Libatkan Ratusan Seniman, Pagelaran Sabang Merauke 2025 Hadir Lebih Megah & Meriah
21 May 2025 |
19:57 WIB
Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025 akan segera hadir dengan pertunjukan yang lebih megah dan meriah. Menjadi edisi keenam, pertunjukan teatrikal kolosal tersebut akan dihelat pada 23 dan 24 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.
Baca juga: Ketika Busana Jadi Bahasa Visual dalam Pagelaran Sabang Merauke
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway merupakan pertunjukan kolosal yang memadukan aksi teatrikal, tari-tarian daerah dan kontemporer, dengan busana daerah dan etnik Nusantara memukau dari sanggar, rumah mode dan desainer ternama Indonesia. Serta, diiringi oleh musik daerah dan nasional yang dikemas secara epik dan modern.
Baca juga: Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025 Angkat Tema Hikayat Nusantara
Baca juga: Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025 Angkat Tema Hikayat Nusantara
Tahun ini, Pagelaran Sabang Merauke (PSM) akan mengangkat tema Hikayat Nusantara, dengan menyajikan cerita rakyat dari berbagai daerah dan akan dikemas dengan seni budaya dari tiap daerah secara kontemporer dan memukau.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PSM kali ini akan hadir dengan sajian pertunjukan yang lebih megah dan meriah. Digelar selama 2 hari dengan 4 pertunjukan, PSM 2025 melibatkan sebanyak 1.000 pelaku seni, termasuk 351 penari, seniman musik, tim produksi, selebritas hingga tokoh budaya Indonesia.
Pertunjukan akan semakin semarak dengan kehadiran kostum karakter spektakuler dari Jember Fashion Carnaval dan Pesona Gondanglegi, serta berbagai kejutan atraktif lainnya seperti atraksi barongsai dari Kong Ha Hong, pertunjukan marching band, serta aksi enerjik dari tim cheerleaders.
Sebanyak 31 lagu dan puluhan tarian dari hampir seluruh penjuru Nusantara akan ditampilkan, mewakili kekayaan budaya daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Termasuk, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur hingga Papua.
Sementara itu, dari segi venue, PSM tahun ini akan dihelat di area yang lebih besar yakni Indonesia Arena dengan kapasitas 6.000 pertunjukan. Dengan 4 kali pementasan, PSM 2025 ditargetkan bakal dihadiri oleh sebanyak 24.000 penonton.
Rusmedie Agus, sutradara Pagelaran Sabang Merauke, mengatakan Hikayat Nusantara diambil menjadi tema pertunjukan tahun ini lantaran pihaknya meyakini bahwa nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita-cerita rakyat dari berbagai daerah masih relevan untuk menjadi bahan refleksi dan pembelajaran sampai hari ini.
Lewat sajian cerita rakyat dan kekayaan seni budayanya seperti Hikayat Yuyu Kangkang & Malin Kundang, Hikayat Si Tumang, hingga Hikayat Calon Arang, katanya, penonton terutama generasi muda akan diingatkan kembali pada nilai-nilai luhur, sosial, dan budaya yang membentuk karakter bangsa yang kuat dan beradab.
"Nilai-nilai ini tetap penting dan bisa menjadi jembatan antar generasi, terutama jika disampaikan dengan pendekatan kontemporer yang dekat dengan anak muda. Kami percaya Hikayat Nusantara bukan hanya memperkaya pertunjukan, tetapi juga membawa pesan kebaikan yang layak digaungkan di tengah masyarakat,” katanya dalam acara konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/5/2025).
PSM 2025 akan menghadirkan sejumlah aktor dan narator yang akan memperkuat dimensi naratif dan emosional di setiap babak pertunjukan, yakni seniman senior Butet Kartaredjasa, artis Indra Bekti, Risang Janur Wendo, dan pemain muda Zahara Christie.
Mereka akan menjadi jembatan pengisah yang memandu penonton menelusuri hikayat penuh makna, layaknya Punakawan dalam pewayangan Jawa, tokoh-tokoh bijak seperti Semar, Petruk dan Bagong, yang selalu hadir membawa pesan moral dalam setiap kisah.
Tak hanya aktor dan narator, akan tampil juga sejumlah penyanyi kenamaan Indonesia yakni Yura Yunita, Padi Reborn, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Alsant Nababan, Yuyun Arfah, Taufan Purbo, Gabriel Harvianto, Nino Prabowo, Sruti Respati, Swain Mahisa, Alicia Hartono dan Roland Rogers.
Mereka akan diiringi oleh sajian musik ciamik dari Maestro Avip Priatna sebagai konduktor, bersama 60 musisi orkestra, 60 anggota paduan suara Batavia Madrigal Singers, dan 16 anggota paduan suara muda dari The Resonanz Children’s Choir.
Selain itu, ada pula Elwin Hendrijanto, komposer Indonesia yang juga dikenal lewat karyanya di perfilman Hollywood, yang akan bertindak sebagai music director. Sang komposer akan menghadirkan komposisi megah yang memadukan lebih dari 50 instrumen musik tradisional dengan sentuhan alat musik modern, menciptakan harmoni unik yang merepresentasikan semangat lintas generasi dan budaya.
Para seniman yang terlibat akan mengenakan busana etnik Indonesia modern rancangan sejumlah desainer ternama, mulai dari Priyo Oktaviano sebagai head designer, lalu Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Chossy Lattu, Ivan Gunawan, Eri Dani, Danny Satriadi, Sebastian Gunawan, Wilsen Willim, Iwan Tirta, Mell Ahyar, Opi Bachtiar, Temma Prasetio, Era Soekamto dan Griya Ageman.
Ferdinandus Aming Santoso selaku President Director & CEO iForte & Protelindo Group, mengatakan PSM 2025 akan digelar secara spektakuler, kolosal, dan berstandar internasional. Menurutnya, kehadiran PSM yang kini menjadi pagelaran tahunan telah berhasil membuktikan bahwa seni pertunjukan tradisional bisa menjadi pilihan tontonan yang memukau dan tidak ketinggalan zaman.
"Kita sudah membuktikan di pagelaran-pagelaran sebelumnya ternyata acara ini memang luar biasa dan dibuat dengan standar dunia. Tiket 10.000 terjual hanya dalam dua minggu tahun lalu, banyak yang menyesal tidak nonton. Kenapa mereka menyesal? Karena mereka berpikir acara seni dan budaya itu membosankan, bikin ketiduran," ucapnya.
Menurut Aming, di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang kian deras, pihaknya merasa penting untuk terus merawat akar budaya kita. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya Nusantara dan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada masyarakat Indonesia," imbuhnya.
Penjualan tiket Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025 telah dibuka secara eksklusif untuk nasabah BCA Solitaire dan Prioritas pada 21-22 Mei 2025. Sementara penjualan khusus pengguna kartu BCA akan dibuka pada 23 Mei-6 Juni 2025. Adapun, penjualan umum akan dimulai pada 7 Jumi 2025.
Khusus untuk pengguna Bank BCA, bisa mendapatkan tiket Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway 2025 dengan harga diskon 30 persen pada masa pre-sale, yakni mulai dari Rp245.000 untuk kategori Bronze, Rp315.000 (Silver), Rp525.000 (Gold), Rp700.000 (Platinum), dan Rp850.000 (Diamond).
Sementara harga normalnya dibanderol mulai dari Rp350.000 untuk kategori Bronze, Rp450.000 (Silver), Rp750.000 (Gold), Rp1 juta (Platinum), dan Rp1,25 juta (Diamond). Adapun, tiketnya bisa dibeli melalui situs atau aplikasi Tiket.com.
Baca juga: Ketika Busana Jadi Bahasa Visual dalam Pagelaran Sabang Merauke
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.