Paus Fransiskus (Sumber Foto: Instagram/@franciscus)

Paus Fransiskus Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Pneumonia Bilateral

19 February 2025   |   13:09 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Paus Fransiskus tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia setelah didiagnosis menderita pneumonia bilateral. Kondisinya tersebut membuat banyak orang khawatir, mengingat dia memiliki riwayat penyakit terkait masalah pernapasan. 

Adapun, Paus Fransiskus atau nama lahirnya Jorge Mario Bergoglio adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik dan kepala negara Kota Vatikan. Pria kelahiran Buenos Aires, Argentina pada 17 Desember 1936 tersebut merupakan Paus ke-266 yang terpilih pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI.

Mengutip BBC, Paus Fransiskus dilarikan ke rumah sakit Gemelli sejak Jumat (14/2/2025) setelah dirinya mulai menunjukkan gejala infeksi saluran pernapasan lebih dari seminggu. Gejala awal yang dialami mulai dari batuk-batuk dan kesulitan bernapas yang awalnya diduga sebagai bronkitis biasa. 

Baca juga: Simak Profil dan Perjalanan Spiritual Paus Fransiskus dari Buenos Aires ke Tahta Suci Vatikan

Pada kondisi tersebut, Paus menjalankan tugas-tugasnya seperti biasa, meskipun beberapa kali harus mengalihkan pembacaan pidato kepada pejabat lain karena kondisi tubuhnya yang melemah. Paus akhirnya dilarikan ke rumah sakit pada 14 Februari 2025 setelah gejalanya tidak kunjung membaik.

Tim medis segera melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk tes laboratorium dan rontgen dada, untuk menentukan penyebab pasti dari gejala yang dialaminya. 

Hasil awal menunjukkan adanya infeksi saluran pernapasan. Paus mulai menerima terapi antibiotik serta kortikosteroid untuk mengatasi peradangan. Vatikan lalu mengeluarkan pernyataan mengenai hasil diagnosis terbaru dan kondisi terkini pemimpin mereka.

"Hasil CT scan (rontgen) dada yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya pneumonia bilateral yang memerlukan terapi obat tambahan," kata pernyataan Vatikan.

Lebih lanjut disebutkan, semua tes yang dilakukan sampai hari ini menunjukkan situasi klinis yang kompleks dan memerlukan perawatan medis intensif.

Setelah dikeluarkannya diagnosis ini, tim medis menyesuaikan pemberian obat-obatan termasuk antibiotik. Selain itu, juga terus memantau kondisinya mengingat Paus berada di usia lanjut dan pernah mengalami pengangkatan sebagian paru-paru di usia 21 tahun akibat pleuritis dan radang selaput dada.

Meskipun menjalani perawatan di Rumah Sakit, Paus Fransiskus tetap bersemangat. Dia menghabiskan waktu dengan membaca, berdoa, dan bahkan sempat berkomunikasi dengan umatnya melalui panggilan telepon. Doa-doa dan dukungan dari umat Katolik dan masyarakat di seluruh dunia terus berdatangan untuk kesembuhannya.

Mengingat kondisi kesehatannya sedang menurun saat ini, Vatikan telah membatalkan semua agenda publik Paus hingga akhir pekan mendatang untuk memastikan dirinya fokus penuh pada pemulihan. Ini termasuk audiensi mingguan yang biasanya diadakan di Lapangan Santo Petrus, serta acara-acara lain yang telah dijadwalkan sebelumnya. 

Salah satu acara penting yang dibatalkan adalah audiensi khusus yang direncanakan pada Sabtu mendatang sebagai bagian dari perayaan Tahun Suci Katolik 2025. Misa yang dijadwalkan pada hari Minggu juga akan dipimpin oleh pejabat lain.

Vatikan menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan Paus bisa kembali sehat dan bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan kondisi prima.

Baca juga: Kunjungan Paus Fransiskus Dinilai Bawa Pesan Kuat untuk Perdamaian dan Toleransi

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Buruan War Tiket Jalan-jalan di Online Tiket Week (OTW) 2025 Mulai Hari Ini

BERIKUTNYA

Kiesha Alvaro Ungkap Tantangan Terberat Film Komang, 1 Karakter 3 Peran

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: