Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di IIMS 2025 (Sumber gambar: Siaran pers Kementerian Ekonomi Kreatif)

Wamen Ekraf Irene Umar Dorong Penguatan Kolaborasi dengan Sektor Otomotif

23 February 2025   |   13:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Kementerian Ekonomi Kreatif berharap sinergi antara sektor otomotif dan ekonomi kreatif kian diperkuat melalui berbagai program dan kebijakan yang dapat mendukung. Pada saat ini, perkembangan industri otomotif tidak dapat dilepaskan dari inovasi dan kreativitas dari para pelaku ekonomi kreatif yang ada di dalam negeri.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan bahwa sektor otomotif dan ekonomi kreatif memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung satu sama lain. Kehadiran produk kreatif di Indonesia International Motor Show 2025 menunjukkan ada inovasi dan kreativitas dalam sektor otomotif.

Baca juga: Ini Cara Kementerian Ekonomi Kreatif Tumbuhkan Ekraf di Desa & Daerah Tertinggal

“IIMS 2025 bukan hanya tentang mobil dan motor, tetapi juga tentang bagaimana ekosistem ekonomi kreatif hadir dan berkembang bersama industri otomotif. Ke depan, kami berharap sinergi antara kedua sektor ini dapat semakin diperkuat melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung inovasi,” ujarnya dalam siaran pers pada Sabtu (23/2/2025).

Dia menjelaskan, kolaborasi sektor otomotif dan ekonomi kreatif dapat menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Salah satu contohnya adalah industri modifikasi kendaraan yang ada pada saat ini.

Modifikasi kendaraan melibatkan banyak keahlian di sektor ekonomi kreatif selain teknisi otomotif, seperti desainer grafis, ilustrator, serta pengrajin lokal yang berkontribusi dalam menghasilkan produk bernilai tinggi.

Tidak hanya itu, industri gim juga memiliki peran dalam industri otomotif. Salah satu di antaranya adalah kehadiran simulasi berkendara yang kian mendapatkan minat di hati masyarakat.

“Hal ini membuktikan bahwa inovasi dalam teknologi digital dan otomotif dapat berjalan beriringan untuk menciptakan pengalaman yang lebih menarik bagi masyarakat,” katanya.

Dia menuturkan, hubungan antara otomotif dengan ekonomi kreatif terlihat dari kehadiran studio Pergi Ke Bulan di IIMS 2025. Studio ini membawa beragam koleksi dari seni rupa sampai kreatif lainnya.

“Saya percaya bahwa otomotif dan ekonomi kreatif memiliki keterkaitan yang erat. Oleh karena itu, semoga ke depannya terus bisa menghadirkan berbagai inovasi dalam IIMS, termasuk keterlibatan industri kreatif yang semakin luas,” katanya. Dia menambahkan, sektor otomotif juga menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di Indonesia.

Untuk diketahui, ajang IIMS 2025 diadakan di Jakarta International Expo, Kemayaron, Jakarta. Hari ini, Minggu, 23 Februari 2025 merupakan hari terakhir penyelenggaraannya.

Selain mobil-mobil anyar, pameran tersebut juga memiliki beragam program yang tidak boleh dilewatkan oleh Genhype. Salah satu di antaranya adalah pertunjukkan musik IIMS Infinite Live 2025.

Pada Sabtu (22/2/2025) malam, grup musik legendaris KLa Project berhasil menghibur para pengunjung ajang IIMS 2025. Grup musik yang beranggotakan Katon Bagaskara, Lilo dan Adi Adrian membuka penampilannya dengan membawakan lagu Gerimis, Satu Kayuh Berdua, Menjemput Impian, Belahan Jiwa, Terpuruk, Lagu Baru, Tak Bisa Kelain Hati, dan Jogja.

Sementara itu, pada Minggu (23/2/2025), panggung IIMS Infinite Live akan ditutup dengan penampilan DJ Internasional, Whisnu Santika yang berkolaborasi dengan Cinta Laura dan Liquid Silva.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda
 

SEBELUMNYA

Perbandingan iPhone 16e vs iPhone 16: Mana yang Lebih Cocok untuk Genhype?

BERIKUTNYA

Brown Sugar vs Gula Merah, Ini Cara Pembuatan sampai Penggunaannya dalam Makanan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: