Mengenal Perbedaan Kurma Ajwa Aliyah dan Kurma Madinah
23 March 2025 |
08:00 WIB
Di tengah hamparan gurun yang tandus, kota Madinah menyimpan harta karun kuliner yang telah dinikmati sejak ribuan tahun lalu, yakni kurma. Buah kecil bertesktur khas ini tidak sekadar makanan, tetapi juga bagian dari sejarah dan tradisi yang terus hidup.
Dari sekian banyak jenis, Kurma Ajwa Aliyah dan Kurma Madinah merupakan dua yang paling populer. Dua jenis ini juga cukup sering dicari karena cita rasa yang khas dan nilai spiritual yang mendalam.
Meskipun sering dianggap serupa, kedua jenis kurma ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya. Berikut adalah beberapa perbedaan dan keistimewaan kedua jenis kurma tersebut:
Baca juga: Cara Membedakan Kurma Asli & Kurma Campuran Gula
Kurma ajwa aliyah dan kurma ajwa madinah merupakan dua jenis kurma yang berasal dari Kota Madinah, Arab Saudi. Namun, kedua jenis kurma ini memiliki letak penanaman yang berbeda. Kurma ajwa aliyah berasal dari daerah Aliyah, yang merupakan bagian dari Madinah.
Nama "Aliyah" merujuk pada kawasan perbukitan di sebelah timur dan selatan Madinah yang terkenal dengan tanah suburnya.
Sementara itu, kurma madinah memiliki wilayah penanaman yang lebih umum dan mencakup berbagai jenis kurma yang berasal dari wilayah Madinah. Kurma Ajwa sendiri termasuk dalam kategori kurma Madinah, tetapi tidak semua kurma Madinah adalah Ajwa.
Kurma Ajwa Aliyah umumnya berukuran kecil hingga sedang. Warnanya coklat tua sampai hitam dan memiliki tekstur yang lebih lembut dan sedikit berserat. Rasanya khas dengan perpaduan manis dan sedikit rasa karamel.
Sementara itu, bentuk kurma madinah umumnya lebih ke ukuran sedang hingga besar. Mayoritas berwarna hitam dengan rasa yang umumnya manis, tetapi beberapa jenis memiliki tingkat kemanisan yang berbeda. Kurma ini memang terdiri dari berbagai varietas, seperti Safawi, Amber, dan Sukkari, dengan tekstur yang bervariasi dari lembut hingga lebih kenyal.
Secara umum, kurma ajwa aliyah dan kurma madinah memiliki kandungan gizi yang serupa. Kurma ini kaya akan antioksidan, serat, vitamin, dan mineral. Kurma juga dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan energi, mendukung kesehatan tulang, dan membantu mengontrol kadar gula darah.
Namun, dalam hal ini, kurma ajwa aliyah memiliki nilai spesial karena lebih premium. Sebab, kurma jenis ini hanya tumbuh di kawasan Aliyah saja. Dengan demikian, produksi kurma ini juga terbatas dan eksklusif dibanding kurma madinah. Hal ini pula yang membuat harga Kurma Ajwa Aliyah lebih mahal.
Kurma ajwa aliyah memiliki nilai spiritual yang tinggi karena disebut dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu hadis menyebutkan bahwa siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa di pagi hari akan terlindung dari racun dan sihir.
Sementara itu, meskipun tidak semuanya disebut dalam hadis, Kurma Madinah tetap memiliki nilai religius yang tinggi, kurma ini tetap memiliki nilai religius yang tinggi karena berasal dari tanah suci dan sering dikonsumsi oleh para jamaah haji dan umrah. Umumnya, kurma jenis ini juga lebih mudah ditemui.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dari sekian banyak jenis, Kurma Ajwa Aliyah dan Kurma Madinah merupakan dua yang paling populer. Dua jenis ini juga cukup sering dicari karena cita rasa yang khas dan nilai spiritual yang mendalam.
Meskipun sering dianggap serupa, kedua jenis kurma ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya. Berikut adalah beberapa perbedaan dan keistimewaan kedua jenis kurma tersebut:
Baca juga: Cara Membedakan Kurma Asli & Kurma Campuran Gula
1. Asal-usul
Kurma (Sumber gambar: Unsplash/Alireza Dashtestani)
Kurma ajwa aliyah dan kurma ajwa madinah merupakan dua jenis kurma yang berasal dari Kota Madinah, Arab Saudi. Namun, kedua jenis kurma ini memiliki letak penanaman yang berbeda. Kurma ajwa aliyah berasal dari daerah Aliyah, yang merupakan bagian dari Madinah.
Nama "Aliyah" merujuk pada kawasan perbukitan di sebelah timur dan selatan Madinah yang terkenal dengan tanah suburnya.
Sementara itu, kurma madinah memiliki wilayah penanaman yang lebih umum dan mencakup berbagai jenis kurma yang berasal dari wilayah Madinah. Kurma Ajwa sendiri termasuk dalam kategori kurma Madinah, tetapi tidak semua kurma Madinah adalah Ajwa.
2. Bentuk dan Tekstur
Kurma (Sumber gambar: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan)
Kurma Ajwa Aliyah umumnya berukuran kecil hingga sedang. Warnanya coklat tua sampai hitam dan memiliki tekstur yang lebih lembut dan sedikit berserat. Rasanya khas dengan perpaduan manis dan sedikit rasa karamel.
Sementara itu, bentuk kurma madinah umumnya lebih ke ukuran sedang hingga besar. Mayoritas berwarna hitam dengan rasa yang umumnya manis, tetapi beberapa jenis memiliki tingkat kemanisan yang berbeda. Kurma ini memang terdiri dari berbagai varietas, seperti Safawi, Amber, dan Sukkari, dengan tekstur yang bervariasi dari lembut hingga lebih kenyal.
3. Kandungan Gizi dan Sisi Premium
Kurma (Sumber gambar: Unsplash/john crozier)
Secara umum, kurma ajwa aliyah dan kurma madinah memiliki kandungan gizi yang serupa. Kurma ini kaya akan antioksidan, serat, vitamin, dan mineral. Kurma juga dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan energi, mendukung kesehatan tulang, dan membantu mengontrol kadar gula darah.
Namun, dalam hal ini, kurma ajwa aliyah memiliki nilai spesial karena lebih premium. Sebab, kurma jenis ini hanya tumbuh di kawasan Aliyah saja. Dengan demikian, produksi kurma ini juga terbatas dan eksklusif dibanding kurma madinah. Hal ini pula yang membuat harga Kurma Ajwa Aliyah lebih mahal.
4. Keistimewaan & Nilai Religius
Kurma (Sumber gambar: Unsplash/Rauf Alvi)
Kurma ajwa aliyah memiliki nilai spiritual yang tinggi karena disebut dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu hadis menyebutkan bahwa siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa di pagi hari akan terlindung dari racun dan sihir.
Sementara itu, meskipun tidak semuanya disebut dalam hadis, Kurma Madinah tetap memiliki nilai religius yang tinggi, kurma ini tetap memiliki nilai religius yang tinggi karena berasal dari tanah suci dan sering dikonsumsi oleh para jamaah haji dan umrah. Umumnya, kurma jenis ini juga lebih mudah ditemui.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.