Jumbo Jadi Film Animasi Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
06 April 2025 |
21:37 WIB
Jumbo resmi menjadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa, setelah meraih 775.502 penonton dalam 6 hari penayangannya di bioskop. Posisi itu dicapai dari film Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) yang sebelumnya menduduki takhta tersebut dengan 642.312 penonton.
Film Jumbo berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia hingga menjadi perbincangan warganet di media sosial. Banyak netizen yang mengungkapkan kesan mereka setelah menonton film tersebut. Tak sedikit dari mereka yang terkesan dan menyebut bahwa Jumbo menjadi salah satu film animasi lokal terbaik saat ini.
Bahkan, kata kunci (keyword) Jumbo saat ini masih menjadi trending topic di X. Sampai artikel ini ditulis, tercatat sebanyak 65.000 lebih cuitan menggunakan kata kunci Jumbo. Banyak warganet yang mengungkap rasa bangga mereka terhadap kualitas film animasi lokal yang dinilai berkembang pesat.
Baca juga: Review Film Animasi Jumbo: Menghadapi Kehilangan dari Perspektif Anak-anak
Tren capaian penonton film Jumbo memang cukup menjanjikan sejak awal tayang di bioskop pada 31 Maret 2025. Pada hari pertama perilisannya, film yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy ini berhasil meraih 60.458 penonton.
Angkanya bertambah dua kali lipat lebih sebanyak 140.179 penonton pada hari kedua. Begitu juga pada hari ketiga penayangannya yang meraup 255.084 penonton, setelah mendapatkan tambahan sebanyak 115.000 lebih penonton dalam sehari.
Tren positif itu pun terus berlanjut pada hari keempat perilisannya yang mendapat tambahan 154.000 lebih penonton hingga menjadi 409.190 penonton, begitu pun pada hari kelima penayangannya yang mencapai 572.893 penonton. Angka itu diraih setelah film Jumbo ditonton sebanyak 163.000 penonton dalam sehari.
Capaian jumlah penontonnya semakin menanjak pada hari keenam tayang di bioskop. Jumbo mampu mendatangkan 203.000 lebih penonton dalam sehari, hingga mencatatkan 775.502 penonton pada 5 April 2025.
Produser Film Jumbo Anggia Kharisma mengatakan perjalanan filmnya untuk mencapai rekor penonton berikutnya membutuhkan dukungan dari seluruh penonton Indonesia untuk datang ke bioskop. Menurutnya, setiap tiket yang dibeli, setiap kursi yang terisi, adalah bentuk nyata dari kepercayaan masyarakat pada karya anak bangsa.
Dia menambahkan dukungan masyarakat tidak hanya berdampak pada film Jumbo, tapi juga membuka jalan yang lebih lebar bagi talenta animasi lokal untuk terus berkarya dan bersinar di panggung dunia.
"Kami sangat berterima kasih atas setiap pasang mata dan hati yang telah menyempatkan waktu untuk menonton Jumbo di bioskop. Untuk bisa terus melangkah, kami butuh dukungan dari seluruh penonton Indonesia. Saya percaya bahwa mimpi besar tidak lahir dari satu orang, tapi dari kita semua yang saling percaya dan saling mendukung," katanya.
Kesuksesan film Jumbo tidak terlepas dari waktu penayangannya yang bertepatan dengan momen libur sekolah Lebaran. Banyak masyarakat yang menonton film tersebut dengan memboyong keluarga mereka untuk menikmatinya di bioskop.
Di sisi lain, banyaknya netizen yang membicarakan film Jumbo di media sosial disinyalir membuat banyak orang turut penasaran untuk menonton langsung filmnya di bioskop.
Terlebih, rating film Jumbo di sejumlah aplikasi layanan tiket juga terbilang bagus. Di Tix ID, film tersebut meraih rating 9,7/10, sementara di IMDb meraih rating 8,0/10. Lalu di aplikasi Cinepoint, Jumbo meraih rating 9/10.
Jumbo juga berhasil menyalip perolehan penonton beberapa film yang tayang pada Lebaran 2025. Film ini unggul dibanding dua film lainnya yakni film Norma: Antara Mertua dan Menantu yang hanya meraih 250.000 lebih penonton pada 5 hari penayangannya, serta film Komang yang meraih 690.000 lebih penonton.
Kendati demikian, perolehan penonton Jumbo masih kalah dari dua film lainnya yang juga tayang pada Lebaran, yakni Pabrik Gula yang meraih 2 juta lebih penonton dan Qodrat 2 yang mencatatkan 900.000 lebih penonton.
Jumbo adalah film animasi Indonesia yang disutradarai Ryan Adriandhy dan mengangkat tema tentang perundungan anak. Sederet artis ternama mulai dari Ariel NOAH, Angga Yunanda, Cinta Laura, hingga Bunga Citra Lestari dilibatkan menjadi pengisi suaranya.
Filmnya mengikuti kisah anak laki-laki bernama Don. Lantaran memiliki fisik yang gemoi, Don sering dirundung dengan panggilan Jumbo. Oleh karena itu, Don bertekad membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia juga memiliki bakat yang bisa dibanggakan.
Hingga pada suatu hari, muncul sesosok hantu dari dunia lain yang meminta bantuan Don. Dengan mengajak serta kedua sahabatnya, Mae dan Nurman, Don pun akhirnya melakukan petualangan ajaib bak cerita dongeng.
Don sendiri digambarkan sebagai anak laki-laki yang gemar dibacakan dongeng oleh orang tuanya. Siapa sangka, kini buku dongeng peninggalan mendiang orang tuanya menjadi penuntunnya untuk melakukan petualangan.
Baca juga: 9 Kali Revisi, Perjalanan Ryan Adriandhy Menyempurnakan Naskah Jumbo
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film Jumbo berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia hingga menjadi perbincangan warganet di media sosial. Banyak netizen yang mengungkapkan kesan mereka setelah menonton film tersebut. Tak sedikit dari mereka yang terkesan dan menyebut bahwa Jumbo menjadi salah satu film animasi lokal terbaik saat ini.
Bahkan, kata kunci (keyword) Jumbo saat ini masih menjadi trending topic di X. Sampai artikel ini ditulis, tercatat sebanyak 65.000 lebih cuitan menggunakan kata kunci Jumbo. Banyak warganet yang mengungkap rasa bangga mereka terhadap kualitas film animasi lokal yang dinilai berkembang pesat.
Baca juga: Review Film Animasi Jumbo: Menghadapi Kehilangan dari Perspektif Anak-anak
Tren capaian penonton film Jumbo memang cukup menjanjikan sejak awal tayang di bioskop pada 31 Maret 2025. Pada hari pertama perilisannya, film yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy ini berhasil meraih 60.458 penonton.
Angkanya bertambah dua kali lipat lebih sebanyak 140.179 penonton pada hari kedua. Begitu juga pada hari ketiga penayangannya yang meraup 255.084 penonton, setelah mendapatkan tambahan sebanyak 115.000 lebih penonton dalam sehari.
Tren positif itu pun terus berlanjut pada hari keempat perilisannya yang mendapat tambahan 154.000 lebih penonton hingga menjadi 409.190 penonton, begitu pun pada hari kelima penayangannya yang mencapai 572.893 penonton. Angka itu diraih setelah film Jumbo ditonton sebanyak 163.000 penonton dalam sehari.
Capaian jumlah penontonnya semakin menanjak pada hari keenam tayang di bioskop. Jumbo mampu mendatangkan 203.000 lebih penonton dalam sehari, hingga mencatatkan 775.502 penonton pada 5 April 2025.
Produser Film Jumbo Anggia Kharisma mengatakan perjalanan filmnya untuk mencapai rekor penonton berikutnya membutuhkan dukungan dari seluruh penonton Indonesia untuk datang ke bioskop. Menurutnya, setiap tiket yang dibeli, setiap kursi yang terisi, adalah bentuk nyata dari kepercayaan masyarakat pada karya anak bangsa.
Dia menambahkan dukungan masyarakat tidak hanya berdampak pada film Jumbo, tapi juga membuka jalan yang lebih lebar bagi talenta animasi lokal untuk terus berkarya dan bersinar di panggung dunia.
"Kami sangat berterima kasih atas setiap pasang mata dan hati yang telah menyempatkan waktu untuk menonton Jumbo di bioskop. Untuk bisa terus melangkah, kami butuh dukungan dari seluruh penonton Indonesia. Saya percaya bahwa mimpi besar tidak lahir dari satu orang, tapi dari kita semua yang saling percaya dan saling mendukung," katanya.
Kesuksesan film Jumbo tidak terlepas dari waktu penayangannya yang bertepatan dengan momen libur sekolah Lebaran. Banyak masyarakat yang menonton film tersebut dengan memboyong keluarga mereka untuk menikmatinya di bioskop.
Di sisi lain, banyaknya netizen yang membicarakan film Jumbo di media sosial disinyalir membuat banyak orang turut penasaran untuk menonton langsung filmnya di bioskop.
Terlebih, rating film Jumbo di sejumlah aplikasi layanan tiket juga terbilang bagus. Di Tix ID, film tersebut meraih rating 9,7/10, sementara di IMDb meraih rating 8,0/10. Lalu di aplikasi Cinepoint, Jumbo meraih rating 9/10.
Jumbo juga berhasil menyalip perolehan penonton beberapa film yang tayang pada Lebaran 2025. Film ini unggul dibanding dua film lainnya yakni film Norma: Antara Mertua dan Menantu yang hanya meraih 250.000 lebih penonton pada 5 hari penayangannya, serta film Komang yang meraih 690.000 lebih penonton.
Kendati demikian, perolehan penonton Jumbo masih kalah dari dua film lainnya yang juga tayang pada Lebaran, yakni Pabrik Gula yang meraih 2 juta lebih penonton dan Qodrat 2 yang mencatatkan 900.000 lebih penonton.
Jumbo adalah film animasi Indonesia yang disutradarai Ryan Adriandhy dan mengangkat tema tentang perundungan anak. Sederet artis ternama mulai dari Ariel NOAH, Angga Yunanda, Cinta Laura, hingga Bunga Citra Lestari dilibatkan menjadi pengisi suaranya.
Filmnya mengikuti kisah anak laki-laki bernama Don. Lantaran memiliki fisik yang gemoi, Don sering dirundung dengan panggilan Jumbo. Oleh karena itu, Don bertekad membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia juga memiliki bakat yang bisa dibanggakan.
Hingga pada suatu hari, muncul sesosok hantu dari dunia lain yang meminta bantuan Don. Dengan mengajak serta kedua sahabatnya, Mae dan Nurman, Don pun akhirnya melakukan petualangan ajaib bak cerita dongeng.
Don sendiri digambarkan sebagai anak laki-laki yang gemar dibacakan dongeng oleh orang tuanya. Siapa sangka, kini buku dongeng peninggalan mendiang orang tuanya menjadi penuntunnya untuk melakukan petualangan.
Baca juga: 9 Kali Revisi, Perjalanan Ryan Adriandhy Menyempurnakan Naskah Jumbo
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.