5 Jurus Tangkal Penyakit Menular Pada Anak Saat Libur Lebaran
11 March 2025 |
07:07 WIB
Lebaran merupakan momen penuh kebersamaan yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Namun, di balik sukacita silaturahmi dan perjalanan mudik yang diprediksi mencapai ratusan juta pergerakan, ada risiko penularan penyakit yang mengancam kesehatan anak-anak.
Ada beberapa penyakit menular yang perlu diwaspadai di tengah peningkatan interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Penyakit tersebut diantaranya cacar air dan gondongan pada anak-anak. Penyakit ini mengalami lonjakan kasus di sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir 2024.
Baca juga: Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Si Kecil
Selain itu, wabah campak juga dilaporkan tengah merebak di beberapa negara di dunia, termasuk di Asia Tenggara seperti Indonesia dan Thailand. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) per Februari 2025, Indonesia mencatat total 2.873 kasus campak, sementara Thailand melaporkan 6.852 kasus, menjadikannya yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Dokter Spesialis Anak, dr. Kurniawan Satria Denta mengatakan penyakit seperti campak, gondongan, cacar air, dan rubella dapat menular dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius, mulai dari pneumonia, ensefalitis (radang otak), hingga kematian. Namun, hal ini bisa dicegah dengan vaksinasi.
“Langkah perlindungan sejak dini bagi anak-anak, salah satunya melalui vaksinasi untuk menekan risiko infeksi ini dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar,” ujarnya, dikutip Hypeabis.id, Senin (10/3/2025).
Denta menjelaskan bahwa vaksinasi MMR (Measles, Mumps, and Rubella) dan Varicella telah menjadi bagian penting dari jadwal imunisasi anak di Indonesia karena terbukti efektif hingga 90 persen dalam mencegah keempat penyakit tersebut. Sebelumnya, kedua vaksin ini diberikan secara terpisah.
Kendati demikian, seiring dengan perkembangan teknologi di bidang vaksin, kini tersedia vaksin kombinasi MMRV (Measles, Mumps, Rubella, and Varicella) yang memungkinkan perlindungan terhadap empat penyakit dalam satu suntikan. Dengan begitu, vaksin kombinasi tersebut menjadi lebih praktis dan efisien bagi orang tua dalam menjaga kesehatan anak-anak.
Dalam pembaruan Jadwal Imunisasi Anak 2024, vaksin MMRV telah direkomendasikan sebagai dosis primer untuk anak usia 2 tahun ke atas yang belum divaksin MR/MMR dan Varicella. Kemudian, sebagai booster untuk anak di bawah 2 tahun yang telah menerima MR/MMR atau Varicella.
Nah, bagi ayah dan bunda yang memiliki rencana mudik, silaturahmi, hingga liburan bersama keluarga saat momentum Lebaran, berikut langkah persiapan untuk menjaga kesehatan anak yang bisa dilakukan.
Vaksinasi adalah perlindungan terbaik terhadap penyakit menular seperti campak, gondongan, dan cacar air. “Pastikan anak telah mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sebelum bepergian, terutama jika akan bertemu banyak orang selama mudik,” tegas Denta.
Saat mengunjungi rumah kerabat atau destinasi wisata, pilih lingkungan dengan sirkulasi udara yang baik dan tidak terlalu padat. Kerumunan dalam ruangan yang tertutup dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Virus dan bakteri dapat menyebar melalui alat makan, botol minum, atau handuk. Ajarkan anak untuk menggunakan perlengkapan pribadi mereka sendiri guna mengurangi risiko infeksi.
Jika anak mulai menunjukkan gejala seperti demam tinggi, ruam, batuk, atau pembengkakan kelenjar, segera batasi interaksi mereka. "Mendeteksi gejala sejak dini dan segera berkonsultasi dengan dokter dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius," tutur Denta.
Tak hanya sebelum liburan, Country Medical Lead MSD Indonesia, dr. Mellisa Handoko Wiyono mengingatkan orang tua juga memperhatikan kondisi anak setelah kembali dari perjalanan. “Pemantauan juga perlu dilakukan setelah bepergian, hal ini diperlukan untuk memastikan anak-anak tetap sehat dan bugar,” sebutnya.
Bila anak menunjukkan gejala penyakit setelah liburan, dia menyarankan untuk segera periksakan ke dokter agar mendapat diagnosis yang tepat dan penanganan lebih lanjut. Dengan pemantauan yang baik, orang tua dapat memastikan anak siap kembali ke sekolah dalam kondisi prima.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Ada beberapa penyakit menular yang perlu diwaspadai di tengah peningkatan interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Penyakit tersebut diantaranya cacar air dan gondongan pada anak-anak. Penyakit ini mengalami lonjakan kasus di sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir 2024.
Baca juga: Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Si Kecil
Selain itu, wabah campak juga dilaporkan tengah merebak di beberapa negara di dunia, termasuk di Asia Tenggara seperti Indonesia dan Thailand. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) per Februari 2025, Indonesia mencatat total 2.873 kasus campak, sementara Thailand melaporkan 6.852 kasus, menjadikannya yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Dokter Spesialis Anak, dr. Kurniawan Satria Denta mengatakan penyakit seperti campak, gondongan, cacar air, dan rubella dapat menular dengan cepat dan menyebabkan komplikasi serius, mulai dari pneumonia, ensefalitis (radang otak), hingga kematian. Namun, hal ini bisa dicegah dengan vaksinasi.
“Langkah perlindungan sejak dini bagi anak-anak, salah satunya melalui vaksinasi untuk menekan risiko infeksi ini dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar,” ujarnya, dikutip Hypeabis.id, Senin (10/3/2025).
Denta menjelaskan bahwa vaksinasi MMR (Measles, Mumps, and Rubella) dan Varicella telah menjadi bagian penting dari jadwal imunisasi anak di Indonesia karena terbukti efektif hingga 90 persen dalam mencegah keempat penyakit tersebut. Sebelumnya, kedua vaksin ini diberikan secara terpisah.
Kendati demikian, seiring dengan perkembangan teknologi di bidang vaksin, kini tersedia vaksin kombinasi MMRV (Measles, Mumps, Rubella, and Varicella) yang memungkinkan perlindungan terhadap empat penyakit dalam satu suntikan. Dengan begitu, vaksin kombinasi tersebut menjadi lebih praktis dan efisien bagi orang tua dalam menjaga kesehatan anak-anak.
Dalam pembaruan Jadwal Imunisasi Anak 2024, vaksin MMRV telah direkomendasikan sebagai dosis primer untuk anak usia 2 tahun ke atas yang belum divaksin MR/MMR dan Varicella. Kemudian, sebagai booster untuk anak di bawah 2 tahun yang telah menerima MR/MMR atau Varicella.
Nah, bagi ayah dan bunda yang memiliki rencana mudik, silaturahmi, hingga liburan bersama keluarga saat momentum Lebaran, berikut langkah persiapan untuk menjaga kesehatan anak yang bisa dilakukan.
1. Pastikan Vaksinasi Lengkap
Vaksinasi adalah perlindungan terbaik terhadap penyakit menular seperti campak, gondongan, dan cacar air. “Pastikan anak telah mendapatkan imunisasi sesuai jadwal sebelum bepergian, terutama jika akan bertemu banyak orang selama mudik,” tegas Denta.
2. Pilih Destinasi dan Lingkungan yang Aman
Saat mengunjungi rumah kerabat atau destinasi wisata, pilih lingkungan dengan sirkulasi udara yang baik dan tidak terlalu padat. Kerumunan dalam ruangan yang tertutup dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
3. Hindari Berbagi Peralatan Pribadi
Virus dan bakteri dapat menyebar melalui alat makan, botol minum, atau handuk. Ajarkan anak untuk menggunakan perlengkapan pribadi mereka sendiri guna mengurangi risiko infeksi.
4. Waspadai Tanda Awal Penyakit Menular
Jika anak mulai menunjukkan gejala seperti demam tinggi, ruam, batuk, atau pembengkakan kelenjar, segera batasi interaksi mereka. "Mendeteksi gejala sejak dini dan segera berkonsultasi dengan dokter dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius," tutur Denta.
5. Pantau Kondisi Setelah Liburan
Tak hanya sebelum liburan, Country Medical Lead MSD Indonesia, dr. Mellisa Handoko Wiyono mengingatkan orang tua juga memperhatikan kondisi anak setelah kembali dari perjalanan. “Pemantauan juga perlu dilakukan setelah bepergian, hal ini diperlukan untuk memastikan anak-anak tetap sehat dan bugar,” sebutnya.Bila anak menunjukkan gejala penyakit setelah liburan, dia menyarankan untuk segera periksakan ke dokter agar mendapat diagnosis yang tepat dan penanganan lebih lanjut. Dengan pemantauan yang baik, orang tua dapat memastikan anak siap kembali ke sekolah dalam kondisi prima.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.