Seniman Arkiv Vilmansa berpose di depan karyanya. (sumber gambar: Instagram/ Arkiv Vilmansa)

Seniman Arkiv Vilmansa Siap Gelar Pameran Tunggal di Galeri Nasional Indonesia

20 February 2025   |   08:30 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Seniman kontemporer asal Bandung, Arkiv Vilmansa, siap menggelar pameran tunggal bertajuk Semesta Arkiv di Galeri Nasional Indonesia (GNI), Jakarta. Seteleng kolaborasi GNI, Studio Arkiv, dan Galeri Zen1 ini akan dibuka pada Jumat, 21 Februari 2025.

Dikuratori oleh Rizki A. Zaelani, pameran ini digadang bakal menawarkan perspektif filosofis yang merujuk pada pemikiran filsuf Friedrich Nietzsche. Sebuah adagium yang berbunyi: "Kita memiliki seni agar tidak mengalami kematian realitas.” 

Baca juga: Eksklusif Seniman F.X Harsono: Refleksi & Pandangan Situasi Seni Rupa Hari Ini

Tajuk Semesta Arkiv dipilih untuk merefleksikan perjalanan kreatif Arkiv Vilmansa dalam beberapa dekade terakhir. Khususnya dalam mengungkai karya-karyanya yang mengeksplorasi warna, karakter imajinatif, dan kolaborasi lintas disiplin.

Nantinya, refleksi tersebut akan disuguhkan melalui 100 lebih karya Arkiv berupa lukisan, patung, instalasi, dan art toys. Semuanya akan disajikan dalam lima tema yang tersebar di beberapa kawasan gedung Galeri Nasional Indonesia baik di dalam dan luar ruangan.

"Karya-karya Arkiv dihadirkan sebagai ruang dialog antara seni dan realitas kontemporer, di mana teknologi tidak dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai alat untuk memperkuat otonomi ekspresi manusia," demikian bunyi taklimat resmi pada awak media.
 
 

Adapun kelima tajuk tersebut meliputi Metaphor of Memories, Monument of Sense (MICKIV HOPE X SUNARYO), Widya Segara (Wisdom of the Sea), Laut Semua Warna, dan Sintesa. Sejumlah tema itu juga akan memacak lukisan, patung, instalasi, dan art toys.

Dikenal sebagai seniman kontemporer, Arkiv kerap mengeksplorasi budaya populer dengan memunculkan karakter kartun, mainan, dan simbol budaya lain. Sebelumnya seniman berumur 46 tahun itu juga sempat mengikuti pameran group Pascamasa di GNI pada 2023.

Namun berbeda dari pameran tersebut, pada seteleng kali ini Arkiv mengungkap bakal mengetengahkan isu agraris. Dia juga ingin mengajak publik untuk tidak hanya melihat, tetapi ‘merasakan’ bagaimana seni bisa menjadi medium yang membebaskan, bahkan di tengah kompleksitas zaman.

"Saya ingin mengajak penikmat seni untuk tidak hanya melihat, tetapi ‘merasakan’ bagaimana seni bisa menjadi medium yang membebaskan, bahkan di tengah kompleksitas zaman,” paparnya. 

Profil Arkiv Vilmansa

Arkiv, seniman kontemporer asal Bandung, Indonesia yang lahir pada 1979, dikenal dengan eksplorasinya yang dinamis pada berbagai media yang terinspirasi budaya pop. Karyanya kerap memadukan karakter kartun, komik, mainan, simbol, serta elemen budaya populer lainnya. 

Gaya khasnya yang mencolok terlihat dari penggunaan warna-warna cerah, garis-garis detail, dan bentuk organik yang menyatu dalam harmoni unik, baik dalam lukisan, instalasi, maupun patung. Gaya tersebut dipengaruhi dari latar belakang pendidikannya sebagai arsitek di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
 
Arkiv meraih pengakuan internasional melalui seri art toys, cetakan seni, dan lukisan yang menampilkan identitas visual kuat dalam berbagai format. Namanya mulai mencuat setelah aktif berkolaborasi dengan merek dan perusahaan nasional maupun global, termasuk proyek bersama BAPE (Bathing Ape) dan Sesame Street.
 
 

Pada pamerannya kali ini dia akan mengeksplorasi tema biota laut serta batasan antara cat dan lukisan sebagai medium seni. Seri ini memperlihatkan inovasi terus-menerus dalam pendekatan artistiknya, menggabungkan gaya khasnya dengan tema baru yang mendorong batas teknik lukis tradisional. 

Pameran Tunggal Arkiv Vilmansa "Semesta Arkiv" dapat diapresiasi publik mulai 22 Februari hingga 11 Mei 2025, pukul 09.00-19.00 WIB. Harga tiket masuk sebesar Rp10.000 untuk anak-anak usia 3-12 tahun, Rp20.000 untuk dewasa, dan Rp50.000 untuk Warga Negara Asing (WNA).

Anak usia kurang dari tiga tahun dan dewasa lebih dari 60 tahun dikenakan tarif Rp 0,-. Selain pameran, "Semesta Arkiv" juga dilengkapi program publik yang dapat diikuti oleh publik. Bagi Genhype yang tertarik bisa mengunjungi laman media sosial Galeri Nasional Indonesia.

Baca juga: Menilik Karya-karya Terbaik dari Seniman Christie Ay Tjoe

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Lomba Sihir Merilis Lagu Sofa Saksi Bisu Perjalanan Kehidupan Sehari-hari

BERIKUTNYA

BLACKPINK Resmi Umumkan Tanggal Tur Internasional 2025, Siap Datangi 10 Kota Besar Dunia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga