Tembus 5 Juta Penonton, Jumbo Jadi Film Paling Laris di Bioskop
19 April 2025 |
19:29 WIB
Film animasi Indonesia Jumbo terus menunjukkan performa luar biasa di layar lebar. Karya garapan sutradara Ryan Adriandhy ini resmi menembus angka 5 juta penonton, menjadikannya film dengan jumlah penonton tertinggi di antara semua judul yang saat ini sedang tayang di bioskop.
Perjalanan Jumbo belum usai, karena film ini masih terus diputar dan terus menambah pundi-pundi penontonnya.
Kabar bahagia ini diumumkan lewat akun resmi Instagram @jumbofilm_id. “Film Jumbo sudah ditonton lebih dari 5.000.000 penonton. Lima juta hati yang memilih hadir, duduk di bioskop, tertawa, menangis, dan pulang dengan cerita baru,” begitu bunyi pernyataan yang diunggah.
Baca juga: Film Jumbo Tembus 4 Juta Penonton, Sutradara Ryan Adriandhy Penuhi Nazar Bikin Stand Up Special
Unggahan tersebut juga menyampaikan rasa haru dan syukur tim produksi karena sambutan hangat yang diterima Jumbo begitu besar dan tulus—dari antrean panjang, tiket yang ludes terjual, ulasan menyentuh, hingga penonton yang rela menyewa satu studio untuk nonton bareng bersama teman sekelas atau orang-orang terdekat.
Berdasarkan catatan Hypeabis.id, pencapaian ini menempatkan Jumbo sebagai salah satu film paling laris di bioskop Tanah Air saat ini. Tak hanya itu, Jumbo juga tercatat sebagai film animasi paling sukses sepanjang masa di Indonesia dan Asia Tenggara, menjadi satu-satunya film animasi yang menembus angka 5 juta penonton dalam sejarah perfilman Indonesia.
Saat ini, sejumlah film lain juga sedang mencatatkan performa kuat di box office. Salah satunya adalah Pabrik Gula yang meraih 4 juta penonton hanya dalam 15 hari penayangan sejak akhir Maret 2025. Film lain seperti Komang juga berhasil menembus angka 2,5 juta penonton hingga hari ini.
Meski demikian, Jumbo masih berpeluang besar untuk terus mencetak rekor baru. Film ini masih tayang di banyak bioskop di seluruh Indonesia dan terus menjadi pilihan penonton dari berbagai kalangan.
Mengangkat kisah Don, seorang anak bertubuh besar yang kerap diremehkan dan dirundung oleh teman-temannya, Jumbo menyajikan cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak dan penuh pesan emosional. Don bertekad mengikuti pertunjukan bakat di kampung halamannya demi membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar anak yang selalu kalah.
Dalam ajang itu, Don memilih menampilkan sandiwara panggung yang merupakan peninggalan orang tuanya yang telah tiada. Namun jalannya tidak mulus. Skenario sandiwara miliknya sempat dirampas oleh salah satu anak yang sering merundungnya, menciptakan konflik yang emosional namun menggugah.
Sebagai perbandingan, film terlaris sepanjang masa di Indonesia masih dipegang oleh KKN di Desa Penari dengan 10.061.033 penonton, disusul oleh Agak Laen dengan 9.125.188 penonton. Dengan 5 juta penonton, Jumbo kini resmi masuk dalam 10 besar film Indonesia terlaris sepanjang masa, dan perjalanannya belum selesai.
Saat ini, bioskop Indonesia tengah diramaikan oleh film-film karya anak bangsa seperti Pabrik Gula, Komang, Pengepungan di Bukit Duri, Rumah untuk Alie, Norma, Qodrat 2, dan Muslihat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Perjalanan Jumbo belum usai, karena film ini masih terus diputar dan terus menambah pundi-pundi penontonnya.
Kabar bahagia ini diumumkan lewat akun resmi Instagram @jumbofilm_id. “Film Jumbo sudah ditonton lebih dari 5.000.000 penonton. Lima juta hati yang memilih hadir, duduk di bioskop, tertawa, menangis, dan pulang dengan cerita baru,” begitu bunyi pernyataan yang diunggah.
Baca juga: Film Jumbo Tembus 4 Juta Penonton, Sutradara Ryan Adriandhy Penuhi Nazar Bikin Stand Up Special
Unggahan tersebut juga menyampaikan rasa haru dan syukur tim produksi karena sambutan hangat yang diterima Jumbo begitu besar dan tulus—dari antrean panjang, tiket yang ludes terjual, ulasan menyentuh, hingga penonton yang rela menyewa satu studio untuk nonton bareng bersama teman sekelas atau orang-orang terdekat.
Alhamdulillahiladzi Bini’matihi Tatimmush Sholihat.
— FILM JUMBO SEDANG TAYANG DI BIOSKOP! (@Adriandhy) April 19, 2025
5.000.000 PENONTON
Untuk 5 juta hati yang memilih duduk di bioskop, tertawa, menangis, dan pulang dengan cerita baru..Terima kasih dari lubuk hati kami paling dalam. #FilmJUMBO masih di bioskop.pic.twitter.com/fIso3Nd2wm
Berdasarkan catatan Hypeabis.id, pencapaian ini menempatkan Jumbo sebagai salah satu film paling laris di bioskop Tanah Air saat ini. Tak hanya itu, Jumbo juga tercatat sebagai film animasi paling sukses sepanjang masa di Indonesia dan Asia Tenggara, menjadi satu-satunya film animasi yang menembus angka 5 juta penonton dalam sejarah perfilman Indonesia.
Saat ini, sejumlah film lain juga sedang mencatatkan performa kuat di box office. Salah satunya adalah Pabrik Gula yang meraih 4 juta penonton hanya dalam 15 hari penayangan sejak akhir Maret 2025. Film lain seperti Komang juga berhasil menembus angka 2,5 juta penonton hingga hari ini.
Meski demikian, Jumbo masih berpeluang besar untuk terus mencetak rekor baru. Film ini masih tayang di banyak bioskop di seluruh Indonesia dan terus menjadi pilihan penonton dari berbagai kalangan.
Mengangkat kisah Don, seorang anak bertubuh besar yang kerap diremehkan dan dirundung oleh teman-temannya, Jumbo menyajikan cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak dan penuh pesan emosional. Don bertekad mengikuti pertunjukan bakat di kampung halamannya demi membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar anak yang selalu kalah.
Dalam ajang itu, Don memilih menampilkan sandiwara panggung yang merupakan peninggalan orang tuanya yang telah tiada. Namun jalannya tidak mulus. Skenario sandiwara miliknya sempat dirampas oleh salah satu anak yang sering merundungnya, menciptakan konflik yang emosional namun menggugah.
Sebagai perbandingan, film terlaris sepanjang masa di Indonesia masih dipegang oleh KKN di Desa Penari dengan 10.061.033 penonton, disusul oleh Agak Laen dengan 9.125.188 penonton. Dengan 5 juta penonton, Jumbo kini resmi masuk dalam 10 besar film Indonesia terlaris sepanjang masa, dan perjalanannya belum selesai.
Saat ini, bioskop Indonesia tengah diramaikan oleh film-film karya anak bangsa seperti Pabrik Gula, Komang, Pengepungan di Bukit Duri, Rumah untuk Alie, Norma, Qodrat 2, dan Muslihat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.