Jadi Juri di Festival Film Cannes 2025, Yuk Intip Profil Yulia Evina Bhara
13 April 2025 |
11:46 WIB
Masyarakat Indonesia sepertinya patut berbangga hati. Pasalnya, produser dari rumah produksi KawanKawan Media, Yulia Evina Bhara terpilih menjadi salah satu juri dalam Critic's Week ke-64, Festival Film Cannes 2025. Cannes merupakan festival film bergengsi di dunia.
Kabar terpilihnya Yulia sebagai salah satu juri dalam festival ini juga diunggah sang sineas di laman Instagramnya pada Kamis, (10/4/25). Pada postingan tersebut Yulia mengunggah foto bersama sejumlah juri lain, yang terdiri dari 5 orang termasuk Yulia.
"Bangga dan merasa terhormat menjadi bagian dari juri @semaine_de_la_critique Cannes tahun ini. Senang bisa menemukan pilihan yang luar biasa." tulis akun resmi @yuliaevinabhara.
Baca juga: Film Pangku Menang HAF Goes to Cannes Program di ajang Hong Kong Asia Film Financing Forum
Dinukil dari laman resminya, Critic's Week merupakan bagian paralel dari Festival Film Cannes yang berfokus pada pencarian bakat-bakat baru. Setiap tahunnya Critic's Week menyeleksi 10 film pendek dan 10 film layar lebar yang dipresentasikan selama Festival Film Cannes.
Tahun ini Semaine de la Critique atau Critics' Week Cannes Film Festival 2025 diketuai sineas, penulis skenario, dan produser asal Spanyol, Rodrigo Sorogoyen. Sementara itu anggotanya meliputi Jihane Bougrine, Josee Deshaies, Daniel Kaluuya, dan Yulia Evina Bhara.
Critic's Week Festival Film Cannes akan diadakan pada 14-22 Mei 2025, setelah sebelumnya film-film pilihan edisi ke-64 diluncurkan pada 14 April. Selain di Cannes, cakupan kegiatan La Semaine de la Critique juga meliputi pendampingan sutradara film pendek terpilih melalui Next Step.
Para juri di Festival Film Cannes ini nantinya juga akan memberikan penghargaan Utama AMI Paris untuk La Semaine de la Critique kepada film fitur terbaik, Penghargaan French Touch dari Juri, Penghargaan Bintang Baru Louis Roederer Foundation, dan Penghargaan Leitz Cine Discovery untuk Film Pendek.
Yulia merupakan produser dari film Istirahatlah Kata-Kata (2016) dan film pendek On the Origin of Fear (2016) yang tayang di Venice International Film Festival. Selain itu, dia juga memproduseri film Autobiography (2023) yang tahun lalu diputar di 29 festival film kelas dunia.
Kiprah Yulia di seni pertunjukan dimulai di dunia teater sebelum akhirnya memilih menjadi produser. Tidak kurang Yulia menekuni teater kurang lebih 7 tahun dengan naskah yang banyak mengungkai persoalan sejarah dan kemanusiaan. Yulia baru mulai memproduksi film sejak 2012.
Arkian, dia memproduksi film pendek On the Origin of Fear yang ditayangkan perdana di Venice International Film Festival (2016) dan berkompetisi di Toronto serta Clermont-Ferrand International Film Festival. Film ini juga mendapat penghargaan Special Mention di Singapore International Film Festival.
Debut film layar lebarnya adalah Solo Solitude atau Istirahatlah Kata-Kata (2016) yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Film ini ditayangkan perdana di bagian Filmmakers of the Present di Locarno pada tahun yang sama.
Kabar terpilihnya Yulia menjadi salah satu juri di Festival Cannes 2025 juga diapresiasi oleh sejumlah sineas dan aktor di Indonesia. Di antaranya Riri Riza, Garin Nugroho, Fajar Nugros, Sal Priadi, Chelsea Islan, Chicco Jerikho, Yosep Anggi Noen, dan Asmara Abigail.
Baca juga: Cek Kiat Produser Yulia Evina Bhara Agar Lolos ke Festival Film Internasional
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Kabar terpilihnya Yulia sebagai salah satu juri dalam festival ini juga diunggah sang sineas di laman Instagramnya pada Kamis, (10/4/25). Pada postingan tersebut Yulia mengunggah foto bersama sejumlah juri lain, yang terdiri dari 5 orang termasuk Yulia.
"Bangga dan merasa terhormat menjadi bagian dari juri @semaine_de_la_critique Cannes tahun ini. Senang bisa menemukan pilihan yang luar biasa." tulis akun resmi @yuliaevinabhara.
Baca juga: Film Pangku Menang HAF Goes to Cannes Program di ajang Hong Kong Asia Film Financing Forum
Dinukil dari laman resminya, Critic's Week merupakan bagian paralel dari Festival Film Cannes yang berfokus pada pencarian bakat-bakat baru. Setiap tahunnya Critic's Week menyeleksi 10 film pendek dan 10 film layar lebar yang dipresentasikan selama Festival Film Cannes.
Tahun ini Semaine de la Critique atau Critics' Week Cannes Film Festival 2025 diketuai sineas, penulis skenario, dan produser asal Spanyol, Rodrigo Sorogoyen. Sementara itu anggotanya meliputi Jihane Bougrine, Josee Deshaies, Daniel Kaluuya, dan Yulia Evina Bhara.
Critic's Week Festival Film Cannes akan diadakan pada 14-22 Mei 2025, setelah sebelumnya film-film pilihan edisi ke-64 diluncurkan pada 14 April. Selain di Cannes, cakupan kegiatan La Semaine de la Critique juga meliputi pendampingan sutradara film pendek terpilih melalui Next Step.
Para juri di Festival Film Cannes ini nantinya juga akan memberikan penghargaan Utama AMI Paris untuk La Semaine de la Critique kepada film fitur terbaik, Penghargaan French Touch dari Juri, Penghargaan Bintang Baru Louis Roederer Foundation, dan Penghargaan Leitz Cine Discovery untuk Film Pendek.
Profil Yulia Evina Bhara
Di industri film Indonesia dan internasional nama Yulia Evina Bhara memang bukan kaleng-kaleng. Produser sekaligus salah satu pendiri rumah produksi film KawanKawan Media itu telah malang-melintang di dunia teater dan sinema dengan karya-karya yang khas.Yulia merupakan produser dari film Istirahatlah Kata-Kata (2016) dan film pendek On the Origin of Fear (2016) yang tayang di Venice International Film Festival. Selain itu, dia juga memproduseri film Autobiography (2023) yang tahun lalu diputar di 29 festival film kelas dunia.
Kiprah Yulia di seni pertunjukan dimulai di dunia teater sebelum akhirnya memilih menjadi produser. Tidak kurang Yulia menekuni teater kurang lebih 7 tahun dengan naskah yang banyak mengungkai persoalan sejarah dan kemanusiaan. Yulia baru mulai memproduksi film sejak 2012.
Arkian, dia memproduksi film pendek On the Origin of Fear yang ditayangkan perdana di Venice International Film Festival (2016) dan berkompetisi di Toronto serta Clermont-Ferrand International Film Festival. Film ini juga mendapat penghargaan Special Mention di Singapore International Film Festival.
Debut film layar lebarnya adalah Solo Solitude atau Istirahatlah Kata-Kata (2016) yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Film ini ditayangkan perdana di bagian Filmmakers of the Present di Locarno pada tahun yang sama.
Kabar terpilihnya Yulia menjadi salah satu juri di Festival Cannes 2025 juga diapresiasi oleh sejumlah sineas dan aktor di Indonesia. Di antaranya Riri Riza, Garin Nugroho, Fajar Nugros, Sal Priadi, Chelsea Islan, Chicco Jerikho, Yosep Anggi Noen, dan Asmara Abigail.
Baca juga: Cek Kiat Produser Yulia Evina Bhara Agar Lolos ke Festival Film Internasional
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.