Profil dan Rekam Jejak Ifan Seventeen yang jadi Dirut PT Produksi Film Negara (PFN)
12 March 2025 |
06:30 WIB
Penyanyi Riefian Fajarsyah, yang lebih dikenal sebagai Ifan Seventeen, diangkat sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) pada 10 Maret 2025. PFN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perfilman. Didirikan pada 1949 di Jakarta, PFN merupakan salah satu pelopor dalam industri perfilman Indonesia.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia lalu mengarahkan perusahaan ini untuk menjadi perusahaan pembiayaan perfilman sejak 2021. Setelah beredarnya kabar pengangkatan Ifan sebagai Dirut PT PFN, terlihat sejumlah karangan bunga berisi ucapan selamat di depan kantor PFN di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca juga: Profil Tokoh-tokoh Penting Perfilman Nasional, Asrul Sani sampai Usmar Ismail
Berdasarkan pantauan di media sosial, ucapan selamat tersebut datang dari berbagai rumah produksi film, seperti PT Bahagia Pictures dan perusahaan audio sistem, seperti Soundbest dan V2 Rudi Hidayat.
Pengangkatan Ifan menambah daftar panjang artis yang menduduki posisi penting di jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, ada Giring Ganesha yang menjadi Wakil Menteri Kebudayaan. Selain itu juga sejumlah staf khusus presiden seperti Yovie Widianto dan Raline Shah.
Meski begitu, belum diketahui alasan spesifik di balik penunjukan Ifan Seventeen sebagai Dirut PT PFN. Sejauh ini rekam jejaknya di dunia hiburan sangat panjang. Selain aktif bermusik, dia juga menyelami seni peran dengan membintangi berbagai sinetron, film, dan web series.
Riefian Fajarsyah lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983. Walau lahir di Yogyakarta, dia dibesarkan di Jakarta dan sempat pindah ke Pontianak untuk menyelesaikan SMA. Setelah lulu dia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 2001 hingga 2005.
Karier musiknya dimulai setelah bergabung dengan band Seventeen pada 2006, menggantikan vokalis sebelumnya yang mengundurkan diri. Dua tahun kemudian grup ini meluncurkan album bertajuk Lelaki Hebat yang melambungkan popularitas mereka.
Seventeen telah meluncurkan berbagai album yang sukses di pasaran sejak 2008. Beberapa di antaranya seperti Dunia Yang Indah (2011), Sang Juara (2013), Pantang Mundur (2016). Mencakup lagu-lagu hits seperti Selalu Mengalah, Jaga Selalu Hatimu, Jalan Terbaik, Ayah, dan Kemarin.
Pada 22 Desember 2018, saat Seventeen tampil di Tanjung Lesung, Banten, terjadi tsunami Selat Sunda yang menewaskan tiga personel band, yakni M. Awal Purbani (bassis), Herman Sikumbang (gitaris), dan Windu Andi Darmawan (drummer). Ifan menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat dari tragedi tersebut.
Mengenang peristiwa tersebut, Ifan terlibat dalam penggarapan film dokumenter Kemarin yang dirilis pada 2020. Film ini menceritakan perjalanan karier band Seventeen dan tragedi tsunami yang menimpa mereka pada 2018. Ifan berperan aktif dalam produksi film ini, memberikan wawancara mendalam dan berbagi pengalaman pribadinya terkait peristiwa tersebut.
Baca juga: Aktor Nino Fernandez Rilis KRUUU, Aplikasi One-Stop Solution Perfilman
Menengok kariernya ke belakang, Ifan juga pernah terlibat dalam sejumlah proyek film. Dia muncul dalam film Sukep: The Movie pada 2019 sebagai dirinya sendiri, serta film Melukis Harapan di Langit India di mana dia berperan sebagai Bruce Lee. Tak ketinggalan dia juga membintangi serial web Satu Hati Dua Janji sebagai Ifan.
Selain berkarier di dunia musik dan film, Ifan juga terjun ke dunia politik. Pada Pemilu 2014, dia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Gerindra untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, namun tidak terpilih. Lima tahun kemudian, dia kembali mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk daerah pemilihan Kalimantan Barat, namun kembali gagal.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia lalu mengarahkan perusahaan ini untuk menjadi perusahaan pembiayaan perfilman sejak 2021. Setelah beredarnya kabar pengangkatan Ifan sebagai Dirut PT PFN, terlihat sejumlah karangan bunga berisi ucapan selamat di depan kantor PFN di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca juga: Profil Tokoh-tokoh Penting Perfilman Nasional, Asrul Sani sampai Usmar Ismail
Berdasarkan pantauan di media sosial, ucapan selamat tersebut datang dari berbagai rumah produksi film, seperti PT Bahagia Pictures dan perusahaan audio sistem, seperti Soundbest dan V2 Rudi Hidayat.
Pengangkatan Ifan menambah daftar panjang artis yang menduduki posisi penting di jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, ada Giring Ganesha yang menjadi Wakil Menteri Kebudayaan. Selain itu juga sejumlah staf khusus presiden seperti Yovie Widianto dan Raline Shah.
Meski begitu, belum diketahui alasan spesifik di balik penunjukan Ifan Seventeen sebagai Dirut PT PFN. Sejauh ini rekam jejaknya di dunia hiburan sangat panjang. Selain aktif bermusik, dia juga menyelami seni peran dengan membintangi berbagai sinetron, film, dan web series.
Profil dan Rekam Jejak Ifan Seventeen
Riefian Fajarsyah lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983. Walau lahir di Yogyakarta, dia dibesarkan di Jakarta dan sempat pindah ke Pontianak untuk menyelesaikan SMA. Setelah lulu dia menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 2001 hingga 2005. Karier musiknya dimulai setelah bergabung dengan band Seventeen pada 2006, menggantikan vokalis sebelumnya yang mengundurkan diri. Dua tahun kemudian grup ini meluncurkan album bertajuk Lelaki Hebat yang melambungkan popularitas mereka.
Seventeen telah meluncurkan berbagai album yang sukses di pasaran sejak 2008. Beberapa di antaranya seperti Dunia Yang Indah (2011), Sang Juara (2013), Pantang Mundur (2016). Mencakup lagu-lagu hits seperti Selalu Mengalah, Jaga Selalu Hatimu, Jalan Terbaik, Ayah, dan Kemarin.
Pada 22 Desember 2018, saat Seventeen tampil di Tanjung Lesung, Banten, terjadi tsunami Selat Sunda yang menewaskan tiga personel band, yakni M. Awal Purbani (bassis), Herman Sikumbang (gitaris), dan Windu Andi Darmawan (drummer). Ifan menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat dari tragedi tersebut.
Mengenang peristiwa tersebut, Ifan terlibat dalam penggarapan film dokumenter Kemarin yang dirilis pada 2020. Film ini menceritakan perjalanan karier band Seventeen dan tragedi tsunami yang menimpa mereka pada 2018. Ifan berperan aktif dalam produksi film ini, memberikan wawancara mendalam dan berbagi pengalaman pribadinya terkait peristiwa tersebut.
Baca juga: Aktor Nino Fernandez Rilis KRUUU, Aplikasi One-Stop Solution Perfilman
Menengok kariernya ke belakang, Ifan juga pernah terlibat dalam sejumlah proyek film. Dia muncul dalam film Sukep: The Movie pada 2019 sebagai dirinya sendiri, serta film Melukis Harapan di Langit India di mana dia berperan sebagai Bruce Lee. Tak ketinggalan dia juga membintangi serial web Satu Hati Dua Janji sebagai Ifan.
Selain berkarier di dunia musik dan film, Ifan juga terjun ke dunia politik. Pada Pemilu 2014, dia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Gerindra untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, namun tidak terpilih. Lima tahun kemudian, dia kembali mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk daerah pemilihan Kalimantan Barat, namun kembali gagal.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.