Still foto Jumbo (Sumber gambar: Visinema Studios)

Kenalan Lebih Dekat dengan Kreator Film Jumbo, Sutradara hingga Produser

14 April 2025   |   11:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Performa film Jumbo di tangga box office Indonesia makin tak terbendung. Film animasi produksi Visinema Studios yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy tersebut sudah meraih lebih dari 3 juta penonton hanya dalam dua pekan sejak penayangannya di bioskop.

Saat ini, Jumbo telah mencatatkan diri sebagai film animasi produksi lokal terlaris sepanjang masa, menandai pencapaian besar bagi industri animasi lokal. Akan tetapi, perjalanan film ini belum selesai. Jumbo kini berada di jalur yang menjanjikan untuk meraih satu rekor bergengsi lainnya, yakni menjadi film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia. 

Baca juga: Jumbo Tembus 3 Juta Penonton, Film Animasi yang Memeluk Hati Keluarga Indonesia

Setelah berhasil menarik 3 juta penonton, target berikutnya adalah melampaui pencapaian Frozen II, yang hingga kini masih memegang rekor dengan total 4,6 juta penonton di bioskop Indonesia. Dengan momentum yang terus menguat, bukan tidak mungkin Jumbo akan mencetak sejarah baru dalam waktu dekat. 

Sebelum rekor itu dipecahkan, yuk, kenalan lebih dekat dengan para kreator di balik kesuksesan Jumbo. Mereka adalah sosok-sosok berbakat yang telah mencurahkan waktu, energi, dan imajinasi mereka untuk menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membanggakan bagi perfilman Indonesia:


1. Sutradara

Ryan Adriandhy adalah sutradara film Jumbo. Sebelum menjadi sutradara, dia dahulu dikenal sebagai seorang komika. Ryan bahkan tercatat sebagai juara 2 Stand Up Comedy (SUCI) musim pertama pada 2011. Setelah menjadi juara SUCI, Ryan banyak terlibat ke project akting, seperti Malam Minggu Miko dan Cinta Dalam Kardus karya Raditya Dika.

Namun, lulusan Graphic Design and New Media dari Binus ini kemudian menghilang dari dunia entertainment. Hal ini dilakukan setelah dia mendapatkan beasiswa Fulbright untuk kuliah di kampus Rochester Institute of Technology pada 2015 dengan mengambil gelar Master of Fine Arts (MFA) Film and Animation. 

Film tugas akhir kuliahnya, Prognosis memenangkan Piala Citra untuk Film Animasi Pendek Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2020. Sepulang dari Amerika Serikat, Ryan bergabung ke Visinema Studios. Dia turut berkontribusi pada pembuatan film animasi Nussa. Setelah itu, dia mendapat kepercayaan untuk memproduksi film animasinya sendiri dengan Judul Jumbo.


2. Penulis

Selain menjadi sutradara, Ryan Adriandhy juga terlibat pada penulisan skenario film Jumbo. Ryan mengaku film ini banyak mengambil referensi dari kenangan-kenangan masa kecilnya, terutama yang dirasakan anak-anak 1990-an. Dalam menggarap naskah ini, Ryan menggandeng penulis lain, yakni Widya Arifianti. 

Widya merupakan penulis perempuan yang kerap terlibat dalam film bergenre keluarga. Beberapa judul populer yang pernah ditulisnya ialah Home Sweet Loan, Arini by Love.inc, Nussa, Kasih Sayang, dan masih banyak lagi.


3. Sinematografer

Sutradara Ryan Adriandhy menyampaikan bahwa meskipun film ini merupakan animasi, dia tetap memproduksinya dengan standar layaknya film pada umumnya. Artinya, proses produksinya tetap melibatkan struktur yang lengkap, termasuk kehadiran seorang sinematografer. Dalam film ini, dirinya menggandeng sinematografer Arnand Pratikto. 

Arnand Pratikto merupakan salah satu sinematografer ternama. Dia pernah terlibat ke sejumlah film blockbuster Indonesia seperti Ambyar Mak Byar, Heartbreak Motel, 13 Bom di Jakarta, hingga Ben & Jody. Film ini turut menggandeng Teguh Raharjo sebagai editor dan Ofel Obaja sebagai penata musik. Sementara itu, desain produksi ditangani oleh Teddy Setiawan, dan Marcello Hisky bertanggung jawab sebagai desainer kostum. 


4. Produser

Film ini didukung oleh jajaran produser berpengalaman yang berperan penting dalam proses pengembangannya. Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari bertindak sebagai produser, mengawal jalannya produksi dari tahap pra-produksi hingga pasca-produksi. Sementara itu, Herry B. Salim menjabat sebagai produser eksekutif, yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan dan dukungan finansial untuk mewujudkan visi kreatif film ini.

Lebih dari sekadar mengurusi aspek produksi, ketiganya juga berperan aktif dalam merancang strategi distribusi. Mereka memastikan bahwa Jumbo tidak hanya meraih kesuksesan di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional. Hasilnya, film ini telah mengantongi kontrak penayangan di 17 negara, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring waktu. 


5. Tim Animator

Film animasi Jumbo merupakan hasil kolaborasi kreatif yang melibatkan berbagai pihak. Diproduksi oleh tiga rumah produksi, yakni Visinema Animation, Springboard, dan Anami Films, proyek ambisius ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi dalam industri animasi Indonesia.

Selama proses penggarapan yang memakan waktu hingga lima tahun, Jumbo melibatkan lebih dari 420 kreator lokal. Skala kolaborasi ini mencerminkan besarnya komitmen untuk menghadirkan karya animasi yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga mencerminkan identitas dan talenta anak bangsa.


6. Pengisi Suara

Film Jumbo menampilkan deretan pengisi suara yang terdiri dari berbagai aktor dan aktris ternama Indonesia. Di antaranya adalah Prince Poetiray sebagai Don, Quinn Salman sebagai Meri, Yusuf Ozkan sebagai Nurman, dan Graciella Abigail sebagai Mae. Kemudian, tokoh orang tua Don diisi suaranya oleh Bunga Citra Lestari dan Ariel Noah, dan nenek Don diisi suaranya oleh Ratna Riantiarno.

Karakter-karakter lainnya juga dihidupkan oleh M. Adhiyat, Den Bagus Sasono, Kiki Narendra, Cinta Laura Kiehl, hingga Aci Resti. Tak hanya itu, jajaran pengisi suara turut diperkuat oleh nama-nama lain seperti Chicco Jerikho, Ganindra Bimo serta Angga Dwimas Sasongko, yang memberikan warna khas pada karakter-karakter unik seperti kambing di film ini.

Baca juga: Daftar Lagu Viral yang Jadi Soundtrack Film Animasi Jumbo 
 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Coachella Sedang Berlangsung, Cek 8 Panggung yang Harus Genhype Ketahui

BERIKUTNYA

Hari Penyakit Chagas Sedunia Tiap 14 April, Kenali Gejala & Cara Mencegahnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga