Brown Sugar vs Gula Merah, Ini Cara Pembuatan sampai Penggunaannya dalam Makanan
23 February 2025 |
13:44 WIB
Banyak orang masih keliru membedakan antara gula aren dan brown sugar karena keduanya memiliki tampilan yang mirip, yaitu warna cokelat. Namun, perbedaanya terletak pada bahan baku dan proses pembuatannya. Gula aren berasal dari nira pohon aren, sementara brown sugar adalah gula putih yang dicampur dengan molase.
Mengutip The Spruce Eats, gula aren adalah pemanis alami yang berasal dari getah berbagai jenis pohon palem, termasuk pohon kelapa (Cocos nucifera) dan aren (Arenga pinnata). Pemanis ini dikenal sebagai gula jawa atau gula merah jika dibuat dari pohon kelapa dan gula aren jika berasal dari pohon aren.
Baca juga: Resep Es Cendol Kuah Vanilla, Ide Menu Takjil Wangi & Menyegarkan
Proses pembuatannya melibatkan penyadapan kuncup bunga, yakni proses menoreh atau memotong bagian tertentu dari bunga pohon palem seperti kelapa atau aren agar getah manisnya menetes keluar.
Pada pohon aren misalnya, kuncup bunga dipotong sedikit demi sedikit, lalu dipukul atau diremas agar getahnya keluar lebih lancar. Getah ini disebut nira, yang nantinya direbus hingga berbentuk sirup kental dan menjadi gula aren. Sirup ini dapat dikeringkan lebih lanjut hingga membentuk kristal gula atau dicetak menjadi balok padat.
Dari segi rasa, gula aren memiliki profil yang kompleks dengan sentuhan karamel dan butterscotch, menjadikannya alternatif unik untuk gula putih dalam berbagai resep.
Secara nutrisi, mengandung sedikit mineral seperti zat besi, kalium, seng, dan magnesium. Namun, jumlahnya sangat kecil sehingga konsumsi gula aren sebaiknya tetap dibatasi, seperti halnya pemanis lainnya.
Pemanis ini banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia Tenggara, terutama di Indonesia, misalnya seperti:
Sementara itu, mengutip Food & Wine, brown sugar adalah jenis gula yang memiliki warna cokelat khas dan tekstur lembap karena mengandung molase. Adapun molase, atau yang dikenal sebagai tetes tebu, adalah produk sampingan dari proses pengolahan gula tebu atau bit gula menjadi gula kristal. Berbentuk cairan kental berwarna cokelat tua, molase mengandung sekitar 48-55 persen sukrosa serta berbagai mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi.
Biasanya, gula ini dibuat dengan menambahkan molase ke gula putih rafinasi, sehingga menghasilkan rasa karamel yang khas. Gula putih rafinasi adalah gula yang telah melalui proses pemurnian dari gula mentah untuk menghilangkan molase dan kotoran lainnya, menghasilkan gula dengan warna putih bersih dan kemurnian tinggi.
Proses ini melibatkan penyaringan dan pembersihan yang ketat, menghasilkan butiran kristal yang lebih halus dibandingkan dengan gula kristal putih biasa.
Jenis-jenis brown sugar
Brown sugar sering digunakan dalam berbagai resep kue dan masakan. Kandungan molasenya yang tinggi membantu proses karamelisasi, menghasilkan warna dan rasa yang lebih dalam. Berikut beberapa makanan yang mengandung brown sugar dalam pembuatannya.
Brown sugar memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama dengan gula putih, tetapi dengan tambahan sedikit mineral dari molase. Dalam setiap 100 gram brown sugar, terdapat sekitar 380 kalori, 98 gram karbohidrat, dan 97 gram gula, menjadikannya sumber energi yang cepat diserap oleh tubuh.
Meskipun sering dianggap lebih sehat, kandungan mineral seperti kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium, dalam brown sugar sebenarnya sangat kecil dan tidak memberikan manfaat nutrisi yang signifikan. Oleh karena itu, konsumsinya tetap perlu dibatasi seperti halnya gula putih untuk menjaga keseimbangan asupan gula harian.
Untuk mencegah gula merah mengeras, simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering. Jika gula mengeras, cobalah melembutkannya dengan menambahkan sepotong roti putih atau marshmallow ke dalam wadah untuk menjaga kelembapannya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Mengutip The Spruce Eats, gula aren adalah pemanis alami yang berasal dari getah berbagai jenis pohon palem, termasuk pohon kelapa (Cocos nucifera) dan aren (Arenga pinnata). Pemanis ini dikenal sebagai gula jawa atau gula merah jika dibuat dari pohon kelapa dan gula aren jika berasal dari pohon aren.
Baca juga: Resep Es Cendol Kuah Vanilla, Ide Menu Takjil Wangi & Menyegarkan
Proses pembuatannya melibatkan penyadapan kuncup bunga, yakni proses menoreh atau memotong bagian tertentu dari bunga pohon palem seperti kelapa atau aren agar getah manisnya menetes keluar.
Pada pohon aren misalnya, kuncup bunga dipotong sedikit demi sedikit, lalu dipukul atau diremas agar getahnya keluar lebih lancar. Getah ini disebut nira, yang nantinya direbus hingga berbentuk sirup kental dan menjadi gula aren. Sirup ini dapat dikeringkan lebih lanjut hingga membentuk kristal gula atau dicetak menjadi balok padat.
Dari segi rasa, gula aren memiliki profil yang kompleks dengan sentuhan karamel dan butterscotch, menjadikannya alternatif unik untuk gula putih dalam berbagai resep.
Secara nutrisi, mengandung sedikit mineral seperti zat besi, kalium, seng, dan magnesium. Namun, jumlahnya sangat kecil sehingga konsumsi gula aren sebaiknya tetap dibatasi, seperti halnya pemanis lainnya.
Pemanis ini banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia Tenggara, terutama di Indonesia, misalnya seperti:
- Gudeg – Makanan khas Yogyakarta berbahan dasar nangka muda yang dimasak lama dengan santan dan gula aren, memberikan rasa manis khas.
- Wedang Jahe – Minuman tradisional berbahan jahe dan gula aren yang memberikan rasa hangat dan manis alami.
- Es Cendol/Dawet – Minuman segar dengan cendol dari tepung beras, santan, dan gula aren cair.
- Klepon – Kue tradisional berisi gula aren cair yang meleleh saat digigit, dibalut kelapa parut.
- Serabi – Pancake khas Indonesia yang sering disajikan dengan kuah gula aren.
- Sate Maranggi – Sate khas Jawa Barat yang menggunakan bumbu kecap berbasis gula aren untuk memberikan rasa manis gurih.
- Bumbu Rujak – Sambal manis pedas untuk rujak buah atau ayam bakar, menggunakan gula aren sebagai bahan utama.
Sementara itu, mengutip Food & Wine, brown sugar adalah jenis gula yang memiliki warna cokelat khas dan tekstur lembap karena mengandung molase. Adapun molase, atau yang dikenal sebagai tetes tebu, adalah produk sampingan dari proses pengolahan gula tebu atau bit gula menjadi gula kristal. Berbentuk cairan kental berwarna cokelat tua, molase mengandung sekitar 48-55 persen sukrosa serta berbagai mineral seperti kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi.
Biasanya, gula ini dibuat dengan menambahkan molase ke gula putih rafinasi, sehingga menghasilkan rasa karamel yang khas. Gula putih rafinasi adalah gula yang telah melalui proses pemurnian dari gula mentah untuk menghilangkan molase dan kotoran lainnya, menghasilkan gula dengan warna putih bersih dan kemurnian tinggi.
Proses ini melibatkan penyaringan dan pembersihan yang ketat, menghasilkan butiran kristal yang lebih halus dibandingkan dengan gula kristal putih biasa.
Jenis-jenis brown sugar
- Light Brown Sugar: Mengandung sekitar 3,5 persen molase, memberikan rasa karamel yang lebih ringan. Cocok untuk kue seperti chocolate chip cookies dan kue bolu.
- Dark Brown Sugar: Mengandung sekitar 6,5 persen molase, menghasilkan rasa molase yang lebih kuat dan warna yang lebih gelap. Ideal untuk resep seperti gingerbread dan saus barbeque.
Brown sugar sering digunakan dalam berbagai resep kue dan masakan. Kandungan molasenya yang tinggi membantu proses karamelisasi, menghasilkan warna dan rasa yang lebih dalam. Berikut beberapa makanan yang mengandung brown sugar dalam pembuatannya.
- Chocolate Chip Cookies – Memberikan kelembapan dan rasa karamel yang khas.
- Gingerbread – Digunakan untuk memberikan warna gelap dan rasa hangat khas rempah-rempah.
- Brown Sugar Glazed Ham – Lapisan gula merah memberikan rasa manis dan karamelisasi pada daging.
- Barbecue Sauce – Memberikan keseimbangan rasa manis dan gurih dalam saus barbeque.
- Cinnamon Rolls – Campuran gula merah dan kayu manis menciptakan isian yang kaya dan lengket.
- Banana Bread – Menambah kelembapan dan rasa mendalam pada roti pisang.
- Teriyaki Sauce – Digunakan untuk memberikan rasa manis pada saus teriyaki khas Jepang.
Brown sugar memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama dengan gula putih, tetapi dengan tambahan sedikit mineral dari molase. Dalam setiap 100 gram brown sugar, terdapat sekitar 380 kalori, 98 gram karbohidrat, dan 97 gram gula, menjadikannya sumber energi yang cepat diserap oleh tubuh.
Meskipun sering dianggap lebih sehat, kandungan mineral seperti kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium, dalam brown sugar sebenarnya sangat kecil dan tidak memberikan manfaat nutrisi yang signifikan. Oleh karena itu, konsumsinya tetap perlu dibatasi seperti halnya gula putih untuk menjaga keseimbangan asupan gula harian.
Untuk mencegah gula merah mengeras, simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering. Jika gula mengeras, cobalah melembutkannya dengan menambahkan sepotong roti putih atau marshmallow ke dalam wadah untuk menjaga kelembapannya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.