Fakta Menarik Mie Gacoan, dari Rasa Pedasnya hingga Sertifikasi Halal
25 February 2025 |
10:00 WIB
Restoran Mie Gacoan menjadi salah satu rumah makan penyedia masakan mi paling populer di Indonesia saat ini. Lebih dari 8 tahun berdiri, Mie Gacoan telah berkembang pesat dan makin mencuri perhatian para pencinta kuliner, terutama mereka yang menggemari mi pedas.
Meski punya banyak varian, menu mi pedas memang selalu jadi favorit di restoran ini. Bisnis yang dimulai dari kota Malang tersebut bahkan disebut-sebut sebagai pionir mi pedas di Indonesia.
Baca juga: Bukan Harris Kristanto, Ternyata Ini Sosok Pemilik Bisnis Kuliner Mie Gacoan
Tercatat, puluhan cabang kini telah berdiri di berbagai kota di Indonesia. Dengan jam buka yang fleksibel, yakni 24 jam, outlet-outlet mi tak pernah sepi diburu oleh para penggemarnya.
Namun, baru-baru ini Mie Gacoan mendapat isu tak sedap. Sebuah video viral menarasikan beberapa outlet Mie Gacoan tutup karena menggunakan minyak babi di dalam makanannya.
Akan tetapi, video tersebut rupanya adalah hoaks alias kabar yang tidak benar. Penyegelan itu sudah terjadi beberapa tahun lalu, yakni pada 2023. Itu pun bukan karena penggunaan babi, melainkan karena masalah izin operasional yang belum lengkap.
Sebab, sampai saat ini Mie Gacoan masih mendapatkan sertifikat halal. Berikut adalah fakta-fakta menarik dari Mie Gacoan:
Mie Gacoan didirikan oleh seorang pengusaha bernama Anton Kurniawan pada awal 2016 di kota Malang, Jawa Timur. Perusahaan ini kemudian dikembangkan menjadi jaringan restoran yang berdiri di bawah naungan PT Pesta Pora Abadi.
Nama Mie Gacoan diambil dari kata "gaco" yang berarti jagoan atau andalan dalam bahasa Jawa. Nama tersebut dipilih untuk menggambarkan bahwa Mie Gacoan ingin menjadi restoran andalan masyarakat Indonesia. Sebab, selain menawarkan rasa yang enak, Mie Gacoan juga memiliki variasi menu dan harga yang ramah di kantong. Harapannya, semua kalangan, dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga, menjadikan Mie Gacoan sebagai andalan ketika sedang ingin menikmati kuliner mi.
Pada masanya, outlet penjual mi kerap dibangun dengan sederhana. Namun, Mie Gacoan merevolusi konsep tersebut dengan menawarkan desain gerai yang menarik. Desainnya cukup nyentrik karena didominasi warna merah dan hitam mencolok. Namun, hal ini membuat keberadaannya mudah dikenali pengguna jalan dan pelanggannya.
Mie Gacoan juga menggunakan desain interior modern, dengan lampu kekinian dan hiasan dinding mural yang kreatif. Dalam perkembangannya, tempat ini tak hanya untuk makan, tetapi juga nongkrong dan bersantai bersama keluarga maupun teman. Desain restorannya luas dan terbuka, dengan area parkir yang memadai dan mendapat berbagai fasilitas, seperti smoking area. Beberapa outlet bahkan buka 24 jam sehingga bisa jadi pilihan kapan pun.
Meski porsi yang disajikan terbilang banyak, seporsi Mie Gacoan relatif masih sangat terjangkau. Harga yang ditawarkan untuk satu porsi dimulai dari Rp9.500 hingga Rp10.500. Selain itu, perusahaan ini juga kerap kali memberikan banyak promo menarik, terutama untuk produk baru yang diluncurkan.
Hal menarik lainnya, Mie Gacoan memiliki menu yang bervariasi, untuk mi terdapat Mie Gacoan dengan paduan rasa manis dan pedas, Mie Suit dengan rasa gurih dan tidak pedas, serta Mie Hompimpa dengan rasa pedas dan gurih. Selain itu, di sini juga tersedia aneka dimsum dan minuman es yang menyegarkan.
Mie Gacoan terkenal karena menjual mi goreng pedas dengan harga murah. Level kepedasan yang akan dipilih pun bisa disesuaikan selera, mulai dari level 0 yang ringan hingga level 8 yang ekstrem. Rasa pedasnya yang ditawarkan bukan gimmick belaka. Sebab, setiap naik level, rasa pedasnya pun benar-benar akan bertambah. Namun, meski rasanya pedas, mi yang disajikan tetap punya cita rasa nikmat.
Mie Gacoan saat ini sedang diterpa isu tak sedap tentang penggunaan minyak babi di dalam makanannya. Namun, isu tersebut merupakan hoaks alias kabar tidak benar. Sebab, sejak 2023, Mie Gacoan telah mendapatkan sertifikat halal.
Penelusuran Hypeabis.id di laman Halal.go.id, semua produk Mie Gacoan yang diproduksi PT Pesta Pora Abadi telah mendapat lisensi halal. Tak hanya mi, tetapi juga varian lumpia, siomai, hingga dimsum juga telah mendapat sertifikasi halal.
Beberapa tahun lalu, Mie Gacoan memang pernah menjadi sorotan karena belum memiliki sertifikasi halal. Namun, kala itu alasannya bukan karena ada penggunaan bahan babi. Pemberian sertifikasi halal urung diberikan LPPOM karena Mie Gacoan kala itu masih menggunakan menu yang mengarah ke sifat kebatilan, seperti mie setan dll. Namun, setelah nama makanan di menu berubah, Mie Gacoan telah mendapatkan sertifikasi halal.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Meski punya banyak varian, menu mi pedas memang selalu jadi favorit di restoran ini. Bisnis yang dimulai dari kota Malang tersebut bahkan disebut-sebut sebagai pionir mi pedas di Indonesia.
Baca juga: Bukan Harris Kristanto, Ternyata Ini Sosok Pemilik Bisnis Kuliner Mie Gacoan
Tercatat, puluhan cabang kini telah berdiri di berbagai kota di Indonesia. Dengan jam buka yang fleksibel, yakni 24 jam, outlet-outlet mi tak pernah sepi diburu oleh para penggemarnya.
Namun, baru-baru ini Mie Gacoan mendapat isu tak sedap. Sebuah video viral menarasikan beberapa outlet Mie Gacoan tutup karena menggunakan minyak babi di dalam makanannya.
Akan tetapi, video tersebut rupanya adalah hoaks alias kabar yang tidak benar. Penyegelan itu sudah terjadi beberapa tahun lalu, yakni pada 2023. Itu pun bukan karena penggunaan babi, melainkan karena masalah izin operasional yang belum lengkap.
Sebab, sampai saat ini Mie Gacoan masih mendapatkan sertifikat halal. Berikut adalah fakta-fakta menarik dari Mie Gacoan:
1. Asal Usul Mie Gacoan
Mie Gacoan didirikan oleh seorang pengusaha bernama Anton Kurniawan pada awal 2016 di kota Malang, Jawa Timur. Perusahaan ini kemudian dikembangkan menjadi jaringan restoran yang berdiri di bawah naungan PT Pesta Pora Abadi.Nama Mie Gacoan diambil dari kata "gaco" yang berarti jagoan atau andalan dalam bahasa Jawa. Nama tersebut dipilih untuk menggambarkan bahwa Mie Gacoan ingin menjadi restoran andalan masyarakat Indonesia. Sebab, selain menawarkan rasa yang enak, Mie Gacoan juga memiliki variasi menu dan harga yang ramah di kantong. Harapannya, semua kalangan, dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga, menjadikan Mie Gacoan sebagai andalan ketika sedang ingin menikmati kuliner mi.
2. Desain Outlet Menarik
Pada masanya, outlet penjual mi kerap dibangun dengan sederhana. Namun, Mie Gacoan merevolusi konsep tersebut dengan menawarkan desain gerai yang menarik. Desainnya cukup nyentrik karena didominasi warna merah dan hitam mencolok. Namun, hal ini membuat keberadaannya mudah dikenali pengguna jalan dan pelanggannya.Mie Gacoan juga menggunakan desain interior modern, dengan lampu kekinian dan hiasan dinding mural yang kreatif. Dalam perkembangannya, tempat ini tak hanya untuk makan, tetapi juga nongkrong dan bersantai bersama keluarga maupun teman. Desain restorannya luas dan terbuka, dengan area parkir yang memadai dan mendapat berbagai fasilitas, seperti smoking area. Beberapa outlet bahkan buka 24 jam sehingga bisa jadi pilihan kapan pun.
3. Menu Bervariasi dan Harga Murah
Meski porsi yang disajikan terbilang banyak, seporsi Mie Gacoan relatif masih sangat terjangkau. Harga yang ditawarkan untuk satu porsi dimulai dari Rp9.500 hingga Rp10.500. Selain itu, perusahaan ini juga kerap kali memberikan banyak promo menarik, terutama untuk produk baru yang diluncurkan.Hal menarik lainnya, Mie Gacoan memiliki menu yang bervariasi, untuk mi terdapat Mie Gacoan dengan paduan rasa manis dan pedas, Mie Suit dengan rasa gurih dan tidak pedas, serta Mie Hompimpa dengan rasa pedas dan gurih. Selain itu, di sini juga tersedia aneka dimsum dan minuman es yang menyegarkan.
4. Terkenal dengan Mi Pedas
Mie Gacoan terkenal karena menjual mi goreng pedas dengan harga murah. Level kepedasan yang akan dipilih pun bisa disesuaikan selera, mulai dari level 0 yang ringan hingga level 8 yang ekstrem. Rasa pedasnya yang ditawarkan bukan gimmick belaka. Sebab, setiap naik level, rasa pedasnya pun benar-benar akan bertambah. Namun, meski rasanya pedas, mi yang disajikan tetap punya cita rasa nikmat.
5. Diterpa Hoaks Penggunaan Minyak Babi
Mie Gacoan saat ini sedang diterpa isu tak sedap tentang penggunaan minyak babi di dalam makanannya. Namun, isu tersebut merupakan hoaks alias kabar tidak benar. Sebab, sejak 2023, Mie Gacoan telah mendapatkan sertifikat halal.Penelusuran Hypeabis.id di laman Halal.go.id, semua produk Mie Gacoan yang diproduksi PT Pesta Pora Abadi telah mendapat lisensi halal. Tak hanya mi, tetapi juga varian lumpia, siomai, hingga dimsum juga telah mendapat sertifikasi halal.
Beberapa tahun lalu, Mie Gacoan memang pernah menjadi sorotan karena belum memiliki sertifikasi halal. Namun, kala itu alasannya bukan karena ada penggunaan bahan babi. Pemberian sertifikasi halal urung diberikan LPPOM karena Mie Gacoan kala itu masih menggunakan menu yang mengarah ke sifat kebatilan, seperti mie setan dll. Namun, setelah nama makanan di menu berubah, Mie Gacoan telah mendapatkan sertifikasi halal.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.