvy Sukaesih & Tokyo SKA Paradise Orchestra Tampil Bareng di Synchronize Fest 2025

Penampilan mereka akan menjadi momen reuni bersejarah keduanya tampil di panggung yang sama. Seperti diketahui, Elvy Sukaesih dan Tokyo Ska Paradise Orchestra pernah tampil bersama dalam acara Asia Live Dream: Asia Music Festival di Tokyo, dan disiarkan ke beberapa negara Asia lewat stasiun NHK pada 1996.

Kolaborasi lain yang juga menarik untuk dinantikan ialah Centil Era, yang akan menampilkan deretan penyanyi dan duo wanita yang populer pada era 2000-an, seperti Astrid, Aura Kasih, Citra Scholastika, Shanty, SHE, Sinta dan Jojo, T2, Duo Maia, dan Naykilla.

"Centil Era adalah istilah yang menggambarkan tren estetika dan gaya ekspresi yang playful, genit, dan penuh warna, sering dikaitkan dengan semangat feminin yang bebas, retro, dan  quirky. Tren ini belakangan mencuat kembali di kalangan anak muda, baik dalam fesyen, musik, maupun media sosial, dengan ciri khas penggunaan elemen visual seperti glitter, pita, renda,  warna pastel cerah, dan sentuhan 2000-an awal," tulis Synchronize Fest.
 



Synchronize Fest 2025 juga akan kembali menghadirkan para musisi bertalenta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Asep Balon, rapper asal Majalaya Kabupaten Bandung, yang dikenal dengan gaya uniknya dalam membawakan musik hip-hop berbahasa Sunda yang mengandung unsur komedi dan kritik sosial. Asep Balon kerap tampil dengan topeng, menambah kesan misterius pada penampilannya. 

Ada pula kolaborasi lintas genre antara band black metal asal Jakarta, Avhath, dan musisi eksperimental dari Bandung, Kuntari (Tesla Manaf). Avhath membawa elemen black metal yang intens, sementara Kuntari menambahkan sentuhan eksperimental dengan instrumen tradisional seperti rebana dan perkusi khas Indonesia.

Kunto Aji, musisi asal Yogyakarta yang dikenal dengan lagu-lagu reflektif seperti "Rehat" dan "Sulung", akan berkolaborasi dengan Yogyakarta Hadroh Clan (YKHC) di panggung Synchronize Fest 2025. Kolaborasi ini menampilkan perpaduan unik antara musik pop  dan tradisi hadroh, memperlihatkan eksplorasi musikal Kunto Aji yang melampaui genre pop dan jazz yang biasa dia bawakan.

Bakal hadir juga penampilan dari para DJ ternama yang populer di Stadium, sebuah club legendaris di kawasan Kota Jakarta era 90-an hingga 2000-an. Secara spesial, Synchronize Fest akan menghadirkan veteran club Stadium dengan tajuk Stadium All Star bersama bintang utama yakni DJ Bobby Suryadi, Jacky, dan Zaldy Gracia.

Tak kalah spesial, Superman Is Dead (SID), band punk rock legendari asal Kuta, Bali, akan merayakan ulang tahun mereka yang ke-30 dan akan menampilkan pertunjukan istimewa di Synchronize  Festival. Superman Is Dead akan membawakan nomor-nomor cantik dari semua album mereka.

Nama-nama lainnya yang diumumkan termasuk Bernadya, .Feast, HIVI!, JKT 48, Lomba Sihir, NDX AKA, Padi Reborn, Perunggu, Reality Club, Sal Priadi, The Adams & Hornstar Big Band, The Panturas, Tipe-X, The Trees and The Wild, Wali, dan Wijaya 80. Pihak penyelanggara pun memastikan masih akan ada kejutan lineup yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
 



Synchronize Fest 2025 juga telah membuka penjualan tiketnya yang dibanderol dengan harga variatif, mulai dari Rp275.000 untuk kategori Early Entry, Rp375.000 (Regular Daily Pass), Rp550.000 (Presale 3 Day Pass), dan Rp700.000 (Regular 3 Day Pass). Ada juga tiket kategori On The Spot yang hanya bisa dibeli pada 3-5 Oktober 2025 yakni seharga Rp475.000 untuk Daily Pass dan Rp900.000 untuk 3 Day Pass.

Seluruh harga yang tertera sudah termasuk pajak dan biaya penanganan. Publik bisa membeli tiketnya di situs www.synchronizefestival.com.

Tahun ini, Synchronize Fest memasuki edisi ke-10 alias satu dekade yang mengusung tema Saling Silang. Tema ini mencerminkan proses musik, seni, dan budaya saling terhubung serta menciptakan harmoni dalam ekosistem festival musik Indonesia.

David Karto selaku Festival Director Synchronize Fest mengatakan Synchronize Fest 2025 hadir dengan semangat refleksi sekaligus inovasi. Mengajak semua pecinta musik untuk kembali menelusuri momen-momen yang telah terukir selama satu dekade terakhir, dari panggung-panggung penuh kejutan, setlist tak terlupakan, hingga  kolaborasi-kolaborasi yang membentuk sejarah festival ini. 

“Synchronize Fest berangkat dari semangat kolaborasi saling-silang antar komunitas dan multidisiplin. Di edisi ke-10 nanti, bukan sekadar pencapaian, namun justru persembahan  terbaik untuk seluruh pihak yang selalu mendukung Synchronize Fest selama ini," katanya.

Baca juga:   Synchronize Fest 2025 Angkat Tema Saling Silang, Gaet Demajors & Ruangrupa

SEBELUMNYA

Fakta Menarik Film Waktu Maghrib 2, Horor Mitologi Lokal yang Intens

BERIKUTNYA

Tema 2025 & Sejarah Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia 29 Mei

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: