Raih 7 juta Penonton, Jumbo Masuk 3 Film Indonesia Paling Laris Sepanjang Masa
27 April 2025 |
10:30 WIB
Film animasi Indonesia, Jumbo, berhasil meraih 7 juta penonton, membuatnya menjadi salah satu dari 3 karya paling laris sepanjang masa untuk sementara di dalam negeri. Karya dari Visinema Studios itu berada di bawah Agak Laen yang memiliki 9 juta penonton. Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi film animasi di Tanah Air.
Jumbo berhasil meraih 7 juta penonton dalam kurang dari 30 hari penayangan di bioskop. CEO Visinema Studios Herry B. Salim menilai bahwa pencapaian film animasi itu menjadi pemantik semangat baru bagi Visinema Studios untuk terus konsisten melahirkan karya-karya baru yang berkualitas.
Dia menuturkan, keberhasilan Jumbo menjadi 3 film paling laris membuktikan bahwa film animasi kini memiliki peluang lebih besar untuk dinikmati oleh masyarakat luas. Tidak hanya itu, film animasi juga memperkaya pilihan tontonan bagi keluarga dan anak-anak.
Dia pun berharap para produser di Indonesia dan stakeholder perfilman dapat ikut meramaikan dan berkontribusi terhadap industri animasi Indonesia pada masa yang akan datang.
Produser film animasi Jumbo Anggia Kharisma menambahkan bahwa capaian 7 juta penonton memiliki makna yang lebih dalam bagi Visinema Studios. Film ini bukan hanya menjadi tontonan yang menghibur keluarga Indonesia, tetapi juga berkembang menjadi sebuah gerakan yang menciptakan dampak besar.
Dia mengungkapkan bahwa film tersebut memberikan inspirasi sekaligus membangkitkan rasa memiliki terhadap karya anak bangsa dalam hati banyak orang.
“Yang paling penting bagi kami adalah ketika anak-anak dan penonton lintas generasi bisa menyaksikan Jumbo, lalu terinspirasi untuk memiliki cita-cita baru yang mereka impikan. Selain itu, film ini juga mempererat ikatan keluarga: orangtua menjadi teman menonton bagi anak-anak mereka, dan cerita Jumbo mampu merefleksikan inner child dalam diri kita semua. Jumbo telah menjadi sebuah movement,” katanya.
Sementara itu, penulis dan sutradara Ryan Adriandhy mengungkapkan bahwa karya ini telah menjadi bagian dari keseharian banyak keluarga di Indonesia. Dia memanifestasikan doa-doa baik, yang pada akhirnya terwujud lewat karya debutnya sebagai sutradara untuk film animasi panjang yang kini dirayakan oleh begitu banyak orang.
Dia menilai bahwa Jumbo bukan akhir, tetapi awal bagi perjalanan Visinema Studios untuk terus berkomitmen menghasilkan karya yang berkualitas dan bisa dinikmati semua orang. Tidak hanya sebagai hiburan, karya ini memiliki nilai yang baik dan tontonan yang dapat direnungkan dan dirasakan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.